Polisi Usut Pencabulan Santriwati di Bandung

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Ilustrasi pencabulan. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta -  Kasus pencabulan yang menimpa santri di pondok pesantren kembali terungkap. Peristiwa ini menimpa seorang santriwati sebuah pondok pesantren di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Kepala Polresta Bandung Komisaris Besar Kusworo Wibowo mengatakan, pihaknya tengah mengusut kasus pencabulan di pesantren itu. Dia menyebut ada dua korban dalam kasus pencabulan ini.

Aksi pencabulan ini dduga telah terjadi sejak 2015 silam.

"Yang ada di kami itu, dua orban, dengan nama-nama yang lain itu status sebagai saksi, namun bukan saksi yang melihat kejadian, tapi saksi yang mendengar cerita dari korban," kata Kusworo di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa, 16 Agustus 2022.

Kusworo memastikan pihaknya proaktif mendatangi para korban demi mencari titik terang kasus pelecehan seksual tersebut. "Kami menindaklanjuti, dan mendalami kasus ini menjadi atensi, supaya bisa kami usut tuntas," kata dia.

Menurutnya, kini pimpinan pondok pesantren yang merupakan terduga pelaku kini sudah tak lagi tinggal di pondok pesantren tersebut. Keberadaan pimpinan ponpes itu pun menurutnya berpindah-pindah.

"Namun ketika dua alat bukti ini cukup, maka kami akan tetapkan tersangka, dan melakukan pemanggilan kepada yang bersangkutan," kata dia.

Sebelumnya kuasa hukum santri menyebut kasus pencabulan itu menimpa beberapa orang santri bahkan jumlahnya mencapai belasan. Pesantren ini beada di Desa Gandasari, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Baca juga: MA Bebaskan Eks Dekan Fisip Unri dari Kasus Dugaan Pencabulan






Hari Ini 212 Tahun Lalu, Kota Bandung Diresmikan Daendels

1 hari lalu

Hari Ini 212 Tahun Lalu, Kota Bandung Diresmikan Daendels

Herman Williem Daendels meminta Bupati Bandung dan Bupati Parakanmuncang memindahkan ibu kota kabupaten melalui surat tanggal 25 Mei 1810.


KAI Commuter Beri Penjelasan Mengapa Pelecehan Seksual di KRL Terus Berulang

2 hari lalu

KAI Commuter Beri Penjelasan Mengapa Pelecehan Seksual di KRL Terus Berulang

KAI Commuter menyatakan sudah melakukan berbagai upaya agar pelecehan seksual tak terjadi. Tapi mengapa terus berulang?


Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Terekam CCTV Analytic, Tak Boleh Lagi Masuk Stasiun

3 hari lalu

Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Terekam CCTV Analytic, Tak Boleh Lagi Masuk Stasiun

Tindakan pelecehan seksual kembali berulang di KRL. Pelaku sudah diserahkan ke polisi. Wajahnya terekam CCTV analytic, terlarang untuk masuk stasiun.


Komisi VIII DPR Sepakat Perjuangkan Aspirasi Madrasah dan Pesantren

3 hari lalu

Komisi VIII DPR Sepakat Perjuangkan Aspirasi Madrasah dan Pesantren

HNW meminta agar Pesantren menjadi Direktorat Jenderal, serta proporsionalitas anggaran bagi madrasah swasta, evaluasi sistem pengangkatan guru madrasah, sosialisasi UU Pesantren, dan realisasi Dana Abadi Pesantren.


Pelecehan Seksual Kembali Terjadi di KRL, Pelaku Dekati Penumpang Wanita Lalu Masturbasi

4 hari lalu

Pelecehan Seksual Kembali Terjadi di KRL, Pelaku Dekati Penumpang Wanita Lalu Masturbasi

Pelaku pelecehan seksual di KRL ini melakukan masturbasi hingga ejakulasi. Pelaku sudah ditangkap Polres Metro Depok.


Penyandang Disabilitas Mental di Panti Rehabilitasi: Dipasung, Kemerdekaan Dirampas, dan Alami Pelecehan Seksual

6 hari lalu

Penyandang Disabilitas Mental di Panti Rehabilitasi: Dipasung, Kemerdekaan Dirampas, dan Alami Pelecehan Seksual

Penelusuran Perhimpunan Jiwa Sehat, para penyandang disabilitas mental ini alami pelecehan seksual dan dipasung di panti rehabilitasi.


Kasus Pelecehan Seksual Eksibisionis Ditutup, Ayah Sebut Pelaku Pernah Jadi Korban Perundungan

10 hari lalu

Kasus Pelecehan Seksual Eksibisionis Ditutup, Ayah Sebut Pelaku Pernah Jadi Korban Perundungan

Kasus pelecehan seksual eksibisionis terhadap pekerja rumah tangga di Sunter Jaya, Tanjung Priok, telah diselesaikan kekeluargaan.


HNW Dorong Realisasi Penyaluran Dana Abadi Pesantren

11 hari lalu

HNW Dorong Realisasi Penyaluran Dana Abadi Pesantren

Presiden sudah meneken Perpres 82/2021 tentang Pendanaan Pesantren.


R. Kelly Kembali Divonis Bersalah Atas Kasus Pornografi Anak

11 hari lalu

R. Kelly Kembali Divonis Bersalah Atas Kasus Pornografi Anak

R. Kelly dihukum atas kasus pornografi anak dan dakwaan lain karena membujuk anak di bawah umur untuk berhubungan seks dengannya.


Santri Ikut Seleksi PTN Lulus 100 Persen, Begini Profil Pesantren Mahasina Darul Qur'an wal Hadits

12 hari lalu

Santri Ikut Seleksi PTN Lulus 100 Persen, Begini Profil Pesantren Mahasina Darul Qur'an wal Hadits

Para santri dari Pesantren Mahasina Darul Qur'an wal Hadits, Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat yang mengikuti seleksi PTN dinyatakan lulus 100 persen.