'Golkar Ical Sudah Mati 2 kali, Jadi Zombie'  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie berjabat tangan bersama Ketua Dewan Pertimbangan, Akbar Tandjung saat jumpa pers usai sidang pemilihan ketua umum dalam Munas IX Partai Golkar di Nusa Dua, Bali, 3 Desember 2014. TEMPO/Johannes P. Christo

    Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie berjabat tangan bersama Ketua Dewan Pertimbangan, Akbar Tandjung saat jumpa pers usai sidang pemilihan ketua umum dalam Munas IX Partai Golkar di Nusa Dua, Bali, 3 Desember 2014. TEMPO/Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jakarta- Ketua DPP Golkar versi Musyawarah Nasional Jakarta, Leo Nababan, mengatakan kepengurusan hasil Munas Riau 2009 sudah tak berlaku. Ia menampik tafsir kubu Aburizal Bakrie bahwa pemerintah kini mengakui kepemimpinan hasil Munas 2009 untuk tetap bertanggung jawab terhadap kegiatan Golkar. Munas 2009, kata dia, sudah didemisionerkan di dua Munas 2014, di Bali dan Jakarta. (Konflik Golkar, Ical Tantang Agung di Pengadilan)

    "Kepengurusan Munas 2009 sudah dua kali mati. Sudah jadi zombie barang ini," kata Leo Nababan di kantor DPP Golkar, Jalan Anggrek Neli, SLipi, Jakarta Barat. "Sudah tak ada dasarnya lagi."

    Menurut Leo, Menteri Hukum Yasonna Laoly tak salah menyebut di mejanya masih terdapat pengurus lama Golkar kepemimpinan Aburizal Bakrie pada 2009. "Tapi ia tak memiliki hak, kewenangan, dan tanggung jawab," kata dia. Menurut dia, tafsir Aburizal salah. "Mereka mengartikan hanya yang menguntungkan mereka saja." (Sikap Menteri Laoly Soal Golkar Benar tapi Salah)

    Sebelumnya, Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie menilai pernyataan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia menegaskan bahwa dirinya tetap menjadi pimpinan tertinggi Golkar. Menurut dia, Menteri Hukum hanya mengakui kepengurusan Golkar hasil Munas Riau pada 2009 lalu. (Islah Golkar Kubu Agung dan Ical, 5 Banding 2)

    "Saya mendengarkan secara saksama statement Menkumham," kata Aburizal di Bakrie Tower, Jakarta Selatan, Selasa, 16 Desember 2014. Dia mengatakan, kepengurusan Golkar versi Munas Riau sudah bisa menjalankan tugas sehari-hari.

    MUHAMMAD MUHYIDDIN | WAYAN AGUS PURNOMO

    Baca berita lainnya:
    Tertinggal Pesawat, Dhani: Pilot Garuda Kampret

    Begini Pembubaran Nonton Film Senyap di AJI Yogya

    Polisi Tangkap Demonstran Anti-Natal di Mojokerto

    JK Ketua Umum PMI, Titiek: Saya Tetap Menang

    JK Walk Out, Titiek: Ngambek atau Mau Bobok?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.