Eksklusif Pengakuan Ferdy Sambo di BAP: Putri Candrawathi Pulang Mendadak ke Jakarta

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi melakukan adegan rekonstruksi pembunuhan Brigadir J di rumah dinas di Jalan Duren Tiga Barat, Jakarta, Selasa, 30 Agustus 2022. TEMPO/Magang/Haninda Hasyafa

Sambo kemudian mengisahkan bahwa Putri Candrawathi menelpon pada 8 Juli dini hari sambil menangis dan ketakutan. 

"Istri saya menyampaikan bahwa Josua telah melakukan hal kurang ajar masuk paksa ke dalam kamar istri saya," kata Sambo.

Dia mengatakan setelah itu, Putri mengatakan akan pulang ke Jakarta dan memintanya tak menghubungi ajudan yang lain karena khawatir keributan di Magelang.

"Karena Josua memiliki senjata dan memiliki tubuh yang lebih besar dibanding ajudan saya yang lain, istri saya meminta agar tidak menelepon siapa siapa dan menyampaikan kepada saya akan disampaikan cerita yang sebenarnya pada saat tiba di Jakarta," kata Sambo.

Sebelumnya dalam keterangan yang didapat Tempo pada 7 Juli 2022, menjelang Magrib, Putri memerintahkan Bripka Ricky Rizal dan Bharada Richard Eliezer mengantarkan makanan kepada para pengajar sekolah anaknya di SMA Taruna Nusantara yang berjarak tiga kilometer dari Cempaka Residence. Keduanya berangkat sekitar pukul 18.00 WIB.

Yosua, Kuat, dan Susi berada di rumah. Putri masih agak meriang. Setelah meminta Ricky dan Richard mengantar makanan, ia masuk kamar di lantai dua. Kuat yang berjalan dari arah dapur memanggil Susi. Ia memintanya menemani Putri ke dalam kamar.

"Ia om, ibu masih di kamar. Tadi saya dengar seperti menangis," kata Susi yang dikutip Kuat.

Seusai percakapan itu, Kuat menuju keluar untuk merokok. Selang beberapa menit, dia melihat Yosua berjalan mengendap endap dari lantai dua menuju kamarnya di lantai bawah.

Kuat Sontak berteriak dan menggedor gedor kaca jendela. Woi, Yosua, sedang apa kau?" ujarnya dengan suara tinggi. Kuat kemudian masuk ke rumah dan mengejar Yosua yang berlari ke arah daput. "Bisa saya jelaskan Om..Bisa saya jelaskan..." Yosua menjawab.

Namun pengejaran terhenti karena Kuat mendegar Susi berteriak dari lantai atas. Menurut keterangannya Puti terduduk lemas di toilet kamarnya. Kuat segera naik. dari lantai atas ia berteriak ke Yosua. "Awas kau, Yosua, saya habisini kalau naik." 

Yosua pun mengulang ucapan sebelumnya, Om, saya bisa jelaskan."

Baca juga: Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J, Polisi Sebut 3 Lembaga Jalankan Diferensiasi Fungsional

kuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini.






Hakim Marahi Ricky Rizal karena Dianggap Berbohong: Kamu Tidak Sayang sama Anak-anakmu?

1 jam lalu

Hakim Marahi Ricky Rizal karena Dianggap Berbohong: Kamu Tidak Sayang sama Anak-anakmu?

"Kamu tidak sayang sama anak-anakmu?" tegur hakim."Sayang Yang Mulia," kata Ricky Rizal."Kamu berkorban untuk nutupin ini semua?" tanya lagi hakim.


Cerita Eksekusi Brigadir J versi Ricky Rizal, Mengaku Kaget Kenapa Yosua Ditembak

2 jam lalu

Cerita Eksekusi Brigadir J versi Ricky Rizal, Mengaku Kaget Kenapa Yosua Ditembak

Ricky Rizal melihat Yosua bertanya-tanya ketika disuruh jongkok oleh Ferdy Sambo. Ketika Yosua menolak jongkok, Richard langsung menembaknya


Ricky Rizal Akui Ferdy Sambo Pakai Identitasnya untuk Buka Rekening dan Beli Motor

4 jam lalu

Ricky Rizal Akui Ferdy Sambo Pakai Identitasnya untuk Buka Rekening dan Beli Motor

Ricky Rizal mengaku tidak tahu kenapa Ferdy Sambo menggunakan identitasnya untuk pembelian motor tersebut.


LPSK Surati Jaksa, Kuasa Hukum Berharap Bharada E Terima Keringanan Hukuman Selaku JC

4 jam lalu

LPSK Surati Jaksa, Kuasa Hukum Berharap Bharada E Terima Keringanan Hukuman Selaku JC

Ronny menampilkan surat rekomendasi yang diberikan LPSK soal Bharada E ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan dengan tembusan JPU sebelum sidang


Kuat Ma'ruf Beri Gestur Jari Cinta ala Korea sebelum Sidang Pembunuhan Brigadir J

4 jam lalu

Kuat Ma'ruf Beri Gestur Jari Cinta ala Korea sebelum Sidang Pembunuhan Brigadir J

Kuat Ma'ruf duduk begitu sampai. Tiba-tiba kuasa hukumnya memberi isyarat kepada Kuat agar memberi salam kepada media dan hadirin.


Eksklusif Pemeriksaan Putri Candrawathi: Yosua Mengancam Keluarga Ferdy Sambo

4 jam lalu

Eksklusif Pemeriksaan Putri Candrawathi: Yosua Mengancam Keluarga Ferdy Sambo

Dalam BAP tersebut tertulis Putri Candrawathi menghubungi Ferdy Sambo di malam hari setelah mendapat pelecehan seksual dari Brigadir J.


Kesaksian Putri Candrawathi soal Dugaan Pelecehan di Magelang

7 jam lalu

Kesaksian Putri Candrawathi soal Dugaan Pelecehan di Magelang

Skenario pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi dan laporan terhadap Brigadir J adalah siasat Ferdy Sambo menjadi pembenaran eksekusi pembunuhan


Eksklusif Pengakuan Putri Candrawathi: Yosua Menangis dan Minta Maaf soal Peristiwa di Magelang

7 jam lalu

Eksklusif Pengakuan Putri Candrawathi: Yosua Menangis dan Minta Maaf soal Peristiwa di Magelang

Pada tengah malam Putri Candrawathi menelepon Ferdy Sambo, dan menceritakan peristiwa itu secara tidak rinci dan mengatakan Yosua masuk ke kamarnya.


Eksklusif Pemeriksaan Putri Candrawathi: Pengakuan Persetubuhan Paksa di Magelang

8 jam lalu

Eksklusif Pemeriksaan Putri Candrawathi: Pengakuan Persetubuhan Paksa di Magelang

Putri Candrawathi mengatakan setelah itu Yosua menangis, meminta maaf dan ampun. Ia lalu meminta Yosua dan Ricky turun.


LPSK Layangkan Surat Rekomendasi ke Jaksa agar Tuntutan Bharada E Diringankan

23 jam lalu

LPSK Layangkan Surat Rekomendasi ke Jaksa agar Tuntutan Bharada E Diringankan

LPSK mengirimkan surat rekomendasi kepada Kejaksaan Agung agar penuntut umum menuntut ringan Bharada E atau Richard Eliezer.