Hari Tenang, Buka Puasa Bersama Jadi Ajang Kampanye

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah petugas menyortir surat suara Pemilu Presiden di kantor KPUD kota Batu, Jawa Timur, Senin 23 Juni 2014. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Sejumlah petugas menyortir surat suara Pemilu Presiden di kantor KPUD kota Batu, Jawa Timur, Senin 23 Juni 2014. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.CO, Bangkalan - Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, meminta Panitia Pengawas Lapangan (PPL) di tiap desa agar mewaspadai kampanye terselubung tim sukses calon presiden saat hari tenang.

    Kepala Divisi Penindakan Panwaslu Bangkalan, Fajar Hariyanto, mengatakan, pada hari tenang, acara yang rawan menjadi ajang kampanye adalah buka puasa bersama dan bagi-bagi takjil. "Kalau menemukan pelanggaran PPL segera lapor ke Panwascam agar bisa ditindak," kata Fajar, saat memberikan pembekalan kepada 900 PPL se-Bangkalan, Rabu, 2 Juli 2014.

    Untuk memudahkan pengidentifikasian apakah suatu kegiatan kampanye melanggar atau tidak, kata Fajar, Panwaslu telah membekali pengawasan lapangan dengan buku saku berisi pedoman kerja di lapangan. "Buku saku akan memudahkan kerja pengawas," ujar dia.

    Menurut Fajar, batas masa kampanye pemilu presiden adalah 5 Juli mendatang. Hari tenang akan berlangsung pada 6-8 Juli. Hari tenang adalah waktu bagi pengawas lapangan untuk membersihkan seluruh atribut kampanye calon presiden dan calon wakil presiden. "Semua alat peraga harus diturunkan," ujar dia.

    Sementara itu, Gerakan Pemuda Anshor Kabupaten Bangkalan akan memanfaatkan hari terakhir masa kampanye untuk menetralisasi kampanye hitam kepada Jokowi-JK. "Kami sudah bagikan ribuan buku saku mengenai sembilan alasan memilih Jokowi," kata Ketua GP Anshor Bangkalan, K.H. Hasani Zubair. (Baca: Bantahan Kampanye Hitam Jokowi Beredar di Rusun)

    Menurut Hasani, kampanye hitam kepada Jokowi-JK di Bangkalan cukup mengkhawatirkan. Karena itu, pengurus ranting Anshor di 18 Kecamatan mendapat tugas untuk memberi pencerahan kepada warga bahwa Jokowi-JK adalah pasangan calon terbaik. (Baca: JK: Jika SBY Dukung Prabowo Negara dalam Dilema)

    MUSTHOFA BISRI

    Berita Lainnya:
    KPK Minta Lurah Se-Jakarta Laporkan Harta Kekayaan 
    Ahok Kaji Kegiatan Ekskul Pencinta Alam
    Bunuh Anggota Brimob, Pelaku Serempet Taksi di UI  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tahun-Tahun Indonesia Juara Umum SEA Games

    Indonesia menjadi juara umum pada keikutsertaannya yang pertama di SEA Games 1977 di Malaysia. Belakangan, perolehan medali Indonesia merosot.