Muhadjir Effendy Minta Relokasi dan Rehabilitasi Korban Gempa Cianjur Segera Dilakukan

Presiden Joko Widodo (kedua kiri) didampingi Menko PMK Muhadjir Effendi (kiri) meninjau korban gempa bumi magnitudo 5,6 yang masih dirawat di RSUD Sayang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis 24 November 2022. Selain mengunjungi RSUD Sayang, Presiden juga mendatangi sejumlah lokasi terdampak bencana untuk memantu progres tanggap darurat pascagempa bumi di Kabupaten Cianjur pada Senin 21 November 2021. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, meminta kepada Bupati Cianjur soal kepastian warga terdampak gempa yang akan menempati lahan relokasi. Sehingga nanti ada langkah cepat penanganannya. 

"Nanti akan coba saya lihat (lahan) relokasi. Tapi Pak Bupati, saya mohon secepatnya ada kepastian siapa-siapa saja yang akan direlokasi. Secepatnya harus ada sosialisasi agar segera ada langkah-langkah cepat untuk penanganan relokasi," kata Muhadjir di Posko BNPB di komplek Pendopo Kabupaten Cianjur, Rabu 30 November 2022. 

Langkah lain yang sangat penting diperhatikan yaitu tahap rehabilitasi dan rekonstruksi. Hal itu berkaitan dengan bantuan dana langsung dari Presiden RI untuk mempercepat penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan rumah terdampak.  

Baca juga: Bupati Sayangkan Bantuan Korban Gempa Cianjur Tak Terkoordinasi Posko Utama

"Sesuai arahan dari Bapak Presiden untuk segera memberikan rasa nyaman dan rasa normal kembali," kata dia.

Dengan digelontorkannya bantuan dana langsung, lanjut Muhadjir, maka aktivitas masyarakat bisa kembali normal seperti sediakala dengan berbagai kesibukan mereka. "Soal nanti bagaimana penatalaksanaannya di lapangan, tentu akan kita lihat sambil berjalan," ujar dia.  

Secara umum, Muhadjir menilai berbagai upaya penanganan pascabencana gempa  Cianjur, sejauh ini sudah sangat luar biasa. Berbagai elemen terlibat langsung membantu penanganannya di lapangan. 

"Selama 10 hari tim bekerja secara spartan. Tim menunjukkan performa yang luar biasa, sehingga semua data sudah bisa disampaikan dengan rapi. Sehingga dalam waktu yang tidak lama, penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi bisa segera dimulai sesuai arahan dari Bapak Presiden," kata dia.

Sementara berkaitan dengan korban yang masih dalam pencarian, Muhadjir menyarankan agar tetap dilakukan. Seperti diketahui, hingga Selasa 29 November 2022 masih terdapat 13 korban jiwa yang dilaporkan hilang dan dalam proses pencarian. 

"Tetapi bagaimana pun harus ada batas (waktu). Tidak mungkin dilakukan terus-menerus. Karena itu nanti saya mohon ada pemberian pemahaman kepada warga, terutama ahli waris di mana keluarganya belum bisa ditemukan," ujar dia.  

Sedangkan bagi korban terdampak yang masih hidup atau mengalami luka, Muhadjir memastikan mereka tetap terlayani maksimal. Termasuk juga kebutuhan biaya hidup mereka.  

"Untuk pemberian kebutuhan biaya hidup sehari-hari, juga harus sudah diberikan," pungkasnya. 

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Letnan Jenderal Suharyanto, menambahkan pendataan rumah terdampak gempa masih terus berjalan. Data hasil verifikasi di lapangan yang sudah tercatat sebanyak 14.420 unit.  

"Data ini yang sudah terverifikasi. Artinya sudah dicek berdasarkan parameter-parameter yang ditentukan, yang selama ini menjadi pedoman kita, mana yang rusak berat, rusak sedang, dan rusak ringan," kata dia. 

Data tersebut nanti akan dibuatkan SK oleh Bupati Cianjur yang disesuaikan dengan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setempat. Setelah ada SK-nya, data akan dilaporkan ke Kementerian Keuangan. 

"Kami sudah berkoordinasi. Mudah-mudahan tahap awal ini anggarannya sudah bisa masuk ke DIPA BNPB untuk dan bisa segera disalurkan ke masyarakat terdampak untuk tahap pertama. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pak Bupati karena ada keinginan dari bapak Presiden untuk segera memberikan bantuan secara langsung," ujar dia. 

Baca juga: Pengungsi Gempa Cianjur Mulai Terserang Penyakit, Terbanyak Terkena ISPA

DEDEN ABDUL AZIZ






Dianggap Tak Maksimal Tangani Pasca- Gempa, 2 Pejabat Pemerintah Kabupaten Cianjur Mundur

22 jam lalu

Dianggap Tak Maksimal Tangani Pasca- Gempa, 2 Pejabat Pemerintah Kabupaten Cianjur Mundur

Dua pejabat di Pemerintah Kabupaten Cianjur mundur. Keduanya diduga mundur lantaran dianggap tak maksimal menangani pasca- gempa.


Tuntut Bertemu Bupati, Korban Gempa Dirikan Tenda di Alun-Alun Cianjur

6 hari lalu

Tuntut Bertemu Bupati, Korban Gempa Dirikan Tenda di Alun-Alun Cianjur

Massa mendesak bertemu dengan Bupati Cianjur Herman Suherman. Mereka menuntut Herman transparan dalam kelola dana gempa Cianjur.


Begini Kata Menko PMK Muhadjir Effendy Soal Menpora Jadi Calon Ketua PSSI

6 hari lalu

Begini Kata Menko PMK Muhadjir Effendy Soal Menpora Jadi Calon Ketua PSSI

Menko PMK, Muhadjir Effendy, tak mepermasalahkan langkah Menpora Zainudin Amali mencalonkan diri menjadi wakil ketua PSSI.


Gempa Cianjur Getarkan Jakarta Dini Hari Akibat Aktivitas Sesar Cugenang

7 hari lalu

Gempa Cianjur Getarkan Jakarta Dini Hari Akibat Aktivitas Sesar Cugenang

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Cugenang.


Cianjur Diguncang 3 Kali Gempa, Warga Kembali ke Tenda Pengungsian

7 hari lalu

Cianjur Diguncang 3 Kali Gempa, Warga Kembali ke Tenda Pengungsian

Warga yang telah kembali ke rumahnya masing-masing kembali bermukim di tenda pengungsian pasca tiga gempa yang mengguncang dini hari tadi.


Cianjur Kembali Diguncang Gempa, Ada Warga yang Mengalami Luka-luka

7 hari lalu

Cianjur Kembali Diguncang Gempa, Ada Warga yang Mengalami Luka-luka

Sejumlah warga dikabarkan mengalami luka-luka karena tertimpa bagian bangunan setelah gempa kembali mengguncang Cianjur pada dini hari tadi.


Cianjur Diguncang Gempa Magnitudo 4,4, Getarannya Terasa hingga Jakarta

7 hari lalu

Cianjur Diguncang Gempa Magnitudo 4,4, Getarannya Terasa hingga Jakarta

Gempa berkekuatan Magnitudo 4,4 mengguncang Cianjur, Jawa Barat pada hari Selasa, 24 Januari 2023 pukul 02.45 WIB.


Banyak Gempa Kuat Belakangan Ini, Kenapa BMKG Bilang Masih Wajar?

14 hari lalu

Banyak Gempa Kuat Belakangan Ini, Kenapa BMKG Bilang Masih Wajar?

Simak wawancara Tempo.co dengan Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono tentang situasi kegempaan di Tanah Air belakangan ini.


PUPR: 151 Rumah dengan Teknologi RISHA untuk Korban Gempa Cianjur Sedang Dibangun

14 hari lalu

PUPR: 151 Rumah dengan Teknologi RISHA untuk Korban Gempa Cianjur Sedang Dibangun

PUPR membangun 151 unit hunian tetap (huntap) tahap II pasca-bencana gempa bumi untuk masyarakat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.


Bantuan Rp 1 Juta untuk Hunian Sementara Korban Gempa Cianjur Ditunda, Ini Sebabnya

14 hari lalu

Bantuan Rp 1 Juta untuk Hunian Sementara Korban Gempa Cianjur Ditunda, Ini Sebabnya

Pemerintah Kabupaten Cianjur menunda bantuan uang Rp 1 juta per kepala keluarga korban gempa Cianjur untuk membangun hunian darurat.