Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

KSAD Jenderal Dudung Sebut Jumlah Kekuatan TNI Angkatan Darat Belum Ideal

image-gnews
Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Dudung Abdurachman saat wawancara dengan Tempo di ruang kerjanya, Markas Besar TNI Angkatan Darat, Gambir, Jakarta Pusat, Senin, 14 Mei 2023. [Tempo/Eka Yudha Saputra]
Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Dudung Abdurachman saat wawancara dengan Tempo di ruang kerjanya, Markas Besar TNI Angkatan Darat, Gambir, Jakarta Pusat, Senin, 14 Mei 2023. [Tempo/Eka Yudha Saputra]
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Dudung Abdurachman mengatakan segi kekuatan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat atau TNI AD masih belum ideal. 

Pasalnya, kata Dudung, saat ini jumlah personel TNI AD masih berjumlah 76 persen atau 400 ribu dari jumlah personel ideal dari segi kekuatan. 

“Idealnya hampir 500 ribu. Tapi yang ideal itu harus sebanding dengan anggaran,” kata Dudung saat ditemui Tempo di kantornya di Markas Besar AD di Jakarta Pusat, Senin 15 Mei 2023.

Dudung mengungkapkan penyebab kurangnya jumlah personel dari garis ideal karena masalah anggaran. Sebab, kata dia, porsi anggaran masih banyak dialokasikan untuk belanja pegawai dan biaya rutin. Ia mengakui ada keterbatasan anggaran pada batalion dan komando daerah militer. 

Alutsista (alat utama sistem persenjataan) juga sama. Kami menyesuaikan anggaran,” ujarnya. 

Dudung mengatakan sekitar 60 persen alutsista untuk Angkatan Darat. Namun ia menuturkan jumlah itu pun tidak cukup banyak. 

Di tengah keterbatasan anggaran tersebut, Dudung berupaya melakukan efisiensi dan apa yang dia sebut mengembalikan TNI Angkatan Darat pada trahnya. Salah satu yang ia lakukan adalah penerimaan Sekolah Staf Komando Angkatan Darat (Seskoad) harus melalui seleksi ketat. Sebab, kata dia, hal ini berpengaruh pada pola pembinaan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

“Sebelum saya memimpin, tidak ada seleksi sehingga begitu mudahnya (orang masuk Seskoad). Akhirnya, mereka (lulusan Seskoad) mengajukan tuntutan, dong. "Saya sudah sekolah, saya minta (pangkat) kolonel, jabatan." Kalau sebelumnya, seperti zaman Pak Mulyono (KSAD 2015-2018), ada seleksi,” papar Dudung.

Selain di level menengah, Dudung juga menyerahkan wewenang werving (pengarahan dan penerimaan personel TNI) kepada Panglima Komando Daerah Militer. “Kalau untuk taruna kan kewenangannya di KSAD,” ujarnya. 

Dudung menyebut dampak kebijakannya, salah satunya adalah agar tidak terjadi anggota menumpuk di level menengah. Sebab, kata dia, seleksi Seskoad tidak mudah dan butuh persiapan meliputi fisik dan jasmani, kemudian kesehatan, akademik, dan psikologi. 

“Persiapan untuk ke Seskoad tidak saat seseorang berpangkat mayor. Saya saja dari letnan satu sudah mempersiapkan akan ke Seskoad saat nanti berpangkat mayor,” kata Dudung. 

EKA YUDHA SAPUTRA | ABDUL MANAN | SETRI YASRA | IWAN KURNIAWAN | ANTON APRIANTO

Pilihan Editor: KSAD Dudung Abdurachman Nilai Terlalu Berlebihan Jika Anggap Revisi UU TNI Kembalikan Orde Baru

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Ketika Menkopolhukam, Kapolri, KSAD, dan Jaksa Agung Bersama-sama Ikuti Bhayangkara Fun Walk 2024

10 jam lalu

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Hadi Tjahjanto, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, dan Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin membuka secara resmi acara
Ketika Menkopolhukam, Kapolri, KSAD, dan Jaksa Agung Bersama-sama Ikuti Bhayangkara Fun Walk 2024

Bhayangkara Fun Walk 2024 menjadi acara bertabur "bintang" karena akan diikuti sejumlah petinggi instansi hukum dan keamanan Indonesia.


Panglima TNI Hadiri Salat Iduladha 1445 H di Masjid Sunda Kelapa

5 hari lalu

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menghadiri pelaksanaan salat Iduladha 1445 Hijriah di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Senin, 17 Juni 2024. TEMPO/Alpin Pulungan
Panglima TNI Hadiri Salat Iduladha 1445 H di Masjid Sunda Kelapa

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menghadiri pelaksanaan salat Iduladha 1445 Hijriah di Masjid Agung Sunda Kelapa.


Kecanduan Judi Online atau Himpitan Ekonomi, TNI AD Dalami Motif Letda Rasid Tilap Rp876 Juta

7 hari lalu

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat Brigadir Jenderal Kristomei Sianturi saat ditemui di Polda Metro Jaya, Rabu, 10 Januari 2024. Tempo/M. Faiz Zaki
Kecanduan Judi Online atau Himpitan Ekonomi, TNI AD Dalami Motif Letda Rasid Tilap Rp876 Juta

Letda Rasid menilap dana satuan Brigade Infanteri 3/Tri Budi Sakti sebesar Rp 876 juta untuk judi online.


Mentan Amran Puji Gerakan Tanam TNI

18 hari lalu

Mentan Amran Puji Gerakan Tanam TNI

Apa yang dilakukan TNI adalah langkah pasti menuju Indonesia swasembada dan juga lumbung pangan dunia


Mentan Amran Dukung Tentara Swakelola Membangun Irigasi Pompanisasi di Sukabumi

18 hari lalu

Mentan Amran Dukung Tentara Swakelola Membangun Irigasi Pompanisasi di Sukabumi

Irigasi dan sarana prasarana perairan sangat penting untuk mendukung ketahanan pangan nasional


5 Fakta Museum Kavaleri yang Selesai Direnovasi Kementerian PUPR

31 hari lalu

Museum Kavaleri. Foto: Kementerian PUPR
5 Fakta Museum Kavaleri yang Selesai Direnovasi Kementerian PUPR

Renovasi Museum Kavaleri Indonesia telah selesai, Kementerian PUPR dedikasikan terhadap sejarah dan jasa-jasa Satuan Kavaleri TNI AD.


Renovasi Museum Kavaleri oleh Kementerian PUPR: Upaya Pelestarian Warisan Militer Indonesia

31 hari lalu

Museum Kavaleri. Foto: Kementerian PUPR
Renovasi Museum Kavaleri oleh Kementerian PUPR: Upaya Pelestarian Warisan Militer Indonesia

Renovasi Museum Kavaleri oleh Kementerian PUPR merupakan langkah dalam melestarikan warisan militer Indonesia. Kapan pemugaran dilakukan?


Sosok Dian Andriani Anggota Korps Wanita TNI AD Pertama Berpangkat Mayjen

35 hari lalu

Mayjen TNI AD, Dian Andriani. FOTO/instagram/dianandrianiratna
Sosok Dian Andriani Anggota Korps Wanita TNI AD Pertama Berpangkat Mayjen

Dian Andriani merupakan perempuan pertama yang mencapai pangkat Mayjen TNI AD di Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad).


Satgas Yonif 509 Kostrad Lakukan Koteka Barbershop di Wilayah Intan Jaya Papua, Apa Tugas dan Fungsi Utama Kostrad?

36 hari lalu

Prajurit Satgas Pamtas Mobile Yonif 509 Condromowo Kostrad, Koops Habema, di bawah pimpinan Lettu Inf Fardhana melaksanakan kegiatan program
Satgas Yonif 509 Kostrad Lakukan Koteka Barbershop di Wilayah Intan Jaya Papua, Apa Tugas dan Fungsi Utama Kostrad?

Calon suami Ayu Ting Ting dan Satgas Yonif 509 Kostrad melakukan program Koteka Barbershop. Apa tugas dan fungsi utama Kostrad?


Catatan Jual-Beli Amunisi Anggota TNI-Polri dan KKB di Papua

37 hari lalu

Puluhan amunisi milik Polres Paniai saat hendak dibawa ke Pospol 99 Distrik Baya Biru yang sempat diamankan petugas di bandara Nabire, Papua, Sabtu  19 Mei 2024. ANTARA/HO-Polres Nabire
Catatan Jual-Beli Amunisi Anggota TNI-Polri dan KKB di Papua

Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Faizal Ramadhani akui ada anggota TNI-Polri jual amunisi ke KKB. Berikut beberapa kasusnya.