Kasus Robot Trading Net89, Bareskrim Polri Terbitkan Red Notice Untuk 2 Tersangka

Motivator Mario Teguh menjalani pemeriksaan terkait robot trading Net89 PT. Simbiotik Multitalenta Indonesia di Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta. Kamis, 10 November 2022. Mario teguh tidak merasa adanya panggilan oleh penyidik, namun sebelumnya Kasubdit II Dittipideksus Bareskrim Polri Kombes Pol. Candra Kumara menjelaskan telah mengirimkan surat panggilan kepada Mario Teguh untuk dimintai keterangan pada Rabu 9 November. TEMPO/ Febri Angga Palguna

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menyatakan telah menerbitkan red notice atau surat perintah pencarian dan penangkapan terhadap dua orang tersangka kasus dugaan penipuan, penggelapan dan pencucian uang robot trading Net89. Kedua tersangka diduga berada di luar negeri. 

Kepala Sub Direktorat II Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Komisaris Besar Chandra Sukma Kumara mengungkapkan kedua tersangka itu adalah Andreas Andreyanto (AA) dan Lauw Swan Hie Samuel (LS). Meski begitu, ia belum mengetahui secara pasti keberadaan 2 tersangka tersebut.

"Tersangka yang lain ada di Indonesia, untuk dua tersangka yang masih buron atas nama AA dan LS sudah (terbitkan red notice)," kata Chandra kepada wartawan, Senin 5 Desember 2022.

Chandra mengungkapkan para tersangka lainnya saat ini masih belum dilakukan penahanan. Ia menyebut bahwa pihaknya masih berfokus melakukan penelusuran dan penyitaan terhadap beberapa aset milik para tersangka. Namun, menurut Chandra, terhadap para tersangka yang masih berada di Indonesia juga sudah dilakukan pencekalan.

"Kita masih memaksimalkan asset tracing para tersangka, dan para tersangka sudah kita cekal semua," kata dia.

8 tersangka, satu meninggal dunia

Diketahui bahwa Polri telah menetapkan 8 orang sebagai tersangka kasus  dugaan penipuan, penggelapan dan pencucian uang robot trading Net89 atau PT Simbiotik Multitalenta Indonesia (PT SMI). Satu tersangka bernama Hanny Suteja meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal di jalan tol Solo-Semarang pada Ahad, 30 Oktober 2022 lalu.

Tujuh tersangka lain dalam kasus Net89 tersebut adalah Andreas Andreyanto, Lauw Swan Hie Samuel, Erwin Saeful Ibrahim, Reza Shahrani alias Reza Paten, Alwin Aliwarga, Ferdi Iwan, dan David.

Pasal yang menjerat para tersangka 

Para tersangka itu dijerat dengan pasal berlapis. Mereka dijerat dengan Pasal 378 KUHP dan/atau Pasal 372 KUHP dan/atau Pasal 45 ayat 1 juncto Pasal 28 dan/atau Pasal 34 ayat 1 juncto Pasal 50 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Selain itu, mereka juga dijerat Pasal 69 ayat 1 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2011 tentang Tindak Pidana Transfer Dana dan/atau Pasal 46 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 198 tentang Perbankan.

Modus, jumlah korban hingga nama artis terseret

Penipuan robot tranding Net89 mencuat setelah sejumlah korban melaporkan kasus ini ke Bareskrim Polri pada 31 Oktober 2022. Berdasarkan penelusuran polisi, para pelaku menggunakan modus menawarkan paket investasi trading dengan skema ponzi dan investasi robot trading berkedok MLM Ebook (Net89).

Korban penipuan investasi robot trading Net89 ini diperkirakan mencapai 300 ribu orang dengan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp2 triliun. Dalam laporannya, para korban juga menyeret sejumlah artis seperti Atta Halilintar, Taqy Malik, Kevin Aprilio hingga Mario Teguh. Mereka disebut ikut mempromosikan robot trading tersebut. 






Kasus Gagal Ginjal Akut Bertambah 2, Begini Kronologinya

7 jam lalu

Kasus Gagal Ginjal Akut Bertambah 2, Begini Kronologinya

Kementerian Kesehatan memaparkan kronologi bertambahnya korban gagal ginjal akut. Dua kasus baru ditemukan di Jakarta dengan satu korban meninggal.


Mengenal Oplos Beras, Salah Satu Modus Umum Mafia Beras

11 jam lalu

Mengenal Oplos Beras, Salah Satu Modus Umum Mafia Beras

Mengoplos beras menjadi salah satu modus mafia beras. Selain itu, ada pula sejumlah modus lainnya untuk mempermain harga beras di pasaran.


Polisi Sebut Saksi Kunci Kasus Wowon Serial Killer Berada di Mesir

21 jam lalu

Polisi Sebut Saksi Kunci Kasus Wowon Serial Killer Berada di Mesir

Polisi sebut Wowon Serial Killer sulit untuk dimintai keterangan sehingga belum bisa ungkap motif pembunuhan berantai tersebut.


Suwito Ayub Masih Buron, Kilas Balik Kasus Direktur Operasional KSP Indosurya

1 hari lalu

Suwito Ayub Masih Buron, Kilas Balik Kasus Direktur Operasional KSP Indosurya

Salah satu tersangka kasus dugaan penipuan dan penyelewengan dana KSP Indosurya, Suwito Ayub masih buron. Ini kilas balik penipuan Rp 106 triliun


Krisdayanti Beri Minum Kopi Ameena, Memangnya Boleh?

1 hari lalu

Krisdayanti Beri Minum Kopi Ameena, Memangnya Boleh?

Ramai di medsos, Krisdayanti memberi minum kopi cucunya, Ameena yang baru berusia 11 bulan. Apakah bayi boleh mengonsumsi kopi?


Cerita Kasus Wowon Serial Killer: Pelaku Tunduk karena Iming-iming Harta, Percaya Tokoh Fiktif Aki Banyu

2 hari lalu

Cerita Kasus Wowon Serial Killer: Pelaku Tunduk karena Iming-iming Harta, Percaya Tokoh Fiktif Aki Banyu

Pelaku yang terlibat dalam Wowon serial killer menceritakan alasannya tunduk pada perintah Wowon Erawan.


Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Internasional Aplikasi Pornografi Bernilai Puluhan Miliar

2 hari lalu

Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Internasional Aplikasi Pornografi Bernilai Puluhan Miliar

Bareskrim Polri membongkar jaringan pornografi dan judi online lewat aplikasi bernama Bling2. Dikendalikan dari Kamboja dan Filipina.


5 Jurus dari Kominfo Hadapi Penipuan Online Modus Undangan Pernikahan

3 hari lalu

5 Jurus dari Kominfo Hadapi Penipuan Online Modus Undangan Pernikahan

Modus penipuan berbasis digital semakin gencar dilancarkan di dunia maya. Salah satunya dengan menyebarkan undangan pernikahan format file APK.


Bareskrim Buka Kembali Penyelidikan Kasus KSP Indosurya: dari Penipuan hingga Pencucian Uang

3 hari lalu

Bareskrim Buka Kembali Penyelidikan Kasus KSP Indosurya: dari Penipuan hingga Pencucian Uang

Bareskrim menyebut penyelidikan kasus KSP Indosurya berkaitan dengan perkara pokoknya (penipuan dan penggelapan) maupun tindak pidana pencucian uang.


OJK Tutup 5.861 Investasi dan Pinjol Ilegal Sejak 2017

3 hari lalu

OJK Tutup 5.861 Investasi dan Pinjol Ilegal Sejak 2017

Otoritas Jasa Keuangan atau OJK telah melakukan berbagai langkah untuk mencegah adanya investasi dan pinjaman online atau pinjol ilegal.