Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Gerindra Sebut Tak Paksakan Ridwan Kamil Maju di Pilgub Jakarta

image-gnews
Politikus Golkar Ridwan Kamil dipanggil Presiden Joko Widodo atau Jokowi ke Istana Negara, pada Selasa, 12 Desember 2023. TEMPO/Daniel A. Fajri
Politikus Golkar Ridwan Kamil dipanggil Presiden Joko Widodo atau Jokowi ke Istana Negara, pada Selasa, 12 Desember 2023. TEMPO/Daniel A. Fajri
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Partai Gerindra merespons pernyataan Partai Golkar, yang menyebutkan calon Gubernur, Ridwan Kamil mengalami kemerosotan elektabilitas setelah muncul nama populer lain di palagan pilkada Jakarta.

Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, mengatakan Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil tidak satu-satunya figur yang memiliki kans untuk diusung maju oleh partai di Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Dasco menyebut, terdapat pelbagai hal yang mesti dipertimbangkan, begitu pula mengenai dinamika politik yang terjadi di Jakarta yang disebut menjadi penyebab tergerusnya elektabilitas Emil. "Enggak harus Pak Ridwan Kamil, bukan kartu mati harus beliau," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Kamis, 20 Juni 2024.

Wakil Ketua DPR tersebut mengatakan mengenai rencana pengusungan Kang Emil di Jakarta, bukan serta merta keinginan telak Gerindra. Melainkan minatnya pribadi untuk maju di bekas wilayah Ibu Kota. "Silakan dicek, bahwa pada waktu itu kan yang minta maju di Jakarta beliau," ujar Dasco.

Sebelumnya, pada 4 Juni lalu, Partai Gerindra memutuskan untuk memberikan rekomendasi dukungan kepada Ridwan Kamil maju menjadi calon Gubernur Jakarta di pilkada mendatang.

Saat itu, Sufmi Dasco Ahmad, mengatakan rekomendasi yang diberikan Partai Gerindra bukanlah rekomendasi yang berbeda dengan rekomendasi Partai Golkar. Ia yakin rekomendasi kedua partai akan mengerucut, yaitu merekomendasikan Ridwan Kamil maju di Jakarta.

Partai Golkar memberikan dua surat penugasan terhadap bekas Gubernur Jawa Barat tersebut, yaitu maju di pilkada Jakarta dan di bumi Pasundan.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, mengatakan alasan mengapa partai beringin memberikan dua surat penugasan kepada Ridwan Kamil ialah atas kesediaan Ridwan Kamil sendiri. "Waktu itu mungkin bersedia karena berasumsi Pak Anies tidak maju lagi karena sudah jadi calon Presiden," kata Doli di Kompleks Parlemen, Kamis 20 Juni 2024.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dengan kesediaan tersebut, Doli melanjutkan, Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar memberikan dua surat penugasan kepada eks Gubernur Jawa Barat itu. Apalagi, kata dia, Ridwan Kamil juga sempat ini mengulang kesuksesan yang ia raih di bumi Pasundan ke Jakarta. "Makanya Waktu itu dibuat beliau atribut OTW Jakarta, itu kan membuat hentakan juga," ujar Ketua Komisi Pemerintahan DPR itu.

Doli mengklaim, saat membuat hentakan dengan menyebut OTW Jakarta itu lah tingkat elektabilitas Ridwan Kamil menguat sehingga partai beringin berkeinginan memberikan dua surat penugasan.

Kemarin, Doli mengatakan elektabilitas Ridwan Kamil kian merosot setelah nama-nama lain seperti Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok disebut bakal meramaikan bursa calon Gubernur Jakarta di pilkada mendatang. Melihat temuan tersebut, Ketua Komisi bidang Pemerintahan DPR itu mengatakan, Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto menegaskan partai beringin membutuhkan Waktu untuk mempertimbangkan pelbagai hal mengenai pengusungan bekas Wali kota Bandung tersebut.

Doli menyebut, Golkar akan mempertimbangkan seluruh hal untuk mengusung Ridwan Kamil di Jakarta atau tidak. "Kita lihat nanti perkembangannya. Masih dua bulan lagi jelang masa pendaftaran," kata Doli.

DESTY LUTHFIANI

Piihan Editor: Elektabilitas Ridwan Kamil Disebut Merosot di Pilgub Jakarta, Gerindra Buka Opsi Usung Kaesang

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

PKS Ajak Dukung Anies-Sohibul di Pilgub Jakarta, Cak Imin: Akan Jadi Masukan Penting

1 jam lalu

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menyampaikan pidato politiknya dalam acara Tasyakuran Hari Lahir (Harlah) ke-26 PKB di JCC Senayan, Jakarta, Selasa, 23 Juli 2024. Acara Harlah ke-26 PKB yang dihadiri para kader dari berbagai kota itu mengangkat Menang Pilkada Menangkan Rakyat. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
PKS Ajak Dukung Anies-Sohibul di Pilgub Jakarta, Cak Imin: Akan Jadi Masukan Penting

Cak Imin merespons ajakan Syaikhu untuk mendukung Anies-Sohibul. Akui Syaikhu berjasa dalam Pilpres.


Andika Perkasa: PDIP Harus Menang Pilkada secara Terhormat

1 jam lalu

Wakil Ketua Tim Pemenangan Nasional Ganjar-Mahfud, Andika Perkasa, menemui awak media usai dirinya menghadiri acara Kick and Speak Alumni SMA TOP GAN di Triboon Hub, Jeruk Purut, Jakarta Selatan, pada Ahad siang, 28 Januari 2024. Tempo/ Adil Al Hasan
Andika Perkasa: PDIP Harus Menang Pilkada secara Terhormat

Andika Perkasa berharap dalam menghadapi Pilkada 2024 seluruh kader PDIP harus tetap menjaga optimisme untuk meraih kemenangan.


Sufmi Dasco Gerindra Sebut PKB Belum Bergabung dengan Pemerintahan

2 jam lalu

Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menghadiri harlah PKB ke-26 di JCC, Senayan, Selasa, 23 Juli 2024. Dasco mengajak Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) masuk ke pemerintahan Prabowo-Gibran mendatang. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Sufmi Dasco Gerindra Sebut PKB Belum Bergabung dengan Pemerintahan

PKB belum resmi bergabung dengan koalisi pemerintahan Prabowo. Sufmi Dasco sebelumnya menyampaikan ajakan bergabung dengan pemerintah kepada PKB.


Dedi Mulyadi Ungkap Alasannya Ikut Advokasi Kasus Pembunuhan Vina dan Eky Cirebon

2 jam lalu

Tim kuasa hukum 7 terpidana pembunuhan Vina dan Eky dari Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) dan Dedi Mulyadi melaporkan saksi Aep dan Dede ke Bareskrim Mabes Polri soal dugaan kesaksian palsu pada Rabu, 10 Juli 2024. TEMPO/Advist Khoirunikmah.
Dedi Mulyadi Ungkap Alasannya Ikut Advokasi Kasus Pembunuhan Vina dan Eky Cirebon

Dedi Mulyadi menyatakan kasus pembunuhan Vina dan Eky harus didorong dengan faktor eksternal untuk menemukan kebenaran.


Alasan Pengamat Sebut Elektabilitas Ahmad Luthfi di Pilgub Jateng Perlu Diuji di Kandang Banteng

3 jam lalu

Baliho bergambar Kapolda Jawa Tengah, Inspektur Jenderal Ahmad Luthfi bersanding dengan mantan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin terpasang di Jalan Letjen Soeprapto, Sumber, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah. Foto diambil Sabtu, 29 Juni 2024. TEMPO/SEPTHIA RYANTHIE
Alasan Pengamat Sebut Elektabilitas Ahmad Luthfi di Pilgub Jateng Perlu Diuji di Kandang Banteng

Pengamat menuturkan elektabilitas Ahmad Luthfi perlu dilihat beberapa bulan ke depan untuk membandingkannya dengan kandidat lain.


Kelakar Syaikhu ke Sufmi Dasco: Berikan DKI Jakarta untuk PKS

4 jam lalu

Presiden PKS Ahmad Syaikhu saat menghadiri acara Tasyakuran Hari Lahir (Harlah) ke-26 PKB di JCC Senayan, Jakarta, Selasa, 23 Juli 2024. Syaikhu menyampaikan, partainya akan mengusung Anies Baswedan dan Sohibul Iman sebagai pasangan calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) pada Pilkada Jakarta 2024. Dia berharap, parpol sebagai salah satu elemen bangsa bahu-membahu berkolaborasi dalam pemerintahan. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Kelakar Syaikhu ke Sufmi Dasco: Berikan DKI Jakarta untuk PKS

Presiden PKS Ahmad Syaikhu bertemu dengan Dasco di Harlah Ke-26 PKB.


Kala PKS Rayu PKB Agar Dukung Anies-Sohibul untuk Pilgub Jakarta Lewat Pantun

5 jam lalu

Presiden PKS Ahmad Syaikhu saat menghadiri acara Tasyakuran Hari Lahir (Harlah) ke-26 PKB di JCC Senayan, Jakarta, Selasa, 23 Juli 2024. Syaikhu menyampaikan, partainya akan mengusung Anies Baswedan dan Sohibul Iman sebagai pasangan calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) pada Pilkada Jakarta 2024. Dia berharap, parpol sebagai salah satu elemen bangsa bahu-membahu berkolaborasi dalam pemerintahan. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Kala PKS Rayu PKB Agar Dukung Anies-Sohibul untuk Pilgub Jakarta Lewat Pantun

Presiden PKS Ahmad Syaikhu mengajak Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar untuk ikut mendukung Anies-Sohibul Iman di Pilgub Jakarta.


Peluang Pertarungan Ahmad Luthfi dan Andika Perkasa di Pilgub Jateng

6 jam lalu

Kapolda Jawa Tengah Ahmad Luthfi turut melepas Presiden Joko Widodo bertolak menuju Jakarta melalui Pangkalan TNI AU Adi Soemarmo, Kabupaten Boyolali, pada Rabu, 19 Juni 2024. Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 yang membawa Kepala Negara lepas landas sekitar pukul 15.10 WIB. Foto Sekretariat Presiden
Peluang Pertarungan Ahmad Luthfi dan Andika Perkasa di Pilgub Jateng

Bambang Pacul mengatakan, PDIP tidak bermaksud mengadu Andika Perkasa dengan Ahmad Luthfi di Pilgub Jateng.


Surya Paloh Puji Sufmi Dasco: Tokoh The Rising Star

7 jam lalu

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (kiri) bersama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar (tengah), dan Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad saat menghadiri Harlah Ke-26 PKB di Balai Sidang Jakarta, Jakarta, Selasa (23/7/2024). (ANTARA/Rio Feisal)
Surya Paloh Puji Sufmi Dasco: Tokoh The Rising Star

Meski memuji Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh enggan menjelaskan alasannya.


Ramai-ramai Menunggu Tawaran Bergabung ke Pemerintahan Prabowo

7 jam lalu

Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menghadiri harlah PKB ke-26 di JCC, Senayan, Selasa, 23 Juli 2024. Dasco mengajak Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) masuk ke pemerintahan Prabowo-Gibran mendatang. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Ramai-ramai Menunggu Tawaran Bergabung ke Pemerintahan Prabowo

PKS dan PPP menyampaikan harapannya agar bisa bergabung dalam pemerintahan Prabowo mendatang.