Mayoritas Fraksi Setuju RUU Sumber Daya Air Disahkan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta: Delapan fraksi DPR/MPR menyetujui Rancangan Undang-Undang Sumber Daya Air disahkan, Kamis (19/2). Dari sembilan fraksi, hanya satu yang meminta RUU ini ditunda pengesahannya untuk sosialisasi lebih lanjut. Dalam sidang paripurna yang membahas RUU ini di Gedung MPR/DPR, kedelapan fraksi yang menyetujui adalah Fraksi Partai Golkar, PDIP, PPP, TNI/Polri, PBB, Daulah Umat, FKKI, dan FKB. Fraksi Reformasi meminta penundaan pengesahan RUU ini sampai batas waktu yang belum ditentukan. Hampir semua fraksi menyoroti pasal-pasal tentang privatisasi dan komersialisasi air. Juru Bicara FPPP, Ismail Muzaki misalnya, menyatakan, kendati menyetujui RUU ini disahkan, nantinya pengelolaan air harus dijauhkan dari privatisasi dan komersialisasi. "Pengelolaannya harus komprehensif," katanya. Selain itu, fraksi besar seperti Golkar, FPPP, dan FPDIP meminta pemerintah segera menyusun peraturan pemerintah (PP) sebagai implementasi dan pelaksanaan RUU yang akan disahkan ini. "RUU ini sangat reformis dan membela wong cilik sehingga perlu segera disahkan. Fraksi kami meminta pemerintah segera membuat PP untuk implementasinya," ujar juru bicara FPDIP, Karimun Usman.Kendati menyetujui disahkannya RUU itu hari ini, FKB melalui juru bicaranya Muhaimin MT, menyatakan, kontroversi RUU ini dimasyarakat hendaknya jadi perhatian semua pihak. "Adanya kesan penolakan terhadap RUU ini memberikan indikasi agar perlunya sosialisasi kepada masyarakat yang perlu ditingkatkan," katanya saat menyampaikan pandangan fraksi. Sementara itu, fraksi reformasi yang menyatakan meminta penundaan pengesahan, melalui juru bicaranya Amri Husni Siregar menjelaskan, kontroversi pasal-pasal RUU ini memerlukan sosialisasi lebih lanjut. "Kami meminta penundaan pengesahan," katanya. Pimpinan sidang, AM Fatwa menyatakan, hasil pandangan fraksi-fraksi itu nantinya diusahakan agar menghasilkan keputusan yang bulat. "Nanti akan dibahas ditingkat lobi pimpinan," katanya. Hingga laporan ini diturunkan, pimpinan fraksi-fraksi tengah mempersiapkan lobi. Jika hasil lobi menyatakan kesepakatan bahwa semua fraksi setuju, maka RUU yang telah dibahas antara pemerintah dengan DPR sekitar dua tahun ini akan disahkan hari ini. Diluar arena sidang, puluhan massa dari LSM dan elemen mahasiswa yang sejak pagi tadi menunggu kesepakatan akhir Dewan, mulai membubarkan diri. Rasa pesimis tergambar dari wajah mereka. "Saya pesimis usulan kami diterima oleh dewan, karena mayoritas fraksi sudah menyepakati RUU tersebut disahkan hari ini," ujar salah seorang aktivis dari Front Mahasiswa Nasional, yang enggan disebut namanya. Danto - Tempo News Room

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.