Bunda Putri Telepon Hilmi Setelah Fathanah Diciduk  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto Bunda Putri bersama seseorang yang diduga sebagai Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hilmi Aminuddin. Foto-foto ini diterima redaksi Seruu.com dari orang tak dikenal melalui surat elektronik. Seruu.com

    Foto Bunda Putri bersama seseorang yang diduga sebagai Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hilmi Aminuddin. Foto-foto ini diterima redaksi Seruu.com dari orang tak dikenal melalui surat elektronik. Seruu.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera Hilmi Aminuddin mengakui pernah menghubungi Luthfi Hasan Ishaaq --saat itu menjabat Presiden PKS-- sehari setelah tertangkapnya Ahmad Fathanah. Dia menelepon Luthfi setelah sebelumnya Bunda Putri memberitahu bahwa kantor partainya dikepung petugas Komisi Pemberantasan Korupsi.

    "Dia yang kasih tahu kantor Dewan Pengurus Pusat PKS dikepung polisi," katanya saat bersaksi untuk terdakwa Luthfi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin, 21 Oktober 2013.

    Lantaran kabar tersebut, Hilmi kemudian menghubungi Luthfi untuk meminta penjelasan. Menurut dia, Luthfi membantah bahwa kantor mereka didatangi polisi. "Itu yang banyak wartawan," ujarnya.

    Hilmi juga mengakui kembali menghubungi Luthfi untuk memastikan kabar penangkapan Fathanah. Menurut Luthfi, itu urusan bisnis. "Katanya itu biasa, 'b to b' (business-to-business)," katanya.

    Pengakuan Hilmi ini terlontar setelah jaksa Muhibuddin membacakan rekaman percakapan antara Luthfi dan Hilmi pada 30 Januari 2013 atau sehari setelah Fathanah dicokok oleh penyidik KPK. Soalnya, sebelumnya Hilmi membantah pernah berkomunikasi dengan Luthfi usai penangkapan tersebut. "Tidak, mungkin tidak sempat," katanya.

    Ahmad Fathanah ditangkap oleh KPK pada 29 Januari 2013 malam di Hotel Le Meridien, Jakarta Pusat. Ia dicokok beberapa jam setelah menerima duit Rp 1 miliar dari PT Indoguna Utama. Duit itu diduga merupakan bagian dari Rp 40 miliar yang dijanjikan untuknya dan Luthfi terkait dengan pengurusan kuota impor daging sapi untuk perusahaan tersebut. Sehari setelahnya, penyidik KPK menangkap Luthfi di kantor DPP PKS.

    Dalam persidangan Fathanah pada 29 Agustus lalu, terungkap bahwa Bunda Putri sempat meminta penjelasan kepada Luthfi soal penangkapan Fathanah tersebut. Melalui anak Hilmi, Ridwan Hakim, ia meminta Luthfi datang ke rumahnya di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, untuk menjelaskan hal itu. (Hilmi Mengenal Bunda Putri sebagai Non Saputri)

    NUR ALFIYAH

    Topik terhangat
    Gatot Tersangka | Suap Akil Mochtar | Foto Bunda Putri | Dinasti Banten

    Berita lainnya
    Perbedaan Cina dan China Versi Remy Sylado
    Banyak Kebakaran, Jokowi: Memang yang Bakar Saya?
    Ical Anggap Dinasti Atut Baik dan Untungkan Partai
    Ketika Ariel-Luna Maya 'Dipertemukan' di Panggung
    Hendak Laporkan Korupsi Lebak, Aktivis Dirampok


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.