Diperiksa Hari Ini, Menteri Suswono Terancam  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pertanian, Suswono. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Menteri Pertanian, Suswono. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta– Komisi Pemberantasan Korupsi hari ini, Kamis, 14 Maret 2013, bakal memeriksa kembali Menteri Pertanian Suswono dalam kasus dugaan suap kuota impor daging sapi. Ia dimintai keterangan untuk tersangka bekas Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq. "Diperiksa sebagai saksi," kata Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto di Jakarta.

    Menurut Bambang, belum ada peningkatan status Suswono dari saksi menjadi tersangka. “Masak iya tahu-tahu jadi tersangka," katanya. Wakil Ketua KPK lainnya, Adnan Pandu Praja, menambahkan, pihaknya tengah berfokus menyidik Luthfi. “Satu-satu dulu,” ujar Adnan.

    Pernyataan dua anggota pimpinan KPK itu menepis kabar bahwa Menteri Suswono bakal segera jadi tersangka. Disebutkan, termasuk oleh sumber Tempo, Suswono tak dapat berkelit lagi soal keterlibatannya dalam kasus tersebut karena KPK sudah memegang bukti kuat dan keterangan saksi mengenai keterlibatannya.

    Menteri Suswono belum berhasil dimintai tanggapan mengenai kabar tersebut. Namun, dalam berbagai kesempatan, dia membantah terlibat dalam kasus korupsi daging impor ini.

    Kasus kuota daging pertama kali mencuat saat KPK mencokok Ahmad Fathanah, orang dekat Luthfi, di Hotel Le Meridien, Jakarta, pada 29 Januari lalu. Fathanah diduga menerima Rp 1 miliar dari Juard Effendi dan Arya Abdi Effendy, petinggi PT Indoguna Utama. Duit ini diduga ditujukan untuk Luthfi, yang meluluskan kuota impor untuk PT Indoguna. Fathanah, Juard, dan Arya sudah jadi tersangka.

    Peran Suswono, antara lain, terungkap dari pengakuan komisaris PT Radina Bio Adicita, Elda Devianne Adiningrat. Pengacara Elda, John Pieter Nazar, mengatakan, Elda sudah membeberkan kepada KPK ihwal pertemuan Luthfi, Suswono, Fathanah, dan Elizabeth di Medan pada 10-11 Januari 2013.

    Elda, kata John, mengaku tidak ikut nimbrung dalam pertemuan itu, namun dia duduk tidak jauh dari mereka. Setelah pertemuan, Elda mengetahui isi pembicaraan dari penuturan Luthfi. Atas permintaan Luthfi, Elda mencatat materi pertemuan pada secarik kertas yang kini telah disita KPK. "Yang dicatat soal data kekurangan daging," kata John. Suswono dan Luthfi membenarkan adanya pertemuan itu, tapi membantah jika disebut membahas kuota impor daging. Simak heboh suap daging sapi di sini.

    SUBKHAN JUSUF HAKIM | RUSMAN PARAQBUEQ | FEBRIANA FIRDAUS | NUR ALFIYAH | BOBBY CHANDRA

    Baca juga:
    Edisi Prahara PKS

    Prabowo: Negara Ini Sedang Sakit

    Soal Hercules, Kapolda: Tak Usah Gentar!

    KPK Usut Pertemuan Bambang cs

    Kasus Harrier Anas, KPK Periksa Dua Perwira Polisi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.