Kuasa Hukum Bilang Lukas Enembe Punya Tambang Emas

Reporter

Editor

Amirullah

Gubernur Papua Lukas Enembe. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Papua Lukas Enembe mengklaim punya tambang emas. Kuasa hukum Lukas, Stefanus Roy Rening mengatakan pernah menanyakan langsung. “Bapak punya,” kata Roy dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, 26 September 2022.

Roy menuturkan niatnya bertanya muncul karena ada pernyataan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Alexander Marwata soal tambang emas. Alex mengatakan lembaganya akan menangani kasus Lukas secara profesional. Dia mengatakan lembaganya juga bisa menghentikan penyidikan, bila Lukas bisa membuktikan bahwa uang yang dia punyai bersumber dari usaha legal.

“Misal Pak Lukas punya usaha tambang emas ya sudah pasti nanti kami akan hentikan, tapi mohon itu diklarifikasi, penuhi undangan KPK, panggilan KPK untuk diperiksa," kata Alex dalam konpers pada 19 September 2022.

Candaan Lukas Enembe

Dari pernyataan itu, Roy tergelitik untuk bertanya langsung kepada Lukas soal tambang emas. Menurut Roy, awalnya Lukas menjawab dengan bercanda. “Dengan tersenyum dia katakan Freeport itu saya punya, masa kamu ragu?” kata Roy menirukan ucapan Lukas.

“Bukan begitu bapak, bapak punya tambang enggak? Tambang sendiri di kampung?” kata Roy menjawab candaan Lukas.

Lukas, kata Roy, akhirnya menjawab bahwa dirinya memiliki tambang emas di Tolikara Mamit. Lukas, kata dia, menjelaskan bahwa tambang itu sedang dalam proses perizinan. Staf Lukas yang mengurus dokumen-dokumen tambang tersebut. “Intinya bahwa bapak punya,” ujar Roy.

KPK menetapkan Lukas menjadi tersangka gratifikasi Rp 1 miliar. KPK menduga gratifikasi itu hanyalah pintu masuk untuk kasus lain yang ditengarai melibatkan Lukas. Kasus itu diduga berupa korupsi ratusan miliar Rupiah dan pencucian uang.

KPK masih berupaya memeriksa Lukas di kasus ini. Lukas sudah dipanggil dua kali. Pertama sebagai saksi pada 12 September 2022 dan sebagai tersangka pada 26 September 2022. Lukas tidak menghadiri kedua panggilan itu dengan alasan sakit.

Juru bicara Gubernur Papua, Muhammad Rifai Darus mengatakan Lukas Enembe sebenarnya ingin kooperatif. Namun, Lukas tak bisa hadir karena kondisi kesehatan dan dilarang datang oleh pendukungnya. Dia mengatakan ingin mencari solusi untuk memulihkan kondisi kesehatan Lukas terlebih dahulu dan meyakinkan masyarakat sebelum datang ke KPK.

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Gazalba Saleh Jadi Tersangka, KY Serahkan Proses Penegakan Hukum ke KPK

1 jam lalu

Gazalba Saleh Jadi Tersangka, KY Serahkan Proses Penegakan Hukum ke KPK

Penegakkan etik terhadap Gazalba Saleh diharapkan tidak mengganggu proses penegakan hukum di KPK


KPK Anggap Kasus Ismail Bolong Masih Jadi Domain Bareskrim Polri

4 jam lalu

KPK Anggap Kasus Ismail Bolong Masih Jadi Domain Bareskrim Polri

Karyoto menjelaskan KPK terbuka untuk tawaran kerjasama dalam mengusut kasus Ismail Bolong tersebut.


KPK Bilang Penyelidikan Kasus Kardus Durian Masih Berlanjut

6 jam lalu

KPK Bilang Penyelidikan Kasus Kardus Durian Masih Berlanjut

KPK mengaku masih kesulitan untuk menaikkan kasus tersebut ke tahap penyidikan. Dua orang saksi kunci kasus tersebut telah meninggal.


Lukas Enembe Minta Izin Berobat ke Singapura, KPK Akan Adakan Rapat Pimpinan

11 jam lalu

Lukas Enembe Minta Izin Berobat ke Singapura, KPK Akan Adakan Rapat Pimpinan

KPK menyatakan akan mengadakan rapat pimpinan untuk memutuskan soal izin berobat bagi Gubernur Papua Lukas Enembe.


Soal Rencana Lukas Enembe Berobat ke Singapura, Kuasa Hukum: Tunggu Izin KPK

11 jam lalu

Soal Rencana Lukas Enembe Berobat ke Singapura, Kuasa Hukum: Tunggu Izin KPK

Kuasa Hukum Lukas Enembe menyatakan kondisi kesehatan kliennya memburuk.


Hakim Agung Gazalba Saleh Rela Vonis Orang Lima Tahun Demi Uang Sekitar Rp 400 Juta

13 jam lalu

Hakim Agung Gazalba Saleh Rela Vonis Orang Lima Tahun Demi Uang Sekitar Rp 400 Juta

Hakim Agung Gazalba Saleh memvonis pengurus KSP Intidana demi uang sebesar Rp 400 juta.


KPK Tahan Dua Tersangka Perkara Suap Hakim Agung Gazalba Saleh

14 jam lalu

KPK Tahan Dua Tersangka Perkara Suap Hakim Agung Gazalba Saleh

KPK menahan pegawai Mahkamah Agung Prasetio Nugroho dan Redhy Novarisza berkaitan dengan kasus suap hakim agung Gazalba Saleh.


Diperiksa KPK, Kuasa Hukum Lukas Enembe: Tidak Ada Kaitan dengan Gratifikasi

14 jam lalu

Diperiksa KPK, Kuasa Hukum Lukas Enembe: Tidak Ada Kaitan dengan Gratifikasi

Kuasa Hukum Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening, menjalani pemeriksaan selama lima jam di Gedung Merah Putih KPK pada Senin 28 November 2022


Kasus Suap Hakim Agung, KPK Imbau Hakim Gazalba Saleh Kooperatif

16 jam lalu

Kasus Suap Hakim Agung, KPK Imbau Hakim Gazalba Saleh Kooperatif

KPK menetapkan Hakim Agung Gazalba Saleh, sebagai tersangka kasus suap pengurusan perkara di MA. KPK meminta agar Gazalba kooperatif


Sempat Tak Hadiri Panggilan KPK, Ini Kata Kuasa Hukum Lukas Enembe

19 jam lalu

Sempat Tak Hadiri Panggilan KPK, Ini Kata Kuasa Hukum Lukas Enembe

Kuasa Hukum Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening, mendatangi Gedung Merah Putih KPK pada Senin 28 November 2022 sebagai saksi.