AHY: Upaya Merampas Partai Demokrat Masih Terus Berjalan

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meninjau rumah terdampak tanah longsor di Kota Kupang, NTT, Selasa 27 April 2021. Dalam kunjungan tersebut AHY menyempatkan meninjau kondisi para pengungsi di daerah itu serta sekaligus menyalurkan bantuan sembako sebanyak lima truk untuk korban bencana alam di lima kabupaten di NTT.ANTARA FOTO/Kornelis Kaha

    Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meninjau rumah terdampak tanah longsor di Kota Kupang, NTT, Selasa 27 April 2021. Dalam kunjungan tersebut AHY menyempatkan meninjau kondisi para pengungsi di daerah itu serta sekaligus menyalurkan bantuan sembako sebanyak lima truk untuk korban bencana alam di lima kabupaten di NTT.ANTARA FOTO/Kornelis Kaha

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kembali menyinggung upaya pengambilalihan partainya lewat Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang. Menurut Agus, perjuangan Partai Demokrat belum selesai, karena masih ada pihak-pihak yang ingin merongrong partai di bawah kepemimpinannya.

    "Perjuangan belum selesai. Pada kesempatan yang baik ini, saya melaporkan kepada seluruh kader Demokrat, juga masyarakat Indonesia, bahwa sampai dengan hari ini, upaya untuk merampas Partai Demokrat masih terus berjalan," ujar Agus dalam perayaan HUT ke-20 tahun Partai Demokrat, Kamis, 9 September 2021.

    Setelah keputusan Kemenkumham mengenai penolakan terhadap segala hasil KLB Deli Serdang, kata AHY, masih ada upaya-upaya menggugat dan membatalkan keputusan pemerintah melalui jalur PTUN, termasuk kemungkinan judicial review melalui Mahkamah Agung.

    "Meskipun kami punya segala bukti yuridis yang kuat, untuk bisa mematahkan mereka untuk kedua kalinya, tapi saya minta kepada seluruh kader untuk tetap waspada. Yang kita perjuangkan bukanlah sekedar kekuasaan, melainkan tegaknya kebenaran dan keadilan termasuk hukum di negeri ini," tuturnya.

    Agus meminta semua kader dan masyarakat luas mengawal semua tahapan proses hukum yang tengah berjalan. "Sekali lagi, apa yang mengancam Partai Demokrat, dari tangan-tangan oknum kekuasaan, bukanlah hanya ancaman untuk internal partai saja, melainkan juga ancaman serius terhadap kehidupan dan masa depan demokrasi di Indonesia," tuturnya.

    AHY mengapresiasi pemerintah yang telah mendudukkan perkara tersebut secara objektif, sesuai undang-undang dan peraturan yang berlaku. "Kita semua menaruh harapan yang besar, bahwa hukum dan keadilan tegak di negeri ini. Semoga hukum benar-benar menjadi panglima
    tertinggi," ujar dia.

    Baca juga: AHY Tegaskan Demokrat akan Selalu di Luar Pemerintahan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.