Kemenkes Jelaskan Soal Antibodi Vaksin Sinovac Melemah dalam 6 Bulan

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas TNI berjaga di samping kontainer yang membawa bahan baku vaksin COVID-19 Sinovac saat  tiba di Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Selasa 27 Juli 2021. Sebanyak 21,2 juta bahan baku vaksin COVID-19 produksi Sinovac dari China tiba di Bio Farma untuk kemudian di olah guna percepatan program vaksinasi nasional. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

    Petugas TNI berjaga di samping kontainer yang membawa bahan baku vaksin COVID-19 Sinovac saat tiba di Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Selasa 27 Juli 2021. Sebanyak 21,2 juta bahan baku vaksin COVID-19 produksi Sinovac dari China tiba di Bio Farma untuk kemudian di olah guna percepatan program vaksinasi nasional. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

    TEMPO.CO, Jakarta - Peneliti di Cina mengungkap efek vaksin Sinovac memudar setelah enam bulan penyuntikan dosis kedua. Dari dua kelompok sampel yang diteliti, hanya terdapat 16,9 persen dan 35,2 persen yang masih terdeteksi memiliki antibodi setelah enam bulan vaksinasi dosis kedua. Namun, studi tersebut menyebut suntikan ketiga atau booster memiliki efek penguat yang baik.

    Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi menyebut, studi tersebut belum bisa menjadi rujukan karena belum ada publikasi ilmiah.

    "Terkait penurunan ini, belum ada publikasi ilmiah tentang vaksin yang ada menjadi tidak efektif, dan WHO juga masih merekomendasikan semua jenis vaksin," tuturnya, Sabtu, 31 Juli 2021.

    Ia mengatakan sejauh ini tidak ada rencana memberikan suntikan ketiga kepada masyarakat maupun pejabat publik hingga presiden. "Sampai saat ini booster hanya akan diberikan kepada tenaga kesehatan karena risiko keterpaparannya yang sangat tinggi," tutur Nadia.

    Pemerintah menggunakan vaksin Moderna sebagai booster kepada tenaga kesehatan. Vaksin buatan perusahaan Amerika Serikat tersebut diklaim hampir 95 persen efektif melindungi dari Covid-19 dibanding vaksin lain, seperti vaksin Sinovac. Program vaksinasi ketiga bagi nakes ini mulai disuntikkan sejak medio Juli lalu dan menyasar 1,47 juta tenaga kesehatan.

    Baca juga: Stok Vaksin Covid-19 Kurang, Ridwan Kamil: Kami Habiskan yang Dikasih

    DEWI NURITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.