4 Babak Perseteruan antara Ferdy Sambo dan Agus Andrianto di Kasus Ismail Bolong

Editor

Amirullah

Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto memberikan keterangan pers terkait kasus kematian Brigadir J, di Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 9 Agustus 2022. Agus Andrianto mengatakan bahwa Ferdy Sambo menyuruh melakukan dan membuat skenario peristiwa seolah-olah terjadi peristiwa tembak-menembak di rumah dinas Ferdy di Duren Tiga. TEMPO/ Febri Angga Palguna

TEMPO.CO, Jakarta - Ismail Bolong menjadi viral karena video pengakuan kegiatan bisnis tambang ilegalnya di Kalimantan Timur muncul ke publik beberapa waktu lalu. Ismail pernah berdinas di Polres Samarinda dengan jabatan sebagai anggota intelejen. Dalam pengakuannya Ismail mengaku menyetor uang hasil tambang ke pejabat tinggi di Mabes Polri. 

Belakangan, diketahui video tersebut merupakan video hasil pemeriksaan Divisi Propam Polri yang saat itu ditangani oleh eks Karo Paminal Polri, Hendra Kurniawan. Ismail secara spesifik menyebut dirinya menyetor Rp2 miliar tiap bulannya kepada Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto. Kasus tersebut ditangani oleh Div propam Polri sewaktu dikepalai oleh Ferdy Sambo.

Berikut rangkuman terhadap perkembangan kasus tersebut hingga Selasa, 29 November 2022.

1. Agus Andrianto pernah diperiksa

Sambo mengakui dirinya pernah memeriksa Ismail Bolong dan Kabareskrim Agus Andrianto. Hal tersebut diungkapkan Sambo pada Senin, 28 November 2022, ketika jeda sidang perkara pembunuhan Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. “Sempat, sempat itu (periksa Ismail Bolong dan Kabareskrim),” kata Ferdy Sambo.

Baca: Kasus Ismail Bolong, YLBHI: Polisi  Jadi Pelindung Pelaku Kejahatan

Eks Kadiv Propam Mabes Polri tersebut juga berkata semua berkas hasil penyelidikan saat ini sudah berada di kepolisian. Jadi, ia menyarankan agar menanyakan perkembangan kasus Ismail Bolong kepada Polri.

2. Kabareskrim tantang buka-bukaan

Agus memberikan tanggapannya terhadap pengakuan Ferdy Sambo yang mengaku pernah memeriksa dirinya terkait dugaan mafia tambang. Jenderal bintang tiga tersebut membantah pernah diperiksa oleh Sambo cs di Divisi Propam Polri. Ia bahkan menantang Ferdy Sambo untuk membuka hasil Berita Acara Pemeriksaan (BAP) jika memang Sambo pernah memeriksa dirinya. "Seingat saya nggak pernah ya. Saya belum lupa ingatan," kata Kabareskrim Agus kepada wartawan, Selasa 29 November 2022.

3. Tanggapi tantangan buka-bukaan

Menanggapi tantangan Kabareskrim yang menyuruh buka-bukaan soal BAP hasil penyelidikan Propam, Sambo berkata itu merupakan wewenang kepolisian. Hal tersebut diucapkannya setelah selasainya persidangan pembunuhan Brigadir J pada Selasa, 29 November 2022, di PN Selatan. 

Sambo menyebut dirinya bukan lagi anggota kepolisian sehingga tidak memiliki wewenang untuk membuka hasil BAP tersebut. Namun, ia berkata semua berkas telah diserahkan kepada Kapolri untuk ditindaklanjuti. "Merekalah yang buka, kenapa saya, kan sudah ada,” kata Ferdy Sambo.

4. Sambo sarankan kasus dialihkan ke instansi lain

Dalam sela sidang perkara pembunuhan Brigadir J pada Selasa 29 November 2022, Sambo sempat mengutarakan agar kasus Ismail Bolong dikerjakan oleh instansi selain kepolisian. Pada mulanya, ia meminta perkara Ismail Bolong ditanyakan ke kepolisian. Sebab, Sambo menyebut telah memberikan semua berkas hasil penyelidikannya sewaktu bertugas menjadi Kadiv Propam kepada Kapolri. Ia juga menyebut jika Polri tidak mau menyelidiki kasus tersebut, lebih baik serahkan saja kasusnya kepada instansi negara lainnya yang berwenang.

“Kalau misalnya akan ditindaklanjuti, silakan tanya ke pejabat berwenang. Kalau tidak, silakan dikasih instansi lain yang melakukan penyelidikan, kan gitu,” kata Ferdy Sambo saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Baca: Kapolri Perintahkan Tangkap Ismail Bolong, Pengamat: Siapa yang Akan Memeriksa?

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Pengacara Chuck Putranto Sebut Tak Ada Bukti Kliennya Perusak DVR CCTV

14 jam lalu

Pengacara Chuck Putranto Sebut Tak Ada Bukti Kliennya Perusak DVR CCTV

Pengacara Chuck Putranto, Daniel Sony Pardede menyebut kliennya bukan pelaku pemusnahan rekaman CCTV yang mengungkap skenario pembunuhan


Upaya Baiquni Wibowo Backup Rekaman CCTV Dianggap Penolakan Perintah Ferdy Sambo

16 jam lalu

Upaya Baiquni Wibowo Backup Rekaman CCTV Dianggap Penolakan Perintah Ferdy Sambo

Tim kuasa hukum mengatakan Baiquni Wibowo tidak pernah menerima langsung perintah dari Ferdy Sambo.


Duplik Baiquni Wibowo Singgung Soal Penyerahan Rekaman CCTV Lingkungan Rumah Dinas Ferdy Sambo

17 jam lalu

Duplik Baiquni Wibowo Singgung Soal Penyerahan Rekaman CCTV Lingkungan Rumah Dinas Ferdy Sambo

Tim kuasa hukum menilai jaksa tak menghargai tindakan Baiquni WIbowo yang menyerahkan rekaman CCTV lingkungan rumah dinas Ferdy Sambo secara sukarela.


Sidang Obsturction of Justice Pembunuhan Brigadir Yosua, Chuck Putranto Akan Ajukan Duplik Hari Ini

19 jam lalu

Sidang Obsturction of Justice Pembunuhan Brigadir Yosua, Chuck Putranto Akan Ajukan Duplik Hari Ini

Terdakwa kasus obstruction of justice pembunuhan Brigadir Yosua, Chuck Putranto, akan mengajukan duplik hari ini.


Babak Akhir Kasus Pembunuhan Berencana Yosua: Vonis Ferdy Sambo 13 Februari

22 jam lalu

Babak Akhir Kasus Pembunuhan Berencana Yosua: Vonis Ferdy Sambo 13 Februari

Sidang kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua segera memasuki babak akhir. Vonis Ferdy Sambo akan dibacakan Senin, 13 Februari.


Jaksa Sebut Kuasa Hukum Enggan Akui Fakta Irfan Widyanto Ambil DVR CCTV Tanpa Izin

2 hari lalu

Jaksa Sebut Kuasa Hukum Enggan Akui Fakta Irfan Widyanto Ambil DVR CCTV Tanpa Izin

JPU mengatakan kuasa hukum terdakwa Irfan Widyanto enggan mengakui fakta bahwa kliennya mengganti DVR CCTV tanpa izin dan surat perintah yang sah


Tak Ajukan Duplik, Kuasa Hukum Irfan Widyanto Minta Hakim Langsung ke Sidang Putusan

2 hari lalu

Tak Ajukan Duplik, Kuasa Hukum Irfan Widyanto Minta Hakim Langsung ke Sidang Putusan

Kuasa hukum Irfan Widyanto tak akan mengajukan jawaban atas replik atau duplik jaksa. Mereka minta sidang lanjut ke pembacaan vonis.


Tak Mau Tanggapi Pleidoi Hendra Kurniawan, Jaksa: Hanya Berisi Perjalanan Karier

2 hari lalu

Tak Mau Tanggapi Pleidoi Hendra Kurniawan, Jaksa: Hanya Berisi Perjalanan Karier

Jaksa menlai pleidoi Hendra Kurniawan hanya berisi penjalanan karinya tanpa membahas soal alat bukti serta unsur pasal yang didakwakan.


Jaksa Sebut Arif Rachman Arifin Tidak Penuhi Unsur Itikad Baik

2 hari lalu

Jaksa Sebut Arif Rachman Arifin Tidak Penuhi Unsur Itikad Baik

Jaksa menyebut tindakan Arif Rachman Arifin tidak memenuhi unsur itikad baik sehingga tak bisa dilepaskan dari tanggung jawab pidana.


Jaksa Sebut Agus Nurpatria Harusnya Berani Tolak Perintah Ferdy Sambo

2 hari lalu

Jaksa Sebut Agus Nurpatria Harusnya Berani Tolak Perintah Ferdy Sambo

Jaksa mengatakan, seharusnya Agus Nurpatria yang berpangkat Kombes berani menolak perintah Ferdy Sambo.