Jelang Muktamar, PKB Siapkan Pesaing Muhaimin  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Tim Sukses Jokowi-JK Abdul Kadir Karding (Kiri), dalam Silaturahmi Nasional Alim Ulama PKB untuk Pemenangan Jokowi-JK, di Jakarta, Selasa (3/6). TEMPO/Imam Sukamto

    Calon Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Tim Sukses Jokowi-JK Abdul Kadir Karding (Kiri), dalam Silaturahmi Nasional Alim Ulama PKB untuk Pemenangan Jokowi-JK, di Jakarta, Selasa (3/6). TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.COJakarta - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar mengatakan dirinya tidak akan maju sebagai calon tunggal pada muktamar PKB. Ada beberapa nama lain, selain dirinya, yang akan maju sebagai kandidat ketua umum pada muktamar mendatang. 

    "Saya belum tahu siapa saja, tapi saya sudah dengar ada beberapa alternatif nama lain. Saya enggak tahu, bagaimana nanti," ujar Muhaimin saat ditemui di kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Ahad, 24 Agustus 2014. (Baca: Jelang Muktamar, Penantang Muhaimin Belum Muncul)

    Muktamar PKB akan diselenggarakan pada 30 Agustus-1 September 2014 di Surabaya. Peserta diperkirakan mencapai sekitar 5.000 anggota dari seluruh cabang partai di Indonesia. Salah satu agenda muktamar adalah memilih ketua umum serta pengurus DPP dan Ketua Dewan Syuro PKB periode 2014-2019.

    Menolak dibilang tidak terbuka, Muhaimin memastikan bahwa hingga kini dia juga belum mengetahui siapa saja yang akan maju sebagai calon ketua umum. "Belum, belum tahu," ujar dia. (Baca: Bos Lion Air jadi Wakil Ketua Umum PKB)

    Selain menunjuk pengurus baru, muktamar PKB juga memiliki agenda lain. Di antaranya membuat rekomendasi berupa buku hijau atau green book PKB yang akan menjadi platform partai berlambang bola dunia ini pada lima tahun pemerintahan Jokowi.

    "Green book berisi tentang bagaimana pola pikir atau rencana strategi pelaksanaan program-program pemerintahan sehingga DPR bisa mengawal kepemimpinan Presiden Joko Widodo, sekaligus mendukung keberhasilan pembangunan lima tahun ke depan," ujar Muhaimin. 

    NURIMAN JAYABUANA

    TERPOPULER
    Jokowi Kalah Rapi Ketimbang Paspampres

    Unimog Milik Massa Prabowo Harganya Rp 1-2 Miliar

    Begini Spesifikasi Calon Tunggangan Jokowi

    Fenomena Bulan Kembar pada 27 Agustus Hoax


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.