IPW Dorong Penyidik Tetapkan Ferdy Sambo Tersangka Bila Cukup Bukti

Editor

Amirullah

Irjen Ferdy Sambo setelah menjalani pemeriksaam sebagai saksi kasus penembakan Brigadir J di Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 4 Agustus 2022. [Tempo/Eka Yudha Saputra]

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso mendorong penyidik menetapkan Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka apabila menemukan cukup alat bukti untuk meningkatkan statusnya dari saksi.

“Dengan pemeriksaan terakhir terhadap Irjen Ferdy Sambo sebagai saksi, apabila penyidik menemukan cukup alat bukti, IPW mendorong penyidik tidak ragu menetapkan Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka,” kata Sugeng Teguh Santoso saat forum diskusi virtual yang digelar Jaringan Aktivis Batak dan Forum Mahasiswa Sumut Jakarta, Jumat, 5 Agustus 2022.

Sugeng menilai ada kejanggalan sejak kasus ini dibuka ke publik setelah 11 Juli lalu, dan mengindikasikan dugaan rekayasa peristiwa. Salah satunya adalah adanya tindakan obstruction of justice, seperti menghilangkan atau merusak barang bukti, termasuk menutupi fakta oleh pihak tertentu.

“Terakhir adalah pemeriksaan Irjen Ferdy Sambo, kemudian pemeriksaan terhadap 25 anggota oleh Inspektorat Khusus (Irsus) yang diduga melanggar kode etik berat atas tindakan menghalangi penyidikan dan merusak TKP, termasuk dugaan merekayasa informasi atau keterangan laporan pelecehan dan pengancaman,” kata Sugeng.

Namun, ia mengatakan, kasus ini mulai berjalan on the track (sesuai jalur) setelah pembentukan Tim Khusus (timsus) yang dipimpin oleh Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono.

Juga setelah penonaktifan tiga personel pertama, Irjen Ferdy Sambo, Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Budhi Herdi, dan Brigjen Hendra Kurniawan dari posisi Karopaminal. Sehingga olah TKP sampai autopsi ulang, mengindikasikan pengungkapan kasus sudah berjalan sesuai jalur dan berjalan dalam tren positif.

“Dengan pengenaan Pasal 338 juncto Pasal 55 dan 56 KUHP juga mengindikasikan tewasnya Brigadir J bukan hanya dilakukan satu orang,” katanya. IPW menganalisis tersangka lain kemungkinan terkait dengan tindakan perlindungan yang dilakukan dengan tindak tidak profesional atau menghalangi penyelidikan.

“Yang pasti orang ini high profile. Kalau dia hanya pelaku level bawah pangkatnya Brigpol atau Bharada, atau setinggi-tingginya AKP, ini tidak perlu merekayasa sedemikian rupa,” katanya.

Kemarin, Kamis, 4 Agustus 2022, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Probowo mengatakan Tim Inspektorat Khusus Polri yang dipimpin Inspektur Pengawasan Umum telah memeriksa 25 personel dalam kasus penembakan Brigadir J atau Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.   

“Sebanyak 25 personel ini kami periksa karena tidak profesional dalam penanganan TKP dan menghambat penyidikan,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Probowo saat konferensi pers, Kamis, 4 Agustus 2022.  

Kapolri mengatakan Polri memeriksa tiga personel Perwira Tinggi Polri (Pati), tiga Kombes, lima AKBP, tiga Kompol, dua Perwira Pertama (Pama), tujuh Bintara, dan lima Tamtama. “Yang diperiksa dari satuan Div Propam, Polres, dan beberapa personel Polda Metro Jaya hingga Bareskrim,” kata Kapolri.  

Kapolri mengatakan 25 personel Polri yang diperiksa terkait penembakan Brigadir J akan menjalani proses pemeriksaan pelanggaran kode etik, dan apabila terbukti bisa diproses pidana.

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Kasus Brigadir J, Komnas HAM akan Tinjau Rumah Dinas Ferdy Sambo Besok

16 menit lalu

Kasus Brigadir J, Komnas HAM akan Tinjau Rumah Dinas Ferdy Sambo Besok

Komnas HAM memulai penyelidikan ini untuk mencari dugaan pelanggaran HAM yang diduga dilakukan Ferdy Sambo dalam kasus tewasnya Brigadir J


LPSK Sebut Putri Candrawathi Kerap Kebingungan Saat Diperiksa

2 jam lalu

LPSK Sebut Putri Candrawathi Kerap Kebingungan Saat Diperiksa

Hasto curiga permohonan perlindungan ke LPSK bukan diajukan oleh Putri sendiri tapi ada pihak lain yang menginginkannya


LPSK Sebut Kuasa Hukum Brigadir J Menolak Advokasi soal Restitusi

2 jam lalu

LPSK Sebut Kuasa Hukum Brigadir J Menolak Advokasi soal Restitusi

Kepada penyidik, Ferdy Sambo merencanakan pembunuhan Brigadir J di Magelang. Namun, dirinya baru melakukan eksekusi itu saat tiba di Jakarta


3 AKBP Kasubdit di Polda Metro Dikurung di Provost Mabes Polri, Bagaimana Operasional Polda?

2 jam lalu

3 AKBP Kasubdit di Polda Metro Dikurung di Provost Mabes Polri, Bagaimana Operasional Polda?

Kabid Humas Polda Metro Kombes Endra Zulpan menyatakan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan tim khusus tarkait nasib para pamen yang dikurung.


Telusuri Pemicu Penembakan Brigadir J, Timsus Polri Berangkat ke Magelang

3 jam lalu

Telusuri Pemicu Penembakan Brigadir J, Timsus Polri Berangkat ke Magelang

Dalam kasus ini, peristiwa dugaan pelecehan terhadap Putri Candrawathi dengan terlapor Brigadir J telah dihentikan usai gelar perkara


Unsur Apa Saja dalam Obstruction of Justice?

6 jam lalu

Unsur Apa Saja dalam Obstruction of Justice?

Perbuatan atau percobaan yang dinyatakan sebagai tindak pidana menghalangi proses hukum atau obstruction of justice apabila memenuhi 3 unsur penting


Apa Itu Obstruction of Justice dalam Kasus Ferdy Sambo?

7 jam lalu

Apa Itu Obstruction of Justice dalam Kasus Ferdy Sambo?

Penghalangan proses hukum atau obstruction of justice belakangan ramai diperbincangkan terkait kasus Ferdy Sambo


Kuasa Hukum Tuding Istri Ferry Mursyidan Baldan Dikriminalisasi

9 jam lalu

Kuasa Hukum Tuding Istri Ferry Mursyidan Baldan Dikriminalisasi

Bareskrim menetapkan istri Ferry Mursyidan Baldan sebagai tersangka tindak pidana penggelapan.


Di Kasus Brigadir J 16 Anggota Polisi Ditahan di Tempat Khusus, Apa Itu Tahanan Khusus?

9 jam lalu

Di Kasus Brigadir J 16 Anggota Polisi Ditahan di Tempat Khusus, Apa Itu Tahanan Khusus?

Aturan penahanan anggota polisi yang melakukan pelanggaran-pelanggaran disiplin oleh tim provos, termasuk kasus Brigadir J, diatur Perkap No. 2/2016.


Labfor Polri akan Dampingi Komnas HAM Cek Lokasi Pembunuhan Brigadir J

11 jam lalu

Labfor Polri akan Dampingi Komnas HAM Cek Lokasi Pembunuhan Brigadir J

Komnas HAM telah memeriksa Irjen Ferdy Sambo yang ditetapkan sebagai tersangka dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.