Nasib Istri Anas di Hambalang, Ini Kata Bos KPK

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Komisaris PT Dutasari Citralaras Athiyyah Laila (berjilbab coklat, berkacamata) didampingi Suaminya Ketua Umum Partai demokrat, Anas Urbaningrum (baju biru, berkacamata) usai menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Kamis (26/04). Athiyyah diperiksa dalam penyelidikan terkait posisinya di PT Dutasari Citralaras, perusahaan subkontrak PT Adhi Karya (Persero) dalam mengelola proyek gedung olahraga bernilai Rp 1,52 triliun di Bukit Hambalang, Sentul, Bogor. TEMPO/Seto Wardhana

    Mantan Komisaris PT Dutasari Citralaras Athiyyah Laila (berjilbab coklat, berkacamata) didampingi Suaminya Ketua Umum Partai demokrat, Anas Urbaningrum (baju biru, berkacamata) usai menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Kamis (26/04). Athiyyah diperiksa dalam penyelidikan terkait posisinya di PT Dutasari Citralaras, perusahaan subkontrak PT Adhi Karya (Persero) dalam mengelola proyek gedung olahraga bernilai Rp 1,52 triliun di Bukit Hambalang, Sentul, Bogor. TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi menduga ada keterkaitan tersangka kasus korupsi proyek Hambalang, Direktur Utama PT Dutasari Citralaras Mahfud Suroso, dengan Athiyyah Laila. “MS diduga mempunyai hubungan dengan pihak yang Anda tanyakan (Athiyyah dan Andi Zulkarnain Mallarangeng). KPK akan menelisik keterlibatan para pihak yang terkait itu,” kata Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, kemarin.

    Athiyyah adalah istri mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, sedangkan Zulkarnain adalah adik mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Alifian Mallarangeng. Bambang menambahkan, Mahfud Suroso, yang ditetapkan sebagai tersangka sejak Senin lalu, memiliki peran strategis dalam pusaran korupsi Hambalang.

    Hubungan antara Mahfud dan Athiyyah terlacak melalui PT Dutasari, yang menjadi sub-kontraktor pekerjaan mekanikal dan elektrikal serta penyambungan listrik Hambalang senilai Rp 328 miliar. Dalam akta perusahaan, tercatat nama Athiyyah sebagai pemegang saham dan komisaris. Namun Athiyyah mengaku sudah keluar dari PT Dutasari sejak 2009.

    Sebelumnya, pengacara keluarga Anas, Carrel Ticuali, membantah keterlibatan Athiyyah dalam kasus Hambalang. “Tidak benar Bu Athiyyah juga berupaya menghilangkan namanya dari Dutasari,” kata dia, “Beliau sudah keluar sejak 2009.”

    Belakangan, KPK menemukan akta itu diduga dipalsukan untuk menghapus nama Athiyyah.

    NUR ALFIYAH | BERNADETTE CHRISTINA | ANTON WILLIAM | AMRI MAHBUB



    Terpopuler:
    Curhat Adik Atut: Kenapa Tempo Marah Sekali? 
    Ini Daftar Para Penerima Dana Haram Hambalang
    Trik Antisadap Angelina Sondakh Disarankan Ditiru
    Ratu Atut Sering 'Malming' di Singapura
    SBY Sindir Jakarta Macet, Dishub Bela Jokowi
    Di Depan Investor, Boediono Bacakan Pidato Basi
    Isu Kemacetan untuk Jatuhkan Elektabilitas Jokowi
    Apa Sebab Jokowi Diserang Demokrat Soal Macet
    Tahun Baru ala Atut: ke Taiwan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.