Bamsoet Tinjau Sentra Vaksinasi Merdeka dan Bagi Sembako

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi kiprah Kapolda Metro Jaya Irjen (Pol) Fadil Imran beserta jajarannya yang telah meluncurkan program Vaksinasi Merdeka.

    Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi kiprah Kapolda Metro Jaya Irjen (Pol) Fadil Imran beserta jajarannya yang telah meluncurkan program Vaksinasi Merdeka.

    INFO NASIONAL - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi kiprah Kapolda Metro Jaya Irjen (Pol) Fadil Imran beserta jajarannya yang telah meluncurkan program Vaksinasi Merdeka pada 1-17 Agustus 2021, memudahkan masyarakat DKI Jakarta mendapatkan vaksinasi Covid-19 (Astrazeneca) secara gratis. Bekerjasama dengan berbagai pihak, ditargetkan melalui program Vaksinasi Merdeka, bisa menyasar tiga juta vaksinasi bagi warga DKI Jakarta.

    Tercatat hingga 2 Agustus 2021, dari 208.265.720 warga yang menjadi target sasaran vaksinasi nasional, Indonesia sudah melakukan vaksinasi dosis ke-1 terhadap 47.686.483 warga. Sementara vaksinasi dosis kedua sudah diberikan kepada 20.934.425 warga.

    "DKI Jakarta berada di posisi teratas sebagai daerah dengan persentase terbesar dalam pemberian vaksin terhadap warganya, disusul Bali, Kepulauan Riau, dan Yogyakarta serta Jawa Timur. Per 2 Agustus 2021, DKI Jakarta telah melakukan vaksinasi dosis ke-1 terhadap 7.667.494 warga atau 92 persen warga. Sementara vaksinasi dosis ke-2 sudah diberikan kepada 2.744.716 warga atau 31,1 persen warga,”ujar Bamsoet.

    “Capaian tersebut tidak lepas dari kerja keras seluruh pihak, termasuk Polda Metro Jaya melalui program Vaksinasi Merdeka," ujar Bamsoet usai meninjau Sentra Vaksinasi Merdeka yang diadakan  Polda Metro Jaya bekerjasama dengan TDA Luxury Toys, Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan Warna Warni Media di Jakarta, Selasa 3 Agustus 2021.

    Turut hadir antara lain Kapolres Jakarta Selatan  Kombes (Pol) Azis Andriansyah, Wakapolsek Kebayoran Baru Kompol Anies, Kanit Binmas Polsek Kebayoran Baru AKP Rita OS, Lurah Kramat Pela Atiaturrahmah, Presiden Direktur TDA Luxury Toys William Tjandra, dan Head Marketing TDA Luxury Toys Moch Iyoes. Hadir pula pengurus IMI Pusat, antara lain Bendahara Umum Effendi Gunawan, Hubungan Antar Lembaga Junaidi Elvis dan Andrys Ronaldi, Komisi Sosial Aris Birawa, serta Komunikasi dan Media Sosial Hasby Zamri.

    Ketua DPR RI ke-20 ini mengatakan, sentra Vaksinasi Merdeka di TDA Luxury Toys dibuka selama dua hari pada 2-3 Agustus 2021. Pada hari pertama, telah memberikan vaksinasi 300 warga, sementara pada hari kedua ditargetkan memvaksinasi 400 warga. Seluruh kebutuhan administrasi tenaga kesehatan beserta sarana dan prasarana pendukung seperti jarum suntik dan lainnya ditanggung oleh TDA Luxury Toys bersama Warna Warni Media dan PP IMI.

    "Walaupun biaya yang dikeluarkan tidak sedikit, para pelaku usaha swasta seperti TDA Luxury Toys dan Warna Warni Media tetap mau terlibat di dalam program Vaksinasi Merdeka. Bahkan setelah divaksin, warga juga mendapatkan Sembako untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Wujud konkret gotong royong kepedulian pelaku usaha swasta, khususnya di bidang otomotif dan entertainment dalam mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 terhadap berbagai kalangan warga," kata Bamsoet.

    Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia sekaligus Ketua Umum Pengurus Besar Keluarga Olahraga Tarung Derajat (PB KODRAT) ini memaparkan berbagai fakta vaksin Covid-19. Antara lain, vaksin terjamin keamanan dan kehalalannya karena telah diuji klinis dan sesuai standar WHO serta otoritas nasional (BPOM dan MUI). Vaksin juga dikembangkan dengan cepat berkat kerjasama global. Melalui vaksinasi, bisa melatih sistem kekebalan tubuh seseorang melawan virus Covid-19.

    \"Hingga saat ini, presiden, saya, pejabat negara lainnya serta berbagai lapisan masyarakat yang menerima vaksin tidak mengalami efek samping serius. Karenanya, masyarakat tidak perlu takut untuk divaksinasi. Melalui vaksinasi, kita turut terlibat dalam bela negara memperjuangkan bangsa Indonesia keluar dari pandemi Covid-19," ujar Bamsoet. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.