Jadi Mahasiswa Program Doktor Unair, AHY Fokus Tentang SDM Ungggul

Reporter:
Editor:

Nurhadi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Agus Harimurti Yudhoyono. Foto: Instagram

    Agus Harimurti Yudhoyono. Foto: Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), resmi dikukuhkan menjadi mahasiswa baru Program Doktor Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga (Unair).

    "Saya akan melaksanakan tugas dan tanggung jawab saya di partai dan berkomitmen, serta akan memberikan dedikasi kepada Universitas Airlangga (Unair) agar saya bisa lulus dengan tepat waktu," kata AHY seperti dikutip Tempo dari laman Unair News, Senin, 6 September 2021.

    Putra Presiden RI ke-6 ini turut mengucapkan rasa syukur dan bahagia karena diterima menjadi bagian dari Unair. Rasa syukurnya ia ucapkan juga melalui akun Twitternya, @AgusYudhoyono.

    "Alhamdulillah kemarin (6/3) saya memulai studi S3 saya di UNAIR. Saya mengambil fokus tentang SDM, karena saya punya keyakinan untuk menuju Indonesia Emas 2045 dibutuhkan SDM yang berkarakter, berintegritas dan unggul di semua bidang," tulisnya, Selasa, 7 September 2021.

    AHY memiliki alasan sendiri untuk berkuliah di Unair. Ia ingin belajar, menimba ilmu, dan meningkatkan wawasan yang fokus pada pemahaman karakteristik dan kebutuhan dalam membangun sumber daya manusia (SDM) di Indonesia.

    Sebagai ketua partai politik, ia mempunyai kepentingan untuk menyiapkan SDM yang unggul dan berintegritas. Sehingga dengan belajar PSDM, ia bisa belajar dan berkontribusi memberi manfaat untuk masyarakat dan Unair.

    Dalam akun Twitternya pula, AHY menyemangati rekan-rekan sejawatnya. "Semoga saya bisa menyelesaikan program pasca sarjana ini dengan baik. Untuk teman2 yang punya target lulus tepat waktu, mari kita berpegangan tangan!"

    AMELIA RAHIMA SARI

     

    Baca juga: Soal Capres 2024, AHY: Saya Tahu Diri, Saya Enggak Kemrungsung


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.