Soal Ismail Bolong, Kabareskrim Singgung Ferdy Sambo dan Hendra: Kasus Brigadir Yosua Saja Mereka Tutupi

Kabareskrim Komjen, Agus Andrianto datangi TKP saat Tim khusus kepolisian melakukan uji balistik labfor di bekas rumah dinas Ferdy Sambo, di Duren tiga, Jakarta Selatan, Senin, 1 Agustus 2022. TEMPO/ Febri Angga Palguna

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Reserse Kriminal atau Kabareskrim Polri Komisaris Jenderal Agus Andrianto akhirnya buka suara soal kasus Ismail Bolong yang menyeret namanya. Adalah Eks Kepala Biro Paminal Divisi Propam Polri Hendra Kurniawan yang membenarkan pernyataan Ismail Bolong soal nama Agus dalam perkara tersebut.

Sebelumnya, eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo juga menyebut jika penyelidikan kasus Ismail Bolong benar adanya.

Menanggapi hal itu, Agus mengatakan dia memahami betul bagaimana penyelidikan satu perkara. Dia bahkan menyinggung Ferdy Sambo dan Hendra Kurniawan yang menutup-nutupi kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir Yosua.

"Saya ini penegak hukum, ada istilah bukti permulaan yang cukup dan bukti yang cukup, maklumlah kasus almarhum Brigadir Yosua saja mereka tutup-tutupi," kata Agus dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 25 November 2022.

Baca juga: Namanya Terseret Kasus Ismail Bolong, Kabareskrim: Kenapa Dilepas Ferdy Sambo Cs Kalau itu Benar

Jenderal bintang tiga ini mengatakan, dalam kasus pembunuhan Brigadir Yosua, apa yang Bareskrim kerjakan adalah sesuai fakta. Penyelidikan juga berdasarkan rekomendasi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, rekomendasi tim khusus, tuntutan masyarakat yang menjadi perhatian dari Kapolri hingga Presiden Jokowi.

"Saya mempertanggungjawabkan seluruh pekerjaan saya kepada Allah SWT, arahan Bapak Presiden kepada Kapolri dan tuntutan masyarakat yang sedemikian cerdas," ujar mantan Kapolda Sumut ini.

Komjen Agus juga mengatakan Berita Acara Pemeriksaan kasus Yosua juga bisa direkayasa dan dibuat dengan penuh tekanan.

"Lihat saja BAP awal seluruh tersangka pembunuhan alm Brigadir Yosua, dan teranyar kasus yang menjerat Inspektur Jenderal Teddy Minasaha yang belakangan mencabut BAP juga,” kata Agus.

Selanjutnya, Agus heran Ferdy Sambo lepaskan Ismail Bolong...






Sidang Pembunuhan Brigadir Yosua, Penguji Balistik Polri Temukan 12 Butir peluru dari 3 Jenis yang Berbeda di TKP

1 jam lalu

Sidang Pembunuhan Brigadir Yosua, Penguji Balistik Polri Temukan 12 Butir peluru dari 3 Jenis yang Berbeda di TKP

Penguji Balistik Polri menyatakan menemukan 12 butir peluru dari 3 jenis yang berbeda di TKP pembunuhan Brigadir Yosua.


Sadar Dibohongi, Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria Umpat Ferdy Sambo

4 jam lalu

Sadar Dibohongi, Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria Umpat Ferdy Sambo

Agus Nur Patria mengumpat setelah ia dan Hendra Kurniawan sadar telah dibohongi Ferdy Sambo soal kematian Brigadir J.


Chuck Sebut Uang Rp 150 Juta Brigadir J Dikembalikan ke Keluarga Atas Izin Ferdy Sambo

5 jam lalu

Chuck Sebut Uang Rp 150 Juta Brigadir J Dikembalikan ke Keluarga Atas Izin Ferdy Sambo

Chuck Putranto mengatakan ia menyerahkan barang pribadi milik almarhum Brigadir J, termasuk uang tunai Rp 150 juta ke keluarga atas izin Ferdy Sambo


Ferdy Sambo Perintahkan Yanma Keluarkan Izin Pistol Glock Eliezer Meski Tanpa Tes Psikologi

5 jam lalu

Ferdy Sambo Perintahkan Yanma Keluarkan Izin Pistol Glock Eliezer Meski Tanpa Tes Psikologi

Kaur Logistik Yanma Polri Lingganom Parasian bersaksi bahwa surat izin senjata api Yosua dan Eliezer dikeluarkan atas perintah Ferdy Sambo.


Ferdy Sambo Perintahkan Arif Rachman Agar Polres Jaksel Periksa Putri Candrawathi di Rumah Saguling

7 jam lalu

Ferdy Sambo Perintahkan Arif Rachman Agar Polres Jaksel Periksa Putri Candrawathi di Rumah Saguling

Arif Rachman Arifin, mengatakan Ferdy Sambo meminta penyidik Polres Metro Jakarta Selatan untuk memeriksa Putri Candrawathi di rumah pribadi


Tidak Tahu soal Peristiwa di Duren Tiga, Ferdy Sambo Marahi Arif Rachman Arifin: Apatis

8 jam lalu

Tidak Tahu soal Peristiwa di Duren Tiga, Ferdy Sambo Marahi Arif Rachman Arifin: Apatis

Arif Rachman Arifin sempat disindir Ferdy Sambo karena tidak tahu-menahu soal peristiwa kematian Brigadir J


Disuruh Bawa Senjata Laras Panjang ke Rumah Ferdy Sambo, Anggota Provos Mengira Ada Teroris

9 jam lalu

Disuruh Bawa Senjata Laras Panjang ke Rumah Ferdy Sambo, Anggota Provos Mengira Ada Teroris

Susanto Haris mengira ada teroris ketika ia diperintah atasannya, Ferdy Sambo, untuk datang ke rumahnya bawa senjata laras panjang


Arif Rachman Arifin Sebut Ditegur Ferdy Sambo karena Lirik CCTV di Rumah Dinasnya

9 jam lalu

Arif Rachman Arifin Sebut Ditegur Ferdy Sambo karena Lirik CCTV di Rumah Dinasnya

Ferdy Sambo memarahi Arif Rachman Arifin karena melihat-lihat CCTV saat tiba di rumah dinasnya di Duren Tiga ketika olah TKP pembunuhan Brigadir J


Bareskrim Polri Panggil Ismail Bolong Besok Telusuri Dugaan Suap Tambang Ilegal

10 jam lalu

Bareskrim Polri Panggil Ismail Bolong Besok Telusuri Dugaan Suap Tambang Ilegal

Bareskrim Polri akan memanggil Ismail Bolong pada Selasa 29 November 2022 besok. Hal tersebut dilakukan guna menelusuri dugaan gratifikasi ke polisi


Arif Rachman Mengaku Disuruh Anak Buah Ferdy Sambo Hapus Foto Hasil Autopsi Brigadir Yosua

11 jam lalu

Arif Rachman Mengaku Disuruh Anak Buah Ferdy Sambo Hapus Foto Hasil Autopsi Brigadir Yosua

Arif Rachman Arifin menceritakan kronologi dia diminta hapus foto hasil autopsi dan peti mati Bragadir Yosua oleh anak buah Ferdy Sambo.