Menag Yaqut Sebut Hoaks yang Dibungkus Agama Mengkhawatirkan

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (kiri) didampingi Wakil Menteri Agama (Wamen) RI Zainut Tauhid (kanan) meluncurkan program Peta Jalan Pengembangan Kemandirian Pesantren di Jakarta, Selasa 4 Mei 2021. Program tersebut disusun sebagai tindak lanjut dari salah satu program utama Presiden Joko Widodo untuk mewujudkan kemandirian pesantren di Indonesia dan menjadi kekuatan tersendiri bagi pondasi ekonomi warga. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menilai kabar-kabar bohong alias hoaks yang dibungkus isu agama sangatlah mengkhawatirkan. Menurut Menag, agama merupakan salah satu komoditas hoaks yang luar biasa.

Hal ini disampaikan Yaqut saat menjadi pembicara kunci (keynote speaker) dalam webinar "Api dalam Sekam: Fenomena Ujaran Kebencian di Indonesia yang digelar Center for Strategic and International Studies (CSIS).

"Bahkan saya melihat sebagian dari saudara-saudara kita sudah mulai menggunakan hoaks ini sebagai cara untuk quote end quote (dalam tanda kutip) berdakwah," kata Yaqut dalam acara virtual tersebut, Rabu, 18 Agustus 2021.

Yaqut mengatakan, ada sebagian pihak yang berdakwah justru dengan memproduksi hoaks. Sebab, kata Yaqut, tujuannya ialah menegasikan semua yang berbeda dengan mereka sendiri.

"Ini yang paling mengkhawatirkan menurut kami, menurut saya di Kementerian Agama ini, bagaimana melihat saudara-saudara kita yang memiliki keyakinan agama dengan baik ini justru hobinya memproduksi hoaks," kata Yaqut.

Menurut Yaqut, hal itu merupakan akibat dari sudah mulai bergesernya pemahaman tentang norma agama. Makin ke sini, kata dia, orang merasa belum kaffah dan tuntas dalam beragama sebelum menyatakan bahwa yang berbeda dari mereka adalah lawan dan musuh yang harus diperangi.

Padahal, Yaqut melanjutkan, norma agama apa pun mendorong untuk saling menghargai semua perbedaan. Ia pun menyayangkan norma agama ini justru digeser sedemikian rupa sehingga ada pihak-pihak yang menganggap lawan orang lain yang berbeda dengan mereka.

"Kalau Tuhan ingin kita semua memiliki semua agama yang sama itu bukan perkara yang sulit buat Tuhan. Sebenarnya agama kita semua ini kan mengajarkan seperti itu (menghargai perbedaan)," ucap Yaqut.

Menurut Yaqut, semua pihak perlu bersama-sama mencari formulasi untuk mengatasi hoaks. Ia mengatakan hoaks yang dibiarkan dan berkembang masif akan mengancam peradaban manusia. Bukan tak mungkin, ujarnya, Indonesia yang merupakan negara besar ini akan menuju kehancuran karena hoaks.

Dia juga menyebut isu hoaks meningkat ketika ada momentum politik. Contohnya pada Pilgub DKI 2017 antara Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Anies Baswedan atau Pilpres 2019 yang lalu.

"Kita banyak mempertemukan kepentingan politik dan agama di satu titik. Ini saya kira kalau kita biarkan akan sangat berbahaya," ujar Menag.






Marak Isu Penculikan, Emak-Emak di Depok: Hoaks atau Bohong Kami Tetap Khawatir

2 hari lalu

Marak Isu Penculikan, Emak-Emak di Depok: Hoaks atau Bohong Kami Tetap Khawatir

Emak-emak di Depok diresahkan dengan maraknya isu penculikan yang merebak melalui group media sosial WhatsApp


CekFakta #193 Teknologi ChatGPT: Mempermudah Kerja atau Sebar Hoaks?

2 hari lalu

CekFakta #193 Teknologi ChatGPT: Mempermudah Kerja atau Sebar Hoaks?

Belakangan, ChatGPT membawa konsekuensi yang membuat banyak pihak jadi khawatir.


Beredar Pesan Berantai Penculikan Anak di Cibinong, Polisi: Isu Belaka

2 hari lalu

Beredar Pesan Berantai Penculikan Anak di Cibinong, Polisi: Isu Belaka

Polsek Cibinong mengimbau orang tua segera melapor ke polisi jika melihat penculikan anak


Polemik Usulan Biaya Haji Naik Jadi Rp 69 Juta, Begini Duduk Permasalahannya

2 hari lalu

Polemik Usulan Biaya Haji Naik Jadi Rp 69 Juta, Begini Duduk Permasalahannya

rencana kenaikan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) atau biaya haji memang mengejutkan.


Anggota DPR Sebut 6 Solusi untuk Tekan Biaya Haji

3 hari lalu

Anggota DPR Sebut 6 Solusi untuk Tekan Biaya Haji

Anggota Komisi VIII DPR Bukhori Yusuf menawarkan beberapa solusi untuk menekan biaya haji. Salah satunya menurunkan biaya penerbangan.


Inilah Perbandingan Biaya Haji Indonesia dengan Malaysia 2023

3 hari lalu

Inilah Perbandingan Biaya Haji Indonesia dengan Malaysia 2023

Sebagai negara serumpun dengan mayoritas penduduk beragama Islam, perbandingan biaya haji di Indonesia dan Malaysia menjadi sorotan.


Ma'ruf Amin Dukung Kenaikan Biaya Haji: Subsidi Haji Terlalu Besar

4 hari lalu

Ma'ruf Amin Dukung Kenaikan Biaya Haji: Subsidi Haji Terlalu Besar

Wakil Presiden Ma'ruf Amin mendukung usulan Kementerian Agama menaikkan ongkos haji.


Daftar 5 Fakta Usulan Menteri Agama Soal Kenaikan Biaya Haji Tahun 2023

5 hari lalu

Daftar 5 Fakta Usulan Menteri Agama Soal Kenaikan Biaya Haji Tahun 2023

Berikut fakta-fakta usulan kenaikan biaya perjalanan ibadah haji atau biaya haji untuk periode tahun 2023 atau 1444 Hijriah.


Wakil Ketua MPR Sebut Kenaikan Biaya Haji Jadi Rp 69 Juta Baru Usulan

5 hari lalu

Wakil Ketua MPR Sebut Kenaikan Biaya Haji Jadi Rp 69 Juta Baru Usulan

Kenaikan biaya haji menjadi Rp 69 juta dianggap memberatkan jemaah.


Kemenag Jelaskan Kenaikan Biaya Haji saat Saudi Justru Turunkan Harga Paket 30 Persen

5 hari lalu

Kemenag Jelaskan Kenaikan Biaya Haji saat Saudi Justru Turunkan Harga Paket 30 Persen

Kementerian Agama mengusulkan kenaikan biaya haji. Besarnya menjadi sekitar Rp 69 juta.