Calon Anggota Komnas HAM Ini Ingin Tuntaskan Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Kalimantan Barat, Irjen Remigius Sigid Tri Hardjanto (kiri) melakukan salam komando dengan Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Sulawesi Utara, Irjen Pol Royke Lumowa usai serah terima jabatan (sertijab) di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 11 Februari 2020. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta - Inspektur Jenderal Remigius Sigid Tri Hardjanto mengatakan jika terpilih sebagai anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM RI Periode 2022-2027 akan memperkuat lembaga ini menuntaskan pelanggaran HAM berat masa lalu.

"Tidak hanya menuntaskan penyelesaian pelanggaran HAM berat masa lalu, tetapi mencegah jangan sampai terulang kembali," kata Kepala Divisi Hukum Polri ini saat dialog Calon Anggota Komnas HAM RI di Jakarta, Rabu, 8 Juni 2022.

Mantan Kapolda Kalimantan Barat itu mengatakan, jika terpilih dia akan fokus pada internalisasi dan aktualisasi nilai-nilai HAM di dalam pendidikan, termasuk pada aspek regulasi sehingga semua regulasi yang diterbitkan penyelenggara negara bernuansa HAM atau tidak melanggar HAM.

Menurut Remigius Sigid Tri Hardjanto, ke depan membangun kesadaran masyarakat tentang HAM, baik di ruang publik maupun di ruang digital sangat penting. Apalagi, saat ini banyak pihak yang menjadikan ruang digital sebagai arena pelanggaran HAM.

Tidak kalah penting, ujarnya, membantu penyelesaian pelanggaran HAM di masyarakat. Komnas HAM harus bisa mempermudah akses agar setiap individu di mana pun berada tetap mendapatkan pelayanan.

Untuk menerapkan atau mencapai hal tersebut, Sigid mengatakan akan menerapkan tiga strategi. Pertama, meningkatkan kinerja Komnas HAM melalui optimalisasi kinerja lembaga di bidang pembinaan dan operasional.

Kedua, menyangkut perbaikan paradigma. Artinya, bagaimana lembaga tersebut proaktif dan tidak reaktif atau hanya pasif melainkan lebih banyak mengedepankan upaya pencegahan.

Ketiga, untuk mewujudkan semua visi misi tersebut, Sigid mengatakan akan melakukan manajemen media. Semua media di berbagai platform diarahkan dan dikelola guna mendukung Komnas HAM serta menjadi mitra pengawasan.

Nama Remigius Sigid Tri Hardjanto yang lolos seleksi awal calon anggota Komnas HAM sebelumnya mendapat sorotan dari kalangan sipil. Sebabnya, Sigid merupakan anggota polisi aktif.

Komisioner Komnas HAM Sandrayati Moniaga mengatakan di dalam Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM disebutkan unsur segala pihak boleh ikut mendaftar termasuk dari pemerintah.

Akan tetapi, jika merujuk pada Paris Principle sebuah dokumen yang dirujuk PBB, semestinya pejabat atau pensiunan tidak boleh mendaftar.

Alasannya, jelas dia, Komnas HAM adalah lembaga independen yang bertugas mengawasi pelaksanaan fungsi negara sebagai pemangku kewajiban pemenuhan, penegakan, dan pemajuan HAM.

"Jadi, harusnya yang duduk di Komnas HAM adalah pihak-pihak yang independen dari pemerintah," ujarnya.

Baca juga: Remigius Sigid Calon Komisioner Komnas HAM, KontraS: Bisa Konflik Kepentingan

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Ferdy Sambo Tersangka, Komnas HAM Tetap akan Uji Balistik

2 jam lalu

Ferdy Sambo Tersangka, Komnas HAM Tetap akan Uji Balistik

Komnas HAM mengapresiasi Polri ihwal penetapan Ferdy Sambo sebagai tersangka pembunuhan


Komnas HAM Akan Periksa Ferdy Sambo Kamis Pekan Ini

11 jam lalu

Komnas HAM Akan Periksa Ferdy Sambo Kamis Pekan Ini

Komnas HAM masih berkoordinasi dengan polisi soal lokasi pemeriksaan Ferdy Sambo Kamis mendatang.


Komnas HAM Kirim Tim Ke RS Polri untuk Selidiki Kasus Kematian Brigadir J

1 hari lalu

Komnas HAM Kirim Tim Ke RS Polri untuk Selidiki Kasus Kematian Brigadir J

Tim dokter RS Kramat Jati merupakan pihak yang pertama kali melakukan autopsi terhadap jasad Brigadir J.


Komnas HAM Gandeng Komnas Perempuan untuk Periksa Putri Candrawathi

1 hari lalu

Komnas HAM Gandeng Komnas Perempuan untuk Periksa Putri Candrawathi

Komnas HAM belum akan memeriksa Putri Candrawathi sampai penyelidikan tentang dugaan kekerasan seksual selesai.


Kata Moeldoko soal 25 Polisi Tak Profesional di Penanganan Kasus Brigadir J

1 hari lalu

Kata Moeldoko soal 25 Polisi Tak Profesional di Penanganan Kasus Brigadir J

Moeldoko mengatakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit telah mempedomani perintah Presiden Jokowi dalam penanganan kasus Brigadir J.


Dugaan Pembunuhan Berencana Brigadir J, Komnas HAM Bilang Kuncinya di CCTV

1 hari lalu

Dugaan Pembunuhan Berencana Brigadir J, Komnas HAM Bilang Kuncinya di CCTV

Dua orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penembakan terhadap Brigadir J.


Butuh Pendalaman, Komnas HAM Berencana Periksa Ulang Bharada E

1 hari lalu

Butuh Pendalaman, Komnas HAM Berencana Periksa Ulang Bharada E

Soal keterangan pengacara soal Bharada E diperintah oleh atasan untuk menembak Brigadir J, Anam mengaku belum mengetahuinya


Ferdy Sambo Ditangkap, Berikut 5 Kejanggalan Pembunuhan di Kasus Brigadir J

2 hari lalu

Ferdy Sambo Ditangkap, Berikut 5 Kejanggalan Pembunuhan di Kasus Brigadir J

Dari luka tubuh yang mencurigakan hingga ponsel hilang, berikut 5 kejanggalan dalam kasus pembunuhan Brigadir J di rumah Irjen Ferdy Sambo.


Ferdy Sambo Ditangkap dan Dugaan Tempo.co Di-hack, Komnas HAM Bilang Begini

3 hari lalu

Ferdy Sambo Ditangkap dan Dugaan Tempo.co Di-hack, Komnas HAM Bilang Begini

Kabar dugaan peretasan muncul setelah tautan berita 'Breaking News: Irjen Ferdy Sambo Ditangkap' tak bisa diakses tak lama setelah tayang.


Apa Itu Uji Balistik?

3 hari lalu

Apa Itu Uji Balistik?

Uji balistik merupakan hal penting untuk menyelidiki kematian Brigadir J. Lalu, apa itu uji balistik?