Temuan di Bangkalan, Beras Bansos Menguning dan Berkutu

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi beras coklat. shutterstock.com

    Ilustrasi beras coklat. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Bangkalan - Masalah dalam penyaluran beras bansos dari Kementerian Sosial di masa PPKM level 4 terus bermunculan. Di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, ada temuan beras bansos 5 kilogram tidak layak konsumsi.

    Anggota Komisi VIII DPR Hasani Bin Zuber menyayangkan masih ada temuan semacam itu. Sebelum bantuan dikirim, kata dia, mestinya ada kontroling langsung dari Kementerian atau dinas terkait untuk memastikan beras berkualitas baik.

    Politikus Partai Demokrat ini memastikan akan membawa temuan beras tidak layak makan itu dalam rapat dengan Menteri Sosial Tri Rismaharini hari ini.

    Dia meminta Risma memberi sanksi tegas kepada penyedia beras bansos karena sangat merugikan masyarakat. "Soal beras ini akan saya sampaikan ke Bu Risma karena hari ini ada raker FGD, agar jangan sampai terulang lagi," katanya, saat ditemui di Bangkalan, Rabu, 4 Agustus 2021.

    Temuan ini bermula Selasa, 3 Agustus 2021, ketika Dinas Sosial Bangkalan mendapat kiriman 2 truk beras Bansos dari Gresik.

    Saat beras diturunkan, tim Dinas Sosial mendapati mayoritas beras kondisinya jelek, seperti berkutu, warnanya mulai menguning dan kalau dipegang menyisakan banyak serbuk di tangan. Tim dari Dinsos pun menolak menerima beras itu dan meminta dikembalikan lagi ke gudang.

    MUSTHOFA BISRI

    Baca: Minta Kelurahan Tidak Potong Bansos Warga, Muhadjir: Ingat, Ini Orang Lagi Susah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.