Empat Jurnalis Peliput Anak Raih Penghargaan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sepasang tangan mengambil acang-ancang untuk melesatkan kelereng ke sasarannya dalam permaian kelereng di kawasan Kamal Muara, Senin (30/05). Kini, kelereng dan permainan tradisional lainnya semakin tergerus oleh berbagai permainan modern. TEMPO/Yosep Arkian

    Sepasang tangan mengambil acang-ancang untuk melesatkan kelereng ke sasarannya dalam permaian kelereng di kawasan Kamal Muara, Senin (30/05). Kini, kelereng dan permainan tradisional lainnya semakin tergerus oleh berbagai permainan modern. TEMPO/Yosep Arkian

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia dan United Nations Children's Fund (Unicef) memberikan penghargaan kepada empat jurnalis Indonesia yang menghasilkan karya jurnalistik terbaik tentang anak.

    Pada kategori media cetak dan online, penghargaan tahunan yang kelima kalinya itu diberikan kepada T.M. Dhani Iqbal dan Firdaus Mubarik, wartawan situs Lentera Timur. Kategori radio diberikan kepada Liza Desylanhi dari Kantor Berita Radio 68H. Adapun penghargaan kategori televisi diberikan kepada Tunggul Bayuaji dan kawan-kawan dari Trans TV.

    "Kami menghargai media yang telah membawa cerita dan suara anak-anak kepada masyarakat," kata Perwakilan Unicef di Indonesia, Angela Kearney, Selasa, 31 Mei 2011. "Masih banyak yang kita perlukan, terutama untuk menyalurkan suara anak yang paling rentan dan terpinggirkan."

    Adapun Ketua Umum AJI Indonesia, Nezar Patria menekankan peran media dalam perubahan sosial. "Media memiliki peran penting untuk meningkatkan kesadaran atas isu-isu penting seperti isu anak," kata Nezar. "Penghargaan ini menggarisbawahi bagaimana peran tersebut dapat menjadi tindakan."

    Tahun ini, panitia lomba menerima 318 karya jurnalistik. Perinciannya, kategori cetak dan online sebanyak 122 karya, radio 38 karya, televisi 45 karya, dan foto 113 karya.

    JAJANG JAMALUDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020, Peta Calon Kepala Daerah yang Terjangkit Covid-19

    Sejumlah kepada daerah terjangkit Covid-19 saat tahapan Pilkada 2020 berlangsung. Calon Bupati Berau bahkan meninggal akibat wabah virus corona.