Bamsoet Apresiasi Rekomendasi Pemkot Jakbar Renovasi Gereja Damai Kristus

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua MPR RI Bambang Soesatyo usai menerima Walikota Jakarta Barat Uus Kuswanto, di Ruang Kerja Ketua MPR RI, Jakarta, Rabu (8/9)

    Ketua MPR RI Bambang Soesatyo usai menerima Walikota Jakarta Barat Uus Kuswanto, di Ruang Kerja Ketua MPR RI, Jakarta, Rabu (8/9)

    INFO NASIONAL - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi langkah Walikota Jakarta Barat Uus Kuswanto yang memberikan izin rekomendasi rencana renovasi/pembangunan Gereja Damai Kristus di Kampung Duri, Tambora, Jakarta Selatan.

    Sesuai amanat konstitusi Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD NRI Tahun 1945), dalam pasal 29 ayat 2 dengan tegas memerintahkan negara untuk menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agama dan kepercayaannya itu.

    "Terlebih Pengurus Gereja dan Dana Papa (PGDP) Damai Kristus Dewan Paroki Kampung Duri juga telah memenuhi berbagai persyaratan dan ketentuan untuk melakukan renovasi/pembangunan gereja. Sehingga tidak ada prosedur yang dilangkahi," ujar Bamsoet usai menerima Walikota Jakarta Barat Uus Kuswanto, di Ruang Kerja Ketua MPR RI, Jakarta, Rabu, 8 September 2021.
     Turut hadir antara lain Anggota DPRD DKI Jakarta Dimaz Raditya Soesatyo dan HR Khotibi Achyar.

    Ketua DPR RI ke-20 ini juga mengajak berbagai pemeluk agama merawat kemajemukan bangsa dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Karenanya, setiap warga negara harus senantiasa menjunjung tinggi sikap toleransi antar umat beragama dan saling menghormati antar hak dan kewajiban, demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

    "Kemerdekaan beragama pada hakikatnya adalah dasar terciptanya kerukunan antar umat beragama. Bila masih ada pemikiran dan tindakan yang selalu mempermasalahkan perbedaan, pemikiran dan tindakan itu sudah sangat ketinggalan jaman," tuturnya.

    "Bukan saatnya lagi bangsa Indonesia mempertentangkan perbedaan, Indonesia yang sesungguhnya adalah Indonesia yang menjaga perbedaan dan keberagaman, Indonesia yang memelihara kekayaan yang Tuhan anugerahkan," ujar Bamsoet.

    Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menerangkan, sebagai bangsa yang besar dan majemuk, bangsa Indonesia telah lama dikenal oleh dunia internasional sebagai bangsa yang ramah, bangsa yang penuh dengan toleransi, dan sangat mencintai perdamaian.

    Karenanya sudah bukan saatnya lagi menghabiskan energi, sumber daya, dan pikiran hanya untuk sesuatu yang seharusnya sudah selesai dengan mengedepankan nilai-nilai solidaritas, toleransi, dan kebersamaan. 

    "Sudah bukan saatnya lagi kita dihadapkan pada persoalan-persoalan yang ditimbulkan oleh kedangkalan pemikiran yang justru mengaburkan persoalan bangsa yang lebih nyata. Seperti persoalan kemiskinan, penegakan hukum, pengangguran, pendidikan rakyat yang minim, serta tantangan-tantangan kebangsaan lainnya," tutur Bamsoet. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.