Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Secarik Kilas Balik Lengsernya Presiden Soeharto dan Lahirnya Era Reformasi

image-gnews
Soeharto mundur dari jabatannya sebagai Presiden Indonesia pada tanggal 21 Mei 1998 setelah 32 tahun menjabat. wikipedia.org
Soeharto mundur dari jabatannya sebagai Presiden Indonesia pada tanggal 21 Mei 1998 setelah 32 tahun menjabat. wikipedia.org
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Seminggu setelah Kerusuhan Mei 1998, kerusuhan besar yang melanda berbagai kota di Indonesia pada 13-14 Mei 1998, selanjutnya tanggal 21 Mei 1998 menjadi titik balik sejarah bagi Indonesia dengan lahirnya reformasi.

Setelah lebih dari tiga dekade berkuasa, Presiden Soeharto secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan presiden, membebaskan negara itu dari cengkeraman Orde Baru yang telah berlangsung lama.

Keputusan ini datang sebagai respons terhadap tekanan yang tak kenal lelah dari gerakan reformasi yang dipelopori oleh mahasiswa dan didukung oleh berbagai elemen masyarakat.

Perjalanan Menuju Pengunduran Diri

Seminggu sebelum pengunduran diri, Indonesia diliputi gejolak. Krisis ekonomi yang berkepanjangan, diiringi dengan tuntutan reformasi dari mahasiswa dan rakyat, memicu demonstrasi besar-besaran di berbagai daerah.

Tragedi Trisakti pada 12 Mei 1998, di mana 4 mahasiswa Universitas Trisakti gugur akibat tembakan tentara, menjadi titik balik yang semakin memperkuat desakan reformasi.

Pada 19 Mei 1998, Soeharto bertemu dengan sejumlah tokoh Islam, termasuk Nurcholis Madjid dan Gus Dur. Dalam pertemuan tersebut, para tokoh menyampaikan situasi terkini dan mendesak Soeharto untuk mundur. Soeharto menolak permintaan tersebut, namun ia menawarkan pembentukan Komite Reformasi.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Namun, penolakan Soeharto tak menyurutkan semangat rakyat. Demonstrasi terus berlangsung, dan massa semakin banyak yang berkumpul di gedung MPR/DPR. Di tengah situasi genting ini, Amien Rais mengajak massa untuk berkumpul di Monas untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional.

Pada 20 Mei 1998, akses menuju Monas diblokir oleh aparat menggunakan kawat berduri. Hal ini dilakukan untuk mencegah massa memasuki kompleks Monas. Amien Rais kemudian meminta massa untuk membatalkan agenda karena khawatir akan memakan korban jiwa.

Meskipun demikian, ribuan mahasiswa tetap bertahan dan semakin banyak yang datang ke gedung MPR/DPR untuk mendesak Soeharto mundur. Tekanan politik semakin kuat, dan Soeharto dihadapkan pada pilihan sulit.

Pengunduran Diri Soeharto dan Lahirnya Era Reformasi

Akhirnya, pada Kamis, 21 Mei 1998, pukul 09.05 WIB, Soeharto mengumumkan pengunduran dirinya dari Istana Merdeka. Pengumuman ini disambut dengan sorak gembira oleh rakyat yang telah lama menanti perubahan.

Lengsernya Presiden Soeharto menandai berakhirnya era Orde Baru dan dimulainya era Reformasi. Era ini membawa angin segar bagi demokrasi dan kebebasan di Indonesia.

M RAFI AZHARI | DEWI NURITA | HENDRIK KHOIRUL MUHID
Pilihan editor: Mei Bulan Reformasi: Kapan #Reformasidikorupsi Mulai Muncul, Apa Pencetusnya?

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Presiden Prancis Tangguhkan Reformasi Pemilu di Kaledonia Baru

6 hari lalu

Asap mengepul dari api di tengah kerusuhan menentang rencana untuk mengizinkan lebih banyak orang mengambil bagian dalam pemilihan lokal di wilayah yang dikuasai Prancis, yang ditolak oleh pengunjuk rasa penduduk asli Kanak, di Noumea, Kaledonia Baru 14 Mei 2024. Djelyna Lebonwacalie/via REUTERS
Presiden Prancis Tangguhkan Reformasi Pemilu di Kaledonia Baru

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan menunda rencana reformasi pemilu di wilayah luar negerinya di Kaledonia Baru.


25 Tahun Silam, 7 Juni 1999 Kali Pertama Pemilu Digelar di Era Reformasi Diikuti 48 Partai Politik

11 hari lalu

Presiden Republik Indonesia ketiga, Prof. Ing. B.J. Habibie menerima penghargaan dari Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Husni Kamil Manik (kanan) didampingi Komisioner KPU, HadarNafis Gumay (kiri) di kediamannya, di Jakarta, 29 Desember 2014. Habibie menerima penghargaan Lifetime Achievement atas jasanya memastikan adanya percepatan Pemilu 1999. TEMPO/Dhemas Reviyanto
25 Tahun Silam, 7 Juni 1999 Kali Pertama Pemilu Digelar di Era Reformasi Diikuti 48 Partai Politik

Pada 7 Juni 1999 atau 25 tahun silam, untuk pertama kalinya pemilihan umum atau pemilu digelar di era reformasi, diikuti 48 partai politik.


Banyak Gen Z Mengaggur, Menaker: Ini Terendah Sejak Reformasi

22 hari lalu

Suasana acara Mega Career Expo Jakarta di Gedung Serbaguna Senayan, Jakarta, 18 Mei 2024. Pameran bursa kerja yang menawarkan ribuan lowongan kerja tersebut berlangsung dua hari 17-18 Mei 2024. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Banyak Gen Z Mengaggur, Menaker: Ini Terendah Sejak Reformasi

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah merespons soal banyaknya generasi Z atau gen Z yang menganggur. Ia menyatakan rentang usia 15-24 tahun memang menjadi penyumbang terbesar angka pengangguran sebesar 16,42 persen.


HIPMI Sebut BPK Perlu Reformasi Struktural, Harus Jauh dari Unsur Politis

24 hari lalu

Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Achsanul Qosasi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) BTS 4G Kominfo. Hal itu disampaikan oleh Direktur Penyidik Jaksa Agum Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kuntadi di Gedung Bundar Kejaksaan Agung pada Jumat, 3 November 2023. TEMPO/Yuni Rahmawati
HIPMI Sebut BPK Perlu Reformasi Struktural, Harus Jauh dari Unsur Politis

Sekjen HIPMI menilai BPK sudah pada level membahayakan kehidupan bernegara, karena maraknya penyalahgunaan wewenang.


Susunan Kabinet Reformasi Pembangunan BJ Habibie Setelah Soeharto Lengser, 36 Menteri Menjabat 1 Tahun

25 hari lalu

Presiden BJ Habibie saat sidang umum Tahun 1999 di Gedng MPR/DPR. BJ Habibie menjadi Presiden RI menggantikan Soeharto yang mengundurkan diri dari jabatan presiden pada 21 Mei 1998. Dok.TEMPO/ROBIN ONG
Susunan Kabinet Reformasi Pembangunan BJ Habibie Setelah Soeharto Lengser, 36 Menteri Menjabat 1 Tahun

Setelah Soeharto lengser, Presiden BJ Habibie bentuk Kabinet Reformasi Pembangunan dengan 36 menteri. Kabinet tersingkat, hanya 1 tahun.


Deretan Fakta Menjelang Reformasi Mei 1998 dan Soeharto Lengser

27 hari lalu

Suasana kegembiraan meliputi kalangan mahasiswa di depan pesawat televisi di gedung MPR/DPR RI ketika Presiden Soeharto menyatakan berhenti sebagai presiden RI, di Jakarta, Kamis, 21 Mei 1988. Wapres BJ Habibie selanjutnya menjadi presiden ketiga RI. ANTARA/Saptono
Deretan Fakta Menjelang Reformasi Mei 1998 dan Soeharto Lengser

Reformasi Mei 1998 jadi titik balik penting sejarah. Soeharto lengser, krisis moneter, pelanggaran HAM, demonstrasi mahasiswa menjadi isu saat itu.


Langkah-langkah Sebelum Soeharto Lengser, Apa Saja yang Dilakukannya?

27 hari lalu

Soeharto mundur dari jabatannya sebagai Presiden Indonesia pada tanggal 21 Mei 1998 setelah 32 tahun menjabat. wikipedia.org
Langkah-langkah Sebelum Soeharto Lengser, Apa Saja yang Dilakukannya?

Peristiwa Soeharto lengser pada 21 Mei 1998 menandai berakhirnya era Orde Baru dan membuka jalan era reformasi. Apa yang dilakukannya sebelum mundur?


Amnesty International: Reformasi Putar Balik, Kebebasan Sipil Kian Terancam

28 hari lalu

Mahasiswa meluber hingga ke kubah Grahasabha Paripurna ketika menggelar unjuk rasa yang menuntut reformasi menyeluruh, Selasa, 19 Mei 1998. Unjuk rasa mahasiswa yang datang dari Jakarta dan sejumlah kota di Jawa dan sumatera tersebut berlangsung dengan aman. ANTARA FOTO/Saptono
Amnesty International: Reformasi Putar Balik, Kebebasan Sipil Kian Terancam

Amnesty International Indonesia menilai Reformasi sedang putar balik, menjauh dari cita-cita dan agenda kebebasan sipil yang diperjuangkan pada 1998.


Peringati 26 Tahun Reformasi, Aktivis Singgung Kemunduran Demokrasi

28 hari lalu

Aktivis pro demokrasi Usman Hamid saat berorasi dalam Aksi Sejagad yang diikuti elemen gerakan Gejayan Memanggil hingga Forum Cik Ditiro di halaman Kantor KPU DIY Rabu, 24 April 2024. Tempo/Pribadi Wicaksono
Peringati 26 Tahun Reformasi, Aktivis Singgung Kemunduran Demokrasi

Aktivis menyebut situasi demokrasi pasca reformasi Indonesia semakin memburuk, bahkan berada dalam posisi yang disebut sebagai demokrasi yang cacat.


3 Kejadian Sebelum Soeharto Lengser: Peristiwa Gejayan, Tragedi Trisakti, dan Kerusuhan Mei 1998

28 hari lalu

Seorang mahasiswa menabur bunga memperingati tragedi 12 Mei 1998 di kampus Universitas Trisakti, Jakarta (12/5).  ANTARA/Paramayuda
3 Kejadian Sebelum Soeharto Lengser: Peristiwa Gejayan, Tragedi Trisakti, dan Kerusuhan Mei 1998

Hari ini, 21 Mei 1998, menjadi awal bagi era reformasi dan runtuhnya Orde Baru setelah Presiden Soeharto lengser. Apa peristiwa yang memicunya?