Tanam Pohon Diprotes, Ridwan Kamil Galau  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Walikota Bandung Ridwan Kamil dan Wakil Walikota Oded M Danial berjalan kaki menuju Gedung DPRD Kota Bandung, Jawa Barat, untuk mengikuti acara pelantikan (16/9). TEMPO/Prima Mulia

    Walikota Bandung Ridwan Kamil dan Wakil Walikota Oded M Danial berjalan kaki menuju Gedung DPRD Kota Bandung, Jawa Barat, untuk mengikuti acara pelantikan (16/9). TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menumpahkan unek-uneknya di situs microblogging Twitter. Kali ini, Ridwan galau lantaran upayanya menghijaukan Bandung dipersoalkan warga.

    Dalam akun @ridwankamil, Senin, 1 Desember 2014, Ridwan mengatakan, "Jalanan gersang protes. jalanan dihijaukan protes. hup!" (Ridwan Kamil Ragu Lanjutkan Insenerator).

    Sebelumnya, Ridwan membalas cuitan pengguna Twitter berakun @KikiAMS. Dalam cuitannya, Kiki mempersoalkan penanaman pohon yang dilakukan Ridwan. Dia juga memasang gambar-gambar pohon yang baru saja ditanam Pemerintah Kota Bandung di beberapa wilayah.

    Menurut dia, ketimbang digunakan untuk menanam pohon, sebaiknya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Bandung disalurkan kepada warga miskin. "Ieu APBD mun sakirana rek dihambur2 mah mending berean fakir miskin @ridwankamil @PemkotBandung," katanya. Artinya, daripada APBD dihambur-hamburkan, lebih baik diberikan kepada fakir miskin.

    Cuitan itu lantas dibalas oleh Ridwan. "Yg ini mah hibah pihak ke-3. Masa menanam pohon tdk blh RT." (Ridwan Kamil, Hercules dan Nazar untuk Persib).

    Beberapa netizen pun menghibur Ridwan. Akun ‏@FightBDG, misalnya, mencuit, "@ridwankamil puk-puk." Sedangkan ‏@Aswindarma mengatakan, "Kebanyakan protes biasanya jomblo ieu pa!"

    FERY F.

    Berita Terpopuler
    Jokowi Diserang Media Malaysia, Ini Pembelaan Susi
    Yorrys: Ical Bikin Partai Lapindo Jaya Saja 
    Media Malaysia Berbalik Puji Jokowi

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.