Tersesat di Merbabu, Anggota Pramuka Sempat Beri Sinyal  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pendakian. TEMPO/Subekti

    Ilustrasi pendakian. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Boyolali - Lima anggota Unit Bantu Pertolongan Pramuka atau Ubaloka Boyolali tersesat saat mendaki Gunung Merbabu di Jawa Tengah. Tim Search and Rescue (SAR) tengah berupaya mencari mereka. Koordinator SAR Boyolali Kurniawan Fajar Prasetyo menyebut para pendaki itu naik ke Merbabu sejak Rabu malam.

    Kelima pendaki bernama Risky, Mugni, Ahmad, Danang, dan Wahyu. Berdasarkan informasi yang diterima, mereka salah jalan saat melewati lokasi yang dikenal dengan sebutan Watu Tulis. "Malam ini ada anggota kami yang mendapat kabar bahwa mereka tersesat," katanya, Kamis malam, 28 Mei 2015.

    Saat menyadari mereka tersesat, salah seorang pendaki, Riski, lantas berupaya mencari sinyal telepon. "Dia berhasil menelepon ke base camp dan mengabarkan bahwa rombongannya tersesat," kata Kurniawan. Setelah itu, telepon genggam Riski sudah tidak bisa dihubungi lagi oleh tim pencari.

    Tim SAR langsung memberangkatkan sekitar 12 anggota untuk mencari kelima pendaki itu. Selain tersesat, salah satu pendaki dalam kondisi sakit. Hingga kini status kelima pendaki baru dinyatakan tersesat. Jika hingga Jumat belum diketemukan, Tim SAR akan menyatakan statusnya menjadi hilang.

    Kasus pendaki tersesat bukan pertama kali terjadi di Merbabu. Awal Januari 2013, tim penyelamat gabungan mengevakuasi 13 pendaki dari Institut Teknologi Bandung dan Institut Pertanian Bogor. Mereka diselamatkan lantaran diduga tersesat dan kehabisan bekal usai merayakan pergantian tahun.

    AHMAD RAFIQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.