Prabowo Kumpulkan Koalisi Bahas RUU Pilkada  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juru bicara Koalisi Merah Putih, Tantowi Yahya (ketiga kiri)  dan sekretaris jenderal  partai anggota koalisi memberikan keterangan seusai sidang putusan MK di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, 21 Agustus 2014.  TEMPO/Imam Sukamto

    Juru bicara Koalisi Merah Putih, Tantowi Yahya (ketiga kiri) dan sekretaris jenderal partai anggota koalisi memberikan keterangan seusai sidang putusan MK di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, 21 Agustus 2014. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto hari ini, Rabu, 24 September 2014, mengumpulkan semua petinggi partai yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Pertemuan itu untuk memastikan semua partai anggota koalisi solid mendukung pemilihan kepala daerah secara tak langsung melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, seperti diatur dalam draf Rancangan Undang Undang tentang Pemilihan Kepala Daerah.

    "Pertemuan bicara tentang disiplin partai, dan memastikan tidak ada anggotanya yang berseberangan," ujar Ketua Dewan Pimpinan Pusat Gerindra Desmon J. Mahesa di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu, 24 September 2014. 

    Menurut Desmon, pertemuan tersebut inisiatif Prabowo. Di dalam pertemuan tersebut, calon presiden yang gagal pada pemilihan presiden 9 Juli lalu itu ingin memastikan semua anggota koalisi masih kompak dan tak membelot saat sidang paripurna pengambilan keputusan pada Kamis, 25 September 2014. (Baca: Empat Opsi RUU Pemilukada)

    Adapun juru bicara Partai Golkar, Tantowi Yahya, membenarkan adanya pertemuan itu. Pertemuan, kata Tantowi, berlangsung sejak pukul 11.00 WIB. Namun Tantowi tak bisa memastikan siapa petinggi Golkar yang hadir. "Saya belum koordinasi, tapi mungkin Idrus Marham yang ke sana." (Baca: RUU Pemilukada, Pemerintah Berusaha Turuti Demokrat

    Hingga kini fraksi-fraksi di DPR masih terbelah dalam menyikapi RUU Pilkada. Tiga fraksi, yakni PDI Perjuangan, PKB, dan Hanura, setuju dengan pilkada langsung. Sedangkan lima fraksi lainnya, yaitu PAN, PKS, PPP, Golkar, dan Gerindra, mendukung pilkada melalui DPRD. Adapun Demokrat mendukung pilkada langsung dengan catatan harus memenuhi sepuluh syarat, seperti harus ada uji publik. 

    IRA GUSLINA SUFA

    Topik terhangat:
    Koalisi Jokowi-JK | Kabinet Jokowi | Pilkada oleh DPRD | IIMS 2014

    Berita terpopuler lainnya:
    3 Tudingan Miring Anas kepada Keluarga SBY
    Panas-panasan, Berapa Honor SPG Cantik IIMS 2014?
    Anas dan 466 Politikus yang Dijerat Kasus Korupsi
    Dukung Pilkada di DPRD, Patrialis Akbar Disentil
    Muhammadiyah Pastikan Idul Adha 4 Oktober

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.