Abraham Sebut Andi Mallarangeng Kesatria Bugis  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Abraham Samad. ANTARA/Rosa Panggabean

    Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Abraham Samad. ANTARA/Rosa Panggabean

    TEMPO.CO, Jakarta - Kendati telah menetapkan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Alifian Mallarangeng sebagai tersangka, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad memuji tindakan mantan juru bicara Presiden itu, yang telah mundur dari jabatannya.

    "Itu menandakan dia seorang kesatria. Itulah kesatria Bugis Makassar," kata Abraham di sela pemasangan banner "Berani Jujur Hebat" di kantor Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Ahad, 9 Desember.

    Andi mundur dari jabatan menteri sehari setelah dia dicegah ke luar negeri pekan lalu. Dalam surat pencegahannya itu, tertulis status Andi sebagai tersangka kasus korupsi proyek gedung olahraga di Bukit Hambalang, Bogor.

    Andi diduga menyalahgunakan kewenangan dalam pengadaan proyek. Adiknya, Choel Mallarangeng, juga dicegah ke luar negeri.

    Meski demikian, Abraham mengatakan, keterlibatan Andi dalam kasus Hambalang akan terus diperdalam dengan memeriksa saksi-saksi. Ia menegaskan, pemeriksaan saksi akan didahulukan sebelum meminta keterangan politikus Partai Demokrat tersebut.

    "Pemeriksaan saksi akan kami mulai pekan depan, mungkin hari Selasa," ujar dia.

    Abraham masih bungkam tentang perbuatan korupsi yang dituduhkan kepada Andi. Begitu pula dugaan keterlibatan pihak lainnya, seperti Menteri Keuangan Agus Martowardojo, yang disebut-sebut Badan Pemeriksa Keuangan ikut berperan dalam meloloskan anggaran proyek yang meningkat tajam. "Kami masih menunggu proses penyidikan," ujarnya.

    TRI SUHARMAN

    Berita Terkait:
    Bursa Pengganti Andi Mallarangeng, Felix Menjawab

    Kasus Hambalang, KPK Masih Berfokus pada Andi

    Pengamat: Perombakan Kabinet Belum Perlu

    Dahlan: Seperti Nama Sayur, Terancam (Reshuffle)

    Andi Mundur, Nurpati Anggap Perlu Evaluasi Kabinet


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.