Baiquni Wibowo Minta Istrinya Serahkan Salinan Rekaman DVR CCTV ke Penyidik

Editor

Amirullah

Baiquni Wibowo menjalani sidang obstruction of justice kasus pembunuhan Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu, 19 Oktober 2022. TEMPO/ Febri Angga Palguna

TEMPO.CO, Jakarta - Kuasa hukum terdakwa Baiquni Wibowo, Marcella Santoso, mengatakan kliennya mengarahkan istrinya agar memberikan rekaman DVR CCTV Duren Tiga yang merekam detik-detik Ferdy Sambo tiba di rumah dinasnya sebelum membunuh Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat pada Jumat, 8 Juli 2022.

Marcella mengatakan Baiquni menyerahkan rekaman secara sukarela ketika dia diperiksa di Bareskrim Mabes Polri. Saat itu Baiquni menelepon video call menggunakan handphone penyidik yang sedang berada di rumahnya dan diberikan ke istrinya.

“Kemudian Baiquni mengarahkan istrinya agar mengambil kantong di dekat tas. Lalu istrinya mengambil kantong berisi alat elektronik, antara lain flashdisk dan harddisk,” kata Marcella saat ditemui di jeda sidang obstruction of justice pembunuhan Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis, 24 November 2022.

Kemudian, istrinya memberikan kantong tersebut kepada penyidik dan agar harddisk eksternal sekalian dibawa tim penyidik.

Baca juga: Ferdy Sambo Bisa Dijerat TPPU, Begini Penjelasan Pakar

Marcella menuturkan kliennya berinisiatif untuk menyimpan file rekaman di harddisk eksternal untuk jaga-jaga. Adapun tindakannya menyalin, menonton, dan menghapus rekaman CCTV dilakukan atas perintah Ferdy Sambo. Namun Baiquni tidak menghapus salinan rekaman. 

“Ia ingin jaga-jaga, seperti ini, ‘saya ingin membuat terang fakta persidangan’. Bahwa orang harus tahu kalau tidak ada Baiquni yang berinisiatif mem-backup, maka fakta persidangan tidak akan terbuka karena CCTV hilang,” kata Marcella.

Dalam surat dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut umum, Baiquni Wibowo sempat menyalin file rekaman DVR CCTV di gapura pos pengamanan Kompleks Polri yang menyorot rumah dinas Ferdy Sambo saat kejadian 8 Juli lalu.  

Baiquni Wibowo saat itu menjabat PS Kasubbag Riksa Bag Gak Etika Rowabprof Divisi Propam Polri. Ia mendapat perintah dari terdakwa Chuck Putranto untuk menyalin DVR CCTV yang sebelumnya diserahkan ke penyidik Polres Metro Jakarta Selatan dan diambil kembali oleh Chuck. Ferdy Sambo sebelumnya memerintahkan Chuck untuk menyalin dan melihat isi DVR CCTV tersebut.

“Pada 12 Juli 222, dari TKP Duren Tiga, Baiquni Wibowo kembali ke kantor Spri Kadiv Propam lantai 1 gedung utama Mabes Polri. Ia menyiapkan Microsoft Surface dan kabel HDMI yang disambungkan ke laptop. Dari tiga DVR yang diambil, hanya satu yang berisi video, yakni DVR CCTV gapura pos pengamanan,” bunyi surat dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, 19 Oktober 2022.

Baquni Wibowo kemudian mencari data atau rekaman video pada 8 Juli 2022 dari pukul 16.00 WIB sampai dengan pukul 18.00 WIB, lalu memindahkannya ke penyimpanan flashdisk warna merah hitam. Ia kemudian membawa flashdisk itu dan laptop Microsoft Surface ke TKP Duren Tiga untuk menunjukkannya kepada Chuck.

Baca juga: Ferdy Sambo Bicara Soal Transfer Uang Rp 200 juta dari Rekening Yosua ke Ricky Rizal: Itu Uang Saya

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Sidang Pembunuhan Brigadir Yosua, Penguji Balistik Polri Temukan 12 Butir peluru dari 3 Jenis yang Berbeda di TKP

2 jam lalu

Sidang Pembunuhan Brigadir Yosua, Penguji Balistik Polri Temukan 12 Butir peluru dari 3 Jenis yang Berbeda di TKP

Penguji Balistik Polri menyatakan menemukan 12 butir peluru dari 3 jenis yang berbeda di TKP pembunuhan Brigadir Yosua.


Sadar Dibohongi, Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria Umpat Ferdy Sambo

5 jam lalu

Sadar Dibohongi, Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria Umpat Ferdy Sambo

Agus Nur Patria mengumpat setelah ia dan Hendra Kurniawan sadar telah dibohongi Ferdy Sambo soal kematian Brigadir J.


Chuck Sebut Uang Rp 150 Juta Brigadir J Dikembalikan ke Keluarga Atas Izin Ferdy Sambo

6 jam lalu

Chuck Sebut Uang Rp 150 Juta Brigadir J Dikembalikan ke Keluarga Atas Izin Ferdy Sambo

Chuck Putranto mengatakan ia menyerahkan barang pribadi milik almarhum Brigadir J, termasuk uang tunai Rp 150 juta ke keluarga atas izin Ferdy Sambo


Ferdy Sambo Perintahkan Yanma Keluarkan Izin Pistol Glock Eliezer Meski Tanpa Tes Psikologi

6 jam lalu

Ferdy Sambo Perintahkan Yanma Keluarkan Izin Pistol Glock Eliezer Meski Tanpa Tes Psikologi

Kaur Logistik Yanma Polri Lingganom Parasian bersaksi bahwa surat izin senjata api Yosua dan Eliezer dikeluarkan atas perintah Ferdy Sambo.


Ferdy Sambo Perintahkan Arif Rachman Agar Polres Jaksel Periksa Putri Candrawathi di Rumah Saguling

7 jam lalu

Ferdy Sambo Perintahkan Arif Rachman Agar Polres Jaksel Periksa Putri Candrawathi di Rumah Saguling

Arif Rachman Arifin, mengatakan Ferdy Sambo meminta penyidik Polres Metro Jakarta Selatan untuk memeriksa Putri Candrawathi di rumah pribadi


Tidak Tahu soal Peristiwa di Duren Tiga, Ferdy Sambo Marahi Arif Rachman Arifin: Apatis

9 jam lalu

Tidak Tahu soal Peristiwa di Duren Tiga, Ferdy Sambo Marahi Arif Rachman Arifin: Apatis

Arif Rachman Arifin sempat disindir Ferdy Sambo karena tidak tahu-menahu soal peristiwa kematian Brigadir J


Disuruh Bawa Senjata Laras Panjang ke Rumah Ferdy Sambo, Anggota Provos Mengira Ada Teroris

9 jam lalu

Disuruh Bawa Senjata Laras Panjang ke Rumah Ferdy Sambo, Anggota Provos Mengira Ada Teroris

Susanto Haris mengira ada teroris ketika ia diperintah atasannya, Ferdy Sambo, untuk datang ke rumahnya bawa senjata laras panjang


Arif Rachman Arifin Sebut Ditegur Ferdy Sambo karena Lirik CCTV di Rumah Dinasnya

10 jam lalu

Arif Rachman Arifin Sebut Ditegur Ferdy Sambo karena Lirik CCTV di Rumah Dinasnya

Ferdy Sambo memarahi Arif Rachman Arifin karena melihat-lihat CCTV saat tiba di rumah dinasnya di Duren Tiga ketika olah TKP pembunuhan Brigadir J


Arif Rachman Mengaku Disuruh Anak Buah Ferdy Sambo Hapus Foto Hasil Autopsi Brigadir Yosua

12 jam lalu

Arif Rachman Mengaku Disuruh Anak Buah Ferdy Sambo Hapus Foto Hasil Autopsi Brigadir Yosua

Arif Rachman Arifin menceritakan kronologi dia diminta hapus foto hasil autopsi dan peti mati Bragadir Yosua oleh anak buah Ferdy Sambo.


Bareskrim Polri Panggil Lagi Ismail Bolong Besok

13 jam lalu

Bareskrim Polri Panggil Lagi Ismail Bolong Besok

Mabes Polri telah memanggil Ismail Bolong. Namun mantan anggota kepolisian berpangkat Ajun Inspektur Satu itu tidak datang.