Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Seluk-beluk PWF di Sela World Water Forum, Tandingan yang Dibubarkan Sebuah Ormas

image-gnews
People Water Forum. Foto : People's Water Forum
People Water Forum. Foto : People's Water Forum
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - The People’s Water Forum 2024 kembali diintimidasi dan dibubarkan. Aksi intimidasi terhadap organisasi tandingan World Water Forum (WWF) 2024 yang sama-sama diselenggarakan di Bali itu dilancarkan oleh puluhan massa yang mengaku berasal dari organisasi masyarakat PGN di Denpasar, Bali, pada Senin, 20 Mei 2024.

Indonesian Institute (TII) menganggap pembubaran acara People's Water Forum 2024 oleh Patriot Garuda Nusantara (PGN) sebagai pelanggaran hak asasi manusia. PGN membubarkan acara tersebut, yang merupakan tandingan dari World Water Forum 2024, dengan alasan tidak mematuhi imbauan Pejabat Gubernur Bali.

Peneliti hukum TII, Christina Clarissa Intania, menyatakan bahwa forum masyarakat sipil adalah bagian dari demokrasi untuk menyampaikan pendapat. Pembatasan forum ini melanggar hak konstitusional untuk berkumpul dan berpendapat. Dia mempertanyakan dasar imbauan lisan dari Pejabat Gubernur Bali sebagai alasan pembubaran, dan menegaskan bahwa pembatasan hak asasi harus ditetapkan melalui undang-undang agar sesuai dengan konstitusi.

”Hak untuk berkumpul dan mengeluarkan pendapat jelas dilindungi konstitusi," ujar dia dalam keterangan tertulis, Rabu, 22 Mei 2024.

Christina merujuk pada Pasal 28J ayat (2) UUD 1945 tentang pembatasan hak asasi manusia dan menekankan bahwa pembubaran paksa tersebut dapat merusak citra demokrasi Indonesia di mata delegasi internasional yang menghadiri World Water Forum, serta menurunkan kepercayaan publik terhadap demokrasi dan pemerintah.

Koordinator Nasional Koalisi Rakyat untuk Hak atas Air (KRUHA), Reza Sahib, menyatakan bahwa anggota PGN beberapa kali mendatangi lokasi acara dan meminta agar PWF 2024 dihentikan. Menurut Reza, PWF 2024 adalah forum masyarakat sipil yang mengkritisi privatisasi air dan mendorong pengelolaan air untuk kesejahteraan rakyat. Reza menjelaskan bahwa PGN menggunakan cara-cara paksa dan melanggar hukum, termasuk merampas atribut acara dan melakukan kekerasan fisik terhadap beberapa peserta forum.

Dalam membubarkan kegiatan, Reza mengatakan ormas PGN menggunakan cara-cara yang memaksa dan melanggar hukum. Dia mencatat, kelompok ini telah merampas banner, baliho, dan atribut agenda secara paksa. "Bahkan melakukan kekerasan fisik kepada beberapa peserta forum," kata dia dalam keterangan tertulis, Senin, 20 Mei 2024.

Reza juga menilai alasan PGN untuk membubarkan acara tidak memiliki dasar akademis, menggunakan imbauan lisan Pejabat Gubernur Bali sebagai dalih yang tidak memiliki kekuatan hukum memaksa. Dia menegaskan bahwa imbauan tersebut melanggar konstitusi yang menjamin kebebasan berkumpul, berekspresi, dan menyampaikan pendapat. 

Intimidasi terhadap panitia PWF ini bukan pertama kalinya terjadi; sebelumnya, beberapa panitia juga menerima ancaman dan teror dari aparat negara yang meminta agar acara tidak dilaksanakan, serta pembatalan beberapa lokasi acara akibat intimidasi terhadap pengelola tempat.

Apa itu People’s Water Forum?

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

People’s Water Forum adalah ruang koordinasi untuk Gerakan Keadilan Air dari seluruh dunia. Gerakan Air Internasional ini menentang Forum Air Dunia yang diselenggarakan setiap tiga tahun oleh Dewan Air Dunia (WWC). Mereka menilai forum tersebut didominasi oleh kepentingan perusahaan swasta, lembaga keuangan, dan pemerintah, yang berfokus pada privatisasi dan komersialisasi air.

Dewan Air Dunia (WWC): Platform yang Tidak Demokratis

Dibentuk pada 1996, WWC memiliki 358 anggota yang meliputi perusahaan besar (AquaFed, Suez, Coca-Cola, Nestle),lembaga keuangan internasional (Bank Dunia), dan organisasi PBB (UNESCO, UNDP). Gerakan Air Internasional mengkritik debat yang diselenggarakan WWC tidak inklusif, demokratis, atau memperjuangkan kepentingan bersama terkait air.

Forum Air Dunia Alternatif: Suara Masyarakat Sipil

Sebagai alternatif, Gerakan Air Internasional menyelenggarakan Forum Air Dunia Alternatif (AWWF) sejak 2006. Forum ini bertujuan untuk:

  • Memperdalam refleksi dan debat demokratis tentang air.
  • Memfasilitasi pertukaran pengalaman.
  • Mengembangkan solusi alternatif.
  • Mengartikulasikan aksi oleh gerakan masyarakat sipil.

AWWF telah diadakan di Meksiko (2006), Istanbul (2009), Marseille (2012), Brasilia (2018), dan Dakar (2022).

Gerakan Air Internasional percaya bahwa AWWF bukan lagi sekadar forum alternatif, tetapi forum yang dibutuhkan masyarakat, komunitas, dan pemerintah. AWWF menjunjung tinggi air sebagai hak asasi manusia dan sumber bersama yang vital, serta memiliki representasi yang lebih besar, yang kini mereka sebut sebagai Forum Air Rakyat.

MICHELLE GABRIELA | ANDI ADAM FATURAHMAN | HAN REVANDA PUTRA
Pilihan editor: AJI Denpasar Sebut Pembatasan Kebebasan Berekspresi Masyarakat Bali Terjadi Tiap Ada Acara Internasional dari G20 Hingga WWF

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

PNM Serahkan Bantuan untuk Rumah Ibadah di Bali

21 jam lalu

PNM Peduli menyalurkan bantuan Perbaikan sarana ibadah Pura Paibon Bendesa Manik Mas di Banjar Tegal Gede, Desa Pemecutan Kelod, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar Bali. Dok. Humas PNM
PNM Serahkan Bantuan untuk Rumah Ibadah di Bali

Rumah ibadah yang mendapat bantuan adalah Pura Paibon Bendesa Manik Mas di Banjar Tegal Gede, Denpasar.


Polda Bali Jelaskan Kronologi Helikopter Jatuh Diduga karena Lilitan Benang Layangan

1 hari lalu

Petugas memeriksa helikopter Bell-505 yang dioperasikan PT. Whitesky Aviation setelah jatuh di kawasan Suluban, Badung, Bali, Jumat 19 Juli 2024. Helikopter tur wisata dengan nomor registrasi PK-WSP tersebut melakukan upaya pendaratan darurat dan mengalami kecelakaan karena terlilit tali layangan yang mengakibatkan seorang pilot dan empat penumpangnya terluka. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf
Polda Bali Jelaskan Kronologi Helikopter Jatuh Diduga karena Lilitan Benang Layangan

Polda Bali jelaskan awal mula helikopter jatuh hanya beberapa menit usai take off untuk tur.


Kemenhub: 2 WNA Australia Korban Kecelakaan Helikopter di Pecatu Bali Selamat

1 hari lalu

Petugas memeriksa helikopter Bell-505 yang dioperasikan PT. Whitesky Aviation setelah jatuh di kawasan Suluban, Badung, Bali, Jumat 19 Juli 2024. Helikopter tur wisata dengan nomor registrasi PK-WSP tersebut melakukan upaya pendaratan darurat dan mengalami kecelakaan karena terlilit tali layangan yang mengakibatkan seorang pilot dan empat penumpangnya terluka. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf
Kemenhub: 2 WNA Australia Korban Kecelakaan Helikopter di Pecatu Bali Selamat

Kemenhub menyatakan dua dari korban kecelakaan helikopter adalah warga negara asing atau WNA asal Australia.


The Nusa Dua Bali jadi Tuan Rumah Kompetisi Street Dance Internasional, Terbesar di Indonesia

1 hari lalu

Peserta kompetisi street dance internasional di Nusa Dua, Bali, Kamis, 18 Juli 2024 (Dok. ITDC)
The Nusa Dua Bali jadi Tuan Rumah Kompetisi Street Dance Internasional, Terbesar di Indonesia

Kompetisi street dance ini diharapkan mampu menjadi magnet bagi para dancer dan wisatawan pecinta dance dari seluruh dunia untuk datang ke Bali.


Alasan KPU Bali Ingin Pengurangan Baliho Pilkada Dimulai dari Denpasar dan Badung

1 hari lalu

Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan saat menerima kunjungan awak media di kantor KPU Provinsi Bali di Denpasar, Bali, Sabtu, 5 November 2022 [Tempo/Eka Yudha Saputra]
Alasan KPU Bali Ingin Pengurangan Baliho Pilkada Dimulai dari Denpasar dan Badung

KPU Bali meyakini tingkat pendidikan pemilih di Denpasar dan Badung sudah cukup bagus.


Helikopter Jatuh di Bali Gara-gara Layang-Layang? Basarnas Minta Masyarakat Tak Berspekulasi

1 hari lalu

Basarnas Bali saat evakuasi helikopter jatuh di Desa Pecatu, Denpasar, Jumat (19/7/2024). ANTARA/ho-Basarnas Bali
Helikopter Jatuh di Bali Gara-gara Layang-Layang? Basarnas Minta Masyarakat Tak Berspekulasi

Sebuah helikopter tipe Bell 505 milik PT. Whitesky Aviation jatuh di Suluban, Desa Pecatu, Badung, Bali. Lima penumpang selamat.


Basarnas Bali Evakuasi Korban Helikopter Jatuh di Desa Pecatu Badung, Bali

1 hari lalu

Helikopter Bell 505 Jet Ranger X milik PT Whitesky Aviation berkapasitas empat penumpang terbang di ketinggian 500 kaki di Tangerang Selatan, Selasa, 31 Desember 2019. TEMPO/Francisca Christy Rosana
Basarnas Bali Evakuasi Korban Helikopter Jatuh di Desa Pecatu Badung, Bali

Basarnas Bali mengevakuasi lima orang korban dari helikopter yang jatuh di Suluban, Desa Pecatu, Badung, Bali.


Helikopter Jatuh di Bali Diduga Akibat Terlilit Tali Layangan

1 hari lalu

Penumpang bersiap menaiki Helikopter jenis Bell 505 milik PT. WhiteSky Aviation untuk mudik Lebaran ke Bandung di Cengkareng Heliport Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat, 29 April 2022. Tarif mudik dengan heli ini untuk sekali terbangnya mencapai Rp 8 juta ke Bandung dan Rp 12 juta untuk rute Cirebon dengan durasi penerbangan 40 menit. ANTARA/Muhammad Iqbal
Helikopter Jatuh di Bali Diduga Akibat Terlilit Tali Layangan

Satu unit helikopter milik PT Whitesky Aviation di Suluban Pecatu, Kuta Selatan, Bali, dengan nomor PK-WSP type Bell 505 mengalami kecelakaan.


KPU Bali Sebut Rencana Pilkada 2024 Tanpa Baliho Tak Bisa Masuk PKPU, Apa Alasannya?

1 hari lalu

Ketua KPU Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan diwawancara soal kesepakatan kampanye tanpa baliho di Denpasar, Kamis, 18 Juli 2024. ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari
KPU Bali Sebut Rencana Pilkada 2024 Tanpa Baliho Tak Bisa Masuk PKPU, Apa Alasannya?

KPU Bali akan membuat kesepakatan bersama peserta Pilkada 2024 di Pulau Dewata agar tidak ada penggunaan baliho.


Kronologi Kecelakaan Tunggal yang Tewaskan Suami Aktris Jennifer Coppen di Bali

2 hari lalu

Jennifer Coppen dan Dali Wassink. Foto: Instagram.
Kronologi Kecelakaan Tunggal yang Tewaskan Suami Aktris Jennifer Coppen di Bali

Suami Jennifer Coppen, Dali Wassink tewas dalam kecelakaan tunggal di Bali pada Kamis dini hari, 18 Juli 2024 sekitar pukul 02.00 WITA.