Rangkaian Cerita Pembunuhan Brigadir J, Dipicu Peristiwa di Magelang

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Aliansi Pemuda Batak Bersatu (PBB) memegang poster saat aksi seribu lilin dan doa bersama untuk Alm Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Senin, 8 Agustus 2022. Dalam aksinya para peserta meminta agar penangangan kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat di Rumah Dinas Irjen Pol Ferdy Sambo dilakukan secara transparan serta para pelaku pembunuhan dapat dihukum secara adil. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta -  Misteri kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J satu per satu mulai terkuak.

Dalam penelusuran yang dilakukan Tempo, peristiwa pembunuhan Brigadir Yosua ini berawal dari peristiwa di Magelang.

Polisi telah menetapkan empat tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, Bhayangkara Dua Richard Eliezer atau Bharada E, Bripka Ricky Rizal, dan Kuwat Maruf.

Selain itu, tim khusus Polri juga telah menahan sekitar 31 personel polisi karena diduga ikut dalam skenario Ferdy Sambo untuk menutupi jejak kasus ini.

Berikut rangkaian kronologi berdasarkan temuan polisi:

1. Peristiwa di Magelang

Peristiwa di rumah Irjen Ferdy Sambo di Cempaka Residence, Magelang, Jawa Tengah diduga menjadi pemicu awal kasus pembunuhan terhadap Brigadir Yosua.

Polisi mendapat cerita ini dari istri Sambo, Putri Candrawathi.

Sumber di kepolisian menyebut, di rumah Sambo itu, Kuwat Maruf bersitegang dengan Brigadir J karena memergokinya berduaan dengan Putri.

Peristiwa ini kemudian dilaporkan Putri kepada suaminya di Jakarta.

2. Senjata Yosua Dilucuti

Setelah Kuwat bersitegang dengan Yosua, Bripka Ricky Rizal yang mengetahui peristiwa itu langsung menyita senjata laras panjang dan pistol HS-9 milik Yosua.

Menurut penyidik peristiwa inilah yang dilaporkan Putri kepada suaminya setiba di Jakarta.

3. Pulang ke Jakarta

Dalam suasana tegang itu, rombongan Putri Candrawathi pulang ke Jakarta. Brigadir Yosua yang biasanya menyopiri Putri, hari itu diminta untuk naik mobil lain bersama Ricky.

Putri menumpang mobil yang dikemudikan oleh Kuwat bersama Bharada Richard Eliezer atau Bharada E dan Susi, seorang asisten rumah tangga.

4. Brigadir J Kirimkan Pesan ke Putri

Dalam perjalanan itu, Brigadir J mengirimkan pesan kepada Putri agar memerintahkan Ricky mengembalikan senjatanya. Namun Putri menolak permintaan Yosua itu.

Ricky menyerahkan pistol itu kepada Ferdy Sambo begitu tiba di rumah pribadinya di Jalan Saguling, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

5. Ferdy Terekam Jatuhkan Pistol

Rekaman kamera pengawas tetangga rumah dinas Irjen Sambo merekam ia terlihat menjatuhkan pistol. Pistol itu diperkirakan HS 9 milik Yosua yang sebelumnya disita Ricky.

Dalam rekaman CCTV itu, terlihat Yosua berada di pekarangan rumah sebelum kedatangan Ferdy Sambo.

6. Waktu Eksekusi

Pada Jumat, 8 Juli 2022, sekitar pukul 17.11, Ferdy Sambo masuk ke rumah dinasnya di Komplek Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Peristiwa ini terjadi setelah rombongan Putri dan Yosua tiba dari Magelang. Setelah melakukan tes PCR di rumah Saguling, Putri bersama rombongan Yosua kemudian bergerak ke rumah dinas di Komplek Polri.

Sambo kemudian mengajak Yosua yang sedang berada di teras masuk.

Di dalam rumah, sebelah tangga lantai dasar, Yosua diperintahkan berlutut menghadap pintu kamar mandi. Tangannya berada di atas kepala.

Eksekusi kemudian dilakukan. Bharada Richard melepaskan tembakan pistol Glock 17 miliknya sebanyak tiga kali dari jarak sekitar dua meter.

Ferdy kemudian mengakhiri eksekusi itu dengan menembak dua kali bagian belakang kepala Yosua.

Baca selengkapnya di Majalah Tempo

LINDA TRIANITA, MAHARDIKA, SETRI YASRA






Jaksa Sebut Kuasa Hukum Enggan Akui Fakta Irfan Widyanto Ambil DVR CCTV Tanpa Izin

15 jam lalu

Jaksa Sebut Kuasa Hukum Enggan Akui Fakta Irfan Widyanto Ambil DVR CCTV Tanpa Izin

JPU mengatakan kuasa hukum terdakwa Irfan Widyanto enggan mengakui fakta bahwa kliennya mengganti DVR CCTV tanpa izin dan surat perintah yang sah


Tak Ajukan Duplik, Kuasa Hukum Irfan Widyanto Minta Hakim Langsung ke Sidang Putusan

15 jam lalu

Tak Ajukan Duplik, Kuasa Hukum Irfan Widyanto Minta Hakim Langsung ke Sidang Putusan

Kuasa hukum Irfan Widyanto tak akan mengajukan jawaban atas replik atau duplik jaksa. Mereka minta sidang lanjut ke pembacaan vonis.


Tak Mau Tanggapi Pleidoi Hendra Kurniawan, Jaksa: Hanya Berisi Perjalanan Karier

15 jam lalu

Tak Mau Tanggapi Pleidoi Hendra Kurniawan, Jaksa: Hanya Berisi Perjalanan Karier

Jaksa menlai pleidoi Hendra Kurniawan hanya berisi penjalanan karinya tanpa membahas soal alat bukti serta unsur pasal yang didakwakan.


Jaksa Sebut Arif Rachman Arifin Tidak Penuhi Unsur Itikad Baik

16 jam lalu

Jaksa Sebut Arif Rachman Arifin Tidak Penuhi Unsur Itikad Baik

Jaksa menyebut tindakan Arif Rachman Arifin tidak memenuhi unsur itikad baik sehingga tak bisa dilepaskan dari tanggung jawab pidana.


Jaksa Sebut Agus Nurpatria Harusnya Berani Tolak Perintah Ferdy Sambo

16 jam lalu

Jaksa Sebut Agus Nurpatria Harusnya Berani Tolak Perintah Ferdy Sambo

Jaksa mengatakan, seharusnya Agus Nurpatria yang berpangkat Kombes berani menolak perintah Ferdy Sambo.


Tolak Pleidoi Arif Rachman Arifin, Jaksa: Tidak Ada Unsur Daya Paksa dari Ferdy Sambo

18 jam lalu

Tolak Pleidoi Arif Rachman Arifin, Jaksa: Tidak Ada Unsur Daya Paksa dari Ferdy Sambo

Jaksa menilai tidak ada unsur daya paksa dari Ferdy Sambo kepada terdakwa kasus obstruction of justice pembunuhan Brigadir Yosua, Arif Rachman Arifin.


Jaksa Akan Tanggapi Pleidoi Hendra Kurniawan Cs di Sidang Hari Ini

22 jam lalu

Jaksa Akan Tanggapi Pleidoi Hendra Kurniawan Cs di Sidang Hari Ini

Hendra Kurniawan cs hari ini akan mendengarkan tanggapan jaksa atas pleidoi yang telah mereka bacakan pada pekan lalu.


Deretan Anak Buah yang Kecewa pada Ferdy Sambo di Kasus Brigadir J

2 hari lalu

Deretan Anak Buah yang Kecewa pada Ferdy Sambo di Kasus Brigadir J

Ferdy Sambo membuat sejumlah skenario untuk menutupi Kasus pembunuhan Brigadir J. Namun upaya tersebut gagal bahkan menyeret anak buahnya


Rangkuman Sidang Ferdy Sambo Cs Pekan Ini, Dilema Jaksa soal Tuntutan 12 Tahun Richard Eliezer

2 hari lalu

Rangkuman Sidang Ferdy Sambo Cs Pekan Ini, Dilema Jaksa soal Tuntutan 12 Tahun Richard Eliezer

Sidang kasus Brigadir J dengan terdakwa Ferdy Sambo cs, telah memasuki agenda pembacaan replik, duplik, dan pleidoi. Berikut merupakan rangkumannya


Bacakan Pleidoi, Irfan Widyanto: Semua Orang Tertipu oleh Ferdy Sambo

3 hari lalu

Bacakan Pleidoi, Irfan Widyanto: Semua Orang Tertipu oleh Ferdy Sambo

Irfan Widyanto menyebut semua orang tertipu oleh Ferdy Sambo pada saat awal kasus pembunuhan Brigadir Yosua ini mencuat.