Begini Instruksi Jokowi untuk Korban Gunung Sinabung  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gunung Sinabung kembali bererupsi saat dilihat dari Tiga Serangkai, Sumatera Utara, 12 Juni 2015. Hari ini, Gunung Sinabung bererupsi satu kali dan mengeluarkan awan panas setinggi 3000 meter. Ap Photo

    Gunung Sinabung kembali bererupsi saat dilihat dari Tiga Serangkai, Sumatera Utara, 12 Juni 2015. Hari ini, Gunung Sinabung bererupsi satu kali dan mengeluarkan awan panas setinggi 3000 meter. Ap Photo

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo memberikan sejumlah instruksi merespons perkembangan terba bencana letusan Gunung Sinabung. "Kita harus bereaksi cepat dan biar yang di lapangan merasa kita hadir," kata Jokowi saat memimpin rapat terbatas soal kerawanan pangan, di Kantor Presiden, Kamis, 18 Juni 2015.

    Jokowi juga meminta agar pembangunan rumah di tempat relokasi segera diselesaikan. Selama ini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah membangun rumah bagi pengungsi. Jokowi meminta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat membantu membangun rumah-rumah untuk  pengungsi letusan Gunung Sinabung.

    "Drainase dan rumahnya baru selesai 130 dari 370 yang kita kerjakan. Ini perlu dipercepat, agar pengungsi didorong ke tempat relokasi," kata Jokowi. Presiden juga meminta ketersediaan lahan pertanian supaya para pengungsi dapat bekerja.

    Staf Komunikasi Presiden, Teten Masduki, mengatakan Jokowi juga menginstruksikan agar Kartu Indonesia Pintar (KIP) segera dibagikan kepada anak-anak di lokasi bencana Sinabung. "Ia juga minta agar dipastikan anak-anak korban bencana di Sinabung tersebut tidak mengalami kesulitan untuk sekolah di tempat relokasi," ujarnya.

    TIKA PRIMANDARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.