Rel Kereta Api Ganda di Purwakarta Mulai Dibangun Maret 2002

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Departemen Perhubungan telah menyiapkan dana sebesar Rp 10 miliar untuk membangun rel ganda untuk mengantikan jalur yang lama yang selama ini rawan longsor. Jalur ganda itu akan dibangun di Kampung Pasiripis, Desa Ciganea, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Menurut Agum pembangunan akan mulai dilaksanakana pada Maret 2002 dan akan memakan waktu selama tujuh bulan. “Dana tersebut 80 persen diantaranya merupakan pinjaman lunak dari Bank Dunia. 20 persennya lagi diambil dari APBN 2002,” ujarnya kepada Tempo News Room , Republika dan Pos Kota, Minggu (3/2) siang di Purwakarta, seusai melakukan peninjauan di jalur KA yang Rabu (30/2) malam kemarin longsor sepanjang 60 meter dengan kedalaman tiga meter dan sempat melumpuhkan jalur kereta jurusan Jakarta-Bandung selama 22 jam. Menurut Agum pembangunan akan mulai dilaksanakana pada Maret 2002 dan akan memakan waktu selama tujuh bulan. Untuk kepentingan pembangunan proyek rel ganda di lokasi Kampung Pasiripis yang terletak di antara Stasiun Ciganea dan Stasiun Sukatani tersebut, para ahli dari Departemen Perhubungan, telah melakukan survei ke lokasi. Dan telah menetapkan sekaligus membebaskan lahan peruntukan seluas 400 meter persegi. "Untuk membangun jalur rel ganda itu, kita akan menembus bukit di dekat lokasi jalur yang sekarang. Lokasi itu sesuai hasil survei struktur tanahnya sangat memenuhi persayaratan. Di lokasi itu, akan dibangun rel ganda sepanjang 1,2 kilometer. Sementara, keberadaan jalur rel lama yang longsor akan dimatikan,” ujarnya. Termasuk rel yang saat ini masih digunakan dan berjarak lima meter disamping rel yang longsor dan dibangun Desember lalu dengan menghabiskan dana Rp. 2,5 miliar. Agum yang berkunjung secara mendadak itu, tiba di Purwakarta dengan helikopter dan melanjutkan perjalanan ke lokasi dengan menumpang KA khusus "Relawan" yang didatangkan dari Bandung. Menteri didampingi Dirjen Perhubungan Darat Soesmono Soesilo, Pejabat sementara Direktur Utama PT KAI Santo Budiono, Dirktur PT KAI Noegroho Wibowo, dan Kepala Proyek PT Adhi Modern & Co, Hari Priyono (pelaksana proyek pembangunan rel ganda tersebut). Menurut Egens, pelaksana proyek dari PT Adhi Modern & Co, proses pembangunan jalur rel ganda Cikampek-Bandung, secara parsial akan dilaksanakan di tiga lokasi. Yakni Cikampek-Purwakarta sepanjang 17 kilometer, Ciganea-Sukatani sepanjang tujuh kilometer dan Plered-Cisomang sepanjang enam setengah kilometer. Pembangunan itu menguras dana sebesar Rp 80 miliar. Disinggung ihwal kondisi sarana dan prasarana perkeretapian secara nasional, Agum mengakui bahwa daya dukungnya sangat terbatas. Sementara deman masyarakat terhadap jasa kereta api, sangat tinggi. "Sebetulnya, frekwensi perjalanan KA bila melihat kondisi sarana yang ada sekarang, harus dikurangi," katanya. Namun, jika itu dilakukan, bertolak belakang dengan permintaan yang tinggi dari masyarakat. Karenanya, salah satu solusi untuk menjawab tantangan itu, harus segera dituntaskannya proyek pembangunan jalur ganda. Menurut Kepala Anak Distrik (KAD) Statsiun Ciganea Aup Suryana, volume ritasi KA Jakarta-Bandung (kebalikannya) kini mencapai 60 kali perjalanan. Menyinggung ihwal pergantian jajaran direksi PT KAI Agum mengatakan, “Fit and proper test-nya kini sedang berlangsung.” Ada desakan dari partai-partai ? "Oh, tidak," jawabnya. Ia menginginkan bahwa para direksi yang duduk nanti, sebaiknya orang dari dalam PT KAI sendiri. "Idealnya memang harus orang dalam." (Nanang Sutisna)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarif Baru Ojek Online di Tiap Zonasi yang Berlaku 18 Juni 2019

    Kementerian Perhubungan telah menetapkan tarif baru ojek online berdasarkan pembagian zona. Kemehub mengefektifkan regulasi itu pada 18 Juni 2019.