Polisi Lepas 10 Mahasiswa UNS yang Kritik Jokowi Lewat Poster

Reporter

Mahasiswa memberikan bansos untuk pemerintah sebagai bentuk sindiran saat berunjuk rasa mengkritisi kebijakan PPKM di depan kantor gubernur, Denpasar, Bali, Senin, 23 Agustus 2021. Pendemo juga mengibarkan bendera putih. Johannes P. Christo

TEMPO.CO, Semarang - Polisi melepaskan 10 mahasiswa Universitas Sebelas Maret atau UNS yang ditangkap karena mengkritik Presiden Joko Widodo melalui poster. Poster bertuliskan kritik tersebut dibentangkan di pinggir jalan yang dilalui Jokowi di Solo pada Senin, 13 September 2021.
 
Poster yang dibentangkan antara lain bertuliskan "Tuntaskan pelanggaran HAM masa lalu" dan "Pak tolong benahi KPK". 
 
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Tengah Komisaris Besar Iqbal Alqudusy mengatakan para mahasiswa dilepaskan Senin sore. "Tadi siang jelang sore, kesepuluh mahasiswa tersebut sudah diantar petugas ke UNS," kata Kabid Humas Polda Jawa Tengah.
 
Dia menampik polisi telah menangkap para mahasiswa tersebut. Menurutnya, polisi hanya memberi pemahaman tentang tata cara menyampaikan pendapat di tempat umum. "Tidak ada penangkapan apalagi penahanan," ujar Iqbal.
 
Menurutnya, penyelenggara kegiatan di tempat umum harus menyampaikan pemberitahuan kepada polisi terlebih dulu. "Tujuannya adalah agar Polri bisa memberikan pengamanan giat terhadap agenda unras (unjuk rasa) tersebut," sebut dia.
 
Apalagi acara yang berpotensi menimbulkan kerumunan di tengah pandemi Covid-19, kata Iqbal, harus dihindari. "Karena kerumunan rentan terhadap penyebaran Covid-19 secara masif," tuturnya.
 
Penangkapan warga karena menyampaikan kritik kepada Jokowi melalui poster bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya warga Blitar ditangkap karena membentangkan poster bertuliskan "Pak Jokowi bantu peternak beli jagung dengan harga terjangkau" pada 7 September 2021.
 
JAMAL A. NASHR





Fadli Zon Anggap Kedekatan Prabowo dan Jokowi Tak akan Mengerucut pada Duet di Pilpres 2024

5 jam lalu

Fadli Zon Anggap Kedekatan Prabowo dan Jokowi Tak akan Mengerucut pada Duet di Pilpres 2024

Fadli Zon menilai isu duet Prabowo - Jokowi mesti ditinjau fatsun politiknya.


Persiapan Kunjungan Jokowi dan Xi Jinping, Kemenhub Tinjau Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

5 jam lalu

Persiapan Kunjungan Jokowi dan Xi Jinping, Kemenhub Tinjau Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Presiden Jokowi dan Xi Jinping direncanakan meninjau proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung dengan menaiki kereta inspeksi.


Soal Duet Prabowo - Jokowi di Pilpres 2024, Fadli Zon Singgung Fatsun Politik

6 jam lalu

Soal Duet Prabowo - Jokowi di Pilpres 2024, Fadli Zon Singgung Fatsun Politik

Fadli mengatakan Prabowo tidak perlu menegaskan soal isu duet ini, mengingat para relawanlah yang melontarkan dan mendukung Prabowo-Jokowi.


Sandiaga Sumringah Jokowi Sindir Pejabat Hobi Wisata ke Luar Negeri

7 jam lalu

Sandiaga Sumringah Jokowi Sindir Pejabat Hobi Wisata ke Luar Negeri

Sandiaga berharap sindiran dan teguran Jokowi soal pilihan destinasi itu bisa dilaksanakan para pejabat dari tingkat bawah hingga atas.


Firli Bahuri Desak Kasus Formula E Naik ke Penyidikan, Anies Baswedan Hanya Tersenyum

9 jam lalu

Firli Bahuri Desak Kasus Formula E Naik ke Penyidikan, Anies Baswedan Hanya Tersenyum

Keinginan Firli untuk menjadikan Anies Baswedan sebagai tersangka ini diduga berhubungan dengan isu Pilpres 2024.


Setahun #BeraniJujurPecat, IM57+ Insitute dan AJI Jakarta Luncurkan Buku Kisah Pegawai KPK Korban TWK

9 jam lalu

Setahun #BeraniJujurPecat, IM57+ Insitute dan AJI Jakarta Luncurkan Buku Kisah Pegawai KPK Korban TWK

Peringatan setahun #BeraniJujurPecat, IM57+ Institute dan AJI Jakarta meluncurkan Buku "Perlawanan Sehormat-hormatnya". Siapa saja yang hadir?


Menteri PUPR Minta Pemanfaatan Bendungan Raknamo Kupang Dioptimalkan

10 jam lalu

Menteri PUPR Minta Pemanfaatan Bendungan Raknamo Kupang Dioptimalkan

Menteri PUPR menginstruksikan agar UPB dapat mengoptimalkan pemanfaatan Bendungan Raknamo yang telah diresmikan Jokowi pada tahun 2018 silam.


Politikus NasDem Sebut Kasus Formula E Clear saat Anies Baswedan Beri Keterangan

11 jam lalu

Politikus NasDem Sebut Kasus Formula E Clear saat Anies Baswedan Beri Keterangan

Sejumlah sumber Tempo mengungkapkan adanya upaya sistematis membuat Anies Baswedan sebagai tersangka dalam kasus Formula E.


Dugaan Upaya Kriminalisasi Anies Baswedan, NasDem: Jika Benar Membahayakan Demokrasi

12 jam lalu

Dugaan Upaya Kriminalisasi Anies Baswedan, NasDem: Jika Benar Membahayakan Demokrasi

Partai NasDem meminta KPK mengklarifikasi kabar soal upaya menjadikan Anies Baswedan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Formula E.


Manuver Firli Menjegal Anies Baswedan

13 jam lalu

Manuver Firli Menjegal Anies Baswedan

Ketua KPK Firli Bahuri ditengarai meminta anak buahnya segera menetapkan Anies Baswedan menjadi tersangka korupsi ...