PDIP Tak Tertibkan Dewan Kolonel Pendukung Puan, Hasto: Tidak Ada di Struktur Partai

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Ketua DPP PDIP Puan Maharani bersama Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto melepas rombongan jalan santai di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu, 21 Agustus 2022. PDI Perjuangan menggelar jalan santai dan jogging bersama awak media dalam rangka merayakan HUT Kemerdekaan RI ke-77. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

TEMPO.CO, Jakarta - Soal Dewan Kolonel di dalam Fraksi PDIP DPR yang mendukung Puan Maharani maju di Pilpres 2024 disebut hanya merupakan guyonan dalam politik. Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, telah berkomunikasi dengan penggagas kelompok itu seperti, Utut Adiyanto dan Bambang Wuryanto alias Pacul.

Menurut Hasto, kedua kader PDIP itu menyebut Dewan Kolonel hanya guyonan politik karena PDIP tidak menghendaki struktur partai menyerupai struktur militer.

“Karena yang dikenal dalam partai ada seperti Dewan Pimpinan Pusat, Dewan Pimpinan Daerah, Dewan Pimpinan Cabang dan anak ranting. Sehingga tidak dikenal istilahnya dengan Dewan Kolonel,” kata Hasto di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Rabu, 21 September 2022.

Adapun Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, disebut Hasto kaget saat mendengar Dewan Kolonel. Megawati, kata dia, menegaskan jika Dewan Kolonel tidak eksis karena DPR Fraksi PDIP adalah alat kelengkapan partai yang memperjuangkan fungsi-fungsi legislatif.

Hasto mengatakan Dewan Kolonel menyalahi AD/ART Partai. Kendati begitu, ia menyebut partainya tidak akan menertibkan Dewan Kolonel karena dinilai tidak ada. “Ya karena ngga ada apa yang mau ditertibkan?” kata dia.

Dia meminta seluruh kader disiplin dalam menyambut Pemilihan Umum atau Pemilu 2024. Pasalnya, dinamika ihwal isu capres sangat kuat. Adapun Megawati disebut Hasto kerap mengingatkan kader untuk melihat konteks dalam berpolitik.

Menurut Hasto, konteks saat ini adalah partai turun ke bawah dan membantu rakyat yang belum sepenuhnya pulih pasca pandemi. Ditambah lagi, kata dia, harga Bahan Bakar Minyak yang mengalami kenaikan.

“Jadi fokus kader partai di situ. Jadi jembatan aspirasi rakyat agar semua terbangun energi positifnya untuk kemajuan bangsa,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, mengaku telah mendengar pembentukan Dewan Kolonel. Menurutnya, keberadaan Dewan Kolonel sah-sah saja selama didasari semangat gotong royong.

“Saya berharap Dewan Kolonel dapat membantu menjalankan tugas-tugas partai, khususnya sesuai arahan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, terkait persiapan menghadapi Pemilu 2024,” kata Puan dalam keterangannya, Rabu, 21 September 2022.

Puan menjelaskan, Dewan Kolonel merupakan inisiatif para anggota DPR. Menurutnya, kelompok ini merupakan bagian dalam menjalankan tugas-tugas kepartaian dan fraksi untuk mensosialisasikan semua program di lapangan.

Dia mengatakan setiap bentuk kegiatan yang dilakukan kader mesti membuahkan hasil positif bagi internal partai. “Semua yang kemudian mempunyai tujuan dan keinginan untuk bekerja sama secara bergotong-royong tentu itu harus hal yang positif yang bisa dilakukan,” ujarnya.

 Baca juga: Inilah Daftar Anggota Dewan Kolonel yang Dukung Puan Maharani Maju Jadi Capres 2024

IMA DINI SHAFIRA | NUGROHO CATUR PAMUNGKAS

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Prabowo Subianto Singgung Chemistry dengan Presiden Jokowi Usai Wacana Dipasangkan di Pilpres 2024

13 jam lalu

Prabowo Subianto Singgung Chemistry dengan Presiden Jokowi Usai Wacana Dipasangkan di Pilpres 2024

Prabowo Subianto tak menolak ataupun menerima secara tegas soal wacana dirinya berpasangan dengan Presiden Jokowi pada Pilpres 2024.


Presiden Jokowi Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Puan Maharani Baca Ikrar

15 jam lalu

Presiden Jokowi Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Puan Maharani Baca Ikrar

Upacara Hari Kesaktian Pancasila dipimpin oleh Presiden Jokowi sementara Ketua DPR Puan Maharani membacakan ikrar.


Harun Masiku Buron KPK Lebih 2 Tahun, Firli Bahuri Tak Tahu Kapan Tertangkap

16 jam lalu

Harun Masiku Buron KPK Lebih 2 Tahun, Firli Bahuri Tak Tahu Kapan Tertangkap

Lebih dari 2 tahun Harun Masiku jadi buron KPK, hingga kini kasusnya belum terang. Firli Bahuri menyebut tak tahu kapan politisi PDIP akan tertangkap


Soal Kasus Lukas Enembe, Mahfud MD: Jika Tak Ada Penyalahgunaan, Saya Jamin Dia Tidak Diapa-apakan

1 hari lalu

Soal Kasus Lukas Enembe, Mahfud MD: Jika Tak Ada Penyalahgunaan, Saya Jamin Dia Tidak Diapa-apakan

Mahfud MD menjamin pemeriksaan Lukas Enembe sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku, termasuk memberikan perlindungan hukum kepadanya jika tak salah


Komnas HAM Bentuk Tim Pemantau Hak Konstitusional Warga untuk Pemilu 2024

1 hari lalu

Komnas HAM Bentuk Tim Pemantau Hak Konstitusional Warga untuk Pemilu 2024

Komnas HAM membentuk tim pemantauan pemenuhan hak konstitusional warga negara untuk Pemilu 2024.


Puan: DPR Hijau Aksi Nyata Perangi Krisis Iklim

1 hari lalu

Puan: DPR Hijau Aksi Nyata Perangi Krisis Iklim

DPR akan menerapkan pelatihan iklim untuk anggota parlemen dan staf.


Taman Energi DPR Bentuk Kampanye Pembangunan Berkelanjutan

1 hari lalu

Taman Energi DPR Bentuk Kampanye Pembangunan Berkelanjutan

Taman Energi itu dapat memenuhi 25 persen kebutuhan listrik di gedung DPR.


Cenderamata Prabowo untuk Kapolri Listyo Sigit: Pistol G2 Elite

1 hari lalu

Cenderamata Prabowo untuk Kapolri Listyo Sigit: Pistol G2 Elite

Menhan Prabowo Subianto menyambangi Mabes Polri dan bertemu dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dia menyerahkan cenderamata berupa pistol.


Soal Safari Politik Puan Maharani ke Partai Demokrat, Masinton: Masih Diatur Waktunya

2 hari lalu

Soal Safari Politik Puan Maharani ke Partai Demokrat, Masinton: Masih Diatur Waktunya

Said Abdullah mengungkapkan bahwa Puan Maharani tetap akan berkunjung ke Partai Demokrat terlepas dari kritikan yang sering dilontarkan.


Jelang Pemilu 2024, Pengamat Soroti soal Antisipasi Kecurangan dan Pengiriman Logistik

2 hari lalu

Jelang Pemilu 2024, Pengamat Soroti soal Antisipasi Kecurangan dan Pengiriman Logistik

Pengamat Politik, Pangi Syarwi Chaniago mengutarakan pendapatnya tentang beberapa hal yang harus diperhatikan menjelang pelaksanaan pemilu 2024.