Kasus Brigadir J, Polisi Belum Bisa Buka Hasil Pemeriksaan Tim Siber Soal 15 Telepon Seluler

Reporter

Editor

Febriyan

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo memberikan keterangan usai melakukan uji balistik labfor di bekas rumah dinas Ferdy Sambo di Duren tiga, Jakarta Selatan, Senin, 1 Agustus 2022. TEMPO/ Febri Angga Palguna

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Dedi Prasetyo menuturkan, informasi pemilik dari 15 telepon seluler terkait kasus kematian Brigadir J alias Nopryansah Yosua Hutabarat belum bisa diungkapkan. Dedi masih menunggu informasi itu dari tim siber yang memeriksa sebelum disebut siapa saja pemiliknya.

“Nunggu info dari tim khusus dulu,” ujarnya melalui pesan singkat, Sabtu, 6 Agustus 2022.

Kepemilikan telepon seluler tersebut juga dipertanyakan setelah Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengungkap jumlah alat komunikasi tersebut. Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara menjelaskan, kemarin pihaknya telah meminta keterangan pada tim siber Polri yang memeriksa telepon seluler itu.

Saat ini, kata Beka, tim siber sudah memeriksa 10 handphone dan lima lainnya masih dianalisis. “Sejauh ini tim siber sudah mengumpulkan 15 HP,” katanya di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Jumat, 5 Agustus 2022.

Dia mengatakan pihaknya meminta keterangan tentang berbagai dokumen digital yang ditemukan tim siber dalam ponsel tersebut, seperti foto, dokumen, kontak, akun, percakapan dan temuan digital lainnya. 

Komisioner Komnas HAM M. Choirul Anam mengatakan informasi dari ponsel itu penting untuk menyusun kronologi peristiwa penembakan ini. Isi 10 ponsel itu mengkonfirmasi sejumlah temuan yang lebih dulu didapatkan Komnas HAM.

“Kami lihat proses penanganan kasus ini semakin terang,” tuturnya.

Anam enggan menjelaskan siapa pemilik ponsel-ponsel tersebut. Dia mengatakan pemeriksaan terhadap lima ponsel yang masih dianalisis tim siber akan dilakukan Komnas HAM pekan depan.

Sebelumnya keluarga Yosua sempat mempertanyakan tiga telepon seluler milik pria berusia 27 tahun itu. Menurut keterangan polisi yang mereka terima, tiga telepon seluler itu dinyatakan hilang.

Belakangan polisi menyatakan menemukan dua dari tiga telepon seluler Yosua. Keberadaan satu telepon lainnya masih menjadi misteri.

Pengacara Keluarga Yosua, Kamaruddin Simanjuntak, sempat menyatakan bahwa Yosua sempat mengungkapkan adanya ancaman pembunuhan terhadap dirinya kepada sang pacar, Vera Simanjuntak. Hal itu diungkap Yosua melalui hubungan telepon.

Ancaman itu disebut terjadi sejak akhir Juni hingga sehari sebelum Yosua dinyatakan meninggal karena perisitiwa tembak menembak dengan Bharada E alias Richard Eliezer Pudihang Lumiu rumah dinas mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri, Irjen Ferdy Sambo pada Jumat, 8 Juli 2022. Polisi telah menetapkan Richard sebagai tersangka dalam kasus ini dan menjeratnya dengan Pasal 338 juncto Pasal 55 dan 56 KUHP. 

Selain menetapkan Richard sebagai tersangka, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga menyatakan membentuk tim khusus telah memeriksa 25 anggota mereka dalam kasus ini. Selain itu Kapolri juga telah memutasi Ferdy Sambo dan sejumlah perwira lainnya karena dianggap tak profesional dalam penanganan kasus kematian Brigadir J. 

FAIZ ZAKI | M ROSSENO AJI






Kisah di Magelang yang Disebut Bikin Ferdy Sambo Marah ke Brigadir J

14 menit lalu

Kisah di Magelang yang Disebut Bikin Ferdy Sambo Marah ke Brigadir J

Ferdy Sambo jadi tersangka pembunuhan berencana terhadap Brigadir J. Peristiwa di Magelang disebut jadi motif pembunuhan.


Rumah Pribadi dan Dinas Ferdy Sambo Dijaga Ketat, Komnas HAM Tinjau TKP Brigadir J

1 jam lalu

Rumah Pribadi dan Dinas Ferdy Sambo Dijaga Ketat, Komnas HAM Tinjau TKP Brigadir J

Hari ini Komnas HAM berencana meninjau lokasi penembakan Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga.


Dugaan Pelecehan Seksual Istri Ferdy Sambo Dihentikan, Pakar Hukum Bicara Laporan Palsu

1 jam lalu

Dugaan Pelecehan Seksual Istri Ferdy Sambo Dihentikan, Pakar Hukum Bicara Laporan Palsu

Laporan soal ini awalnya atas tudingan bahwa Brigadir J melakukan pelecehan seksual terhadap istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.


Peristiwa di Rumah Ferdy Sambo di Magelang: Bripka Ricky Lucuti Senjata Brigadir J

1 jam lalu

Peristiwa di Rumah Ferdy Sambo di Magelang: Bripka Ricky Lucuti Senjata Brigadir J

Dari rumah Ferdy Sambo di Magelang, rombongan Putri Candrawathi pulang ke Jakarta. Tapi Brigadir J tak satu mobil dengan Putri.


Sejumlah Advokat akan Lapor ke KPK soal Dugaan Suap di Kasus Brigadir J

2 jam lalu

Sejumlah Advokat akan Lapor ke KPK soal Dugaan Suap di Kasus Brigadir J

KPK diminta aktif mencari bukti dugaan suap ini, termasuk kemungkinan penyuapan selain kepada LPSK dalam kasus Brigadir J.


Kapolri Ungkap Bharada E Sebut Ferdy Sambo Ikut Tembak Brigadir J

2 jam lalu

Kapolri Ungkap Bharada E Sebut Ferdy Sambo Ikut Tembak Brigadir J

Bharada E mengungkap perintah Irjen Ferdy Sambo untuk menghabisi nyawa Brigadir Yosua. Pengakuan itu dituangkan dalam tulisan tangan.


Tim Khusus Polri Bakal Mintai Keterangan Istri Ferdy Sambo

2 jam lalu

Tim Khusus Polri Bakal Mintai Keterangan Istri Ferdy Sambo

Polri akan menentukan status hukum istri Ferdy Sambo setelah penyidikan dugaan pelecehan seksual dihentikan.


Ferdy Sambo Makin Tersudut Temuan Baru

2 jam lalu

Ferdy Sambo Makin Tersudut Temuan Baru

Kepala Polri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan Inspektur Jenderal Ferdy Sambo ikut menembak Brigadir Yosua dua kali.


Deolipa Yumara Bakal Gugat Bharada E dan Kabareskrim ke Pengadilan

3 jam lalu

Deolipa Yumara Bakal Gugat Bharada E dan Kabareskrim ke Pengadilan

Deolipa Yumara menduga pencabutan kuasa terhadap dirinya oleh Bharada E alias Bhayangkara Dua Richard Eliezer Pudihang Lumiu cacat formil.


Top 3 Metro: Arahan Kapolda Metro Jaya untuk Kasus Brigadir J, Kompolnas Disebut Bela Narasi Ferdy Sambo

4 jam lalu

Top 3 Metro: Arahan Kapolda Metro Jaya untuk Kasus Brigadir J, Kompolnas Disebut Bela Narasi Ferdy Sambo

Empat perwira menengah di Polda Metro Jaya ditahan lantaran diduga melanggar kode etik dan tidak profesional dalam penanganan kasus Brigadir J.