Puan Maharani Sebut Fasilitas Hotel untuk Isoman DPR Belum Diperlukan

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua DPR RI Puan Maharani saat menyampaikan pidato dalam rapat paripurna ke-17 masa persidangan V tahun 2020-2021 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 6 Mei 2021. Rapat Paripurna tersebut beragendakan mendengarkan pidato ketua DPR RI dalam rangka pembukaan masa persidangan V tahun 2020-2021. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Ketua DPR RI Puan Maharani saat menyampaikan pidato dalam rapat paripurna ke-17 masa persidangan V tahun 2020-2021 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 6 Mei 2021. Rapat Paripurna tersebut beragendakan mendengarkan pidato ketua DPR RI dalam rangka pembukaan masa persidangan V tahun 2020-2021. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Puan Maharani meminta Sekretariat Jenderal DPR mengevaluasi kembali rencana penyediaan hotel untuk fasilitas isolasi pasien Covid-19 dari lingkungan DPR. Puan menilai fasilitas isolasi terpusat di hotel itu belum diperlukan.

    "Melihat kondisi saat ini, penyediaan fasilitas isolasi terpusat khusus karyawan, perangkat, maupun anggota DPR  belum perlu dilakukan," kata Puan dalam keterangan tertulis, Jumat, 30 Juli 2021.

    Puan lantas meminta Sekjen DPR berkoordonasi dengan Satuan Tugas Covid-19, fasilitas kesehatan, dan fasilitas umum lainnya yang menyediakan fasilitas isolasi terpusat. Ia mengatakan langkah itu untuk mengantisipasi kebutuhan layanan kesehatan pegawai di lingkungan DPR jika mereka positif Covid-19.

    "Jadi kalau ada pasien Covid-19 dari karyawan, perangkat maupun anggota DPR yang mengalami perburukan kondisi, bisa segera teratasi," kata Puan.

    Sekretariat Jenderal DPR sebelumnya mengumumkan penyediaan fasilitas isolasi mandiri bagi anggota Dewan, Aparatur Sipil Negara (ASN), Tenaga Ahli, Staf Administrasi Anggota, dan Pegawai Pemerintah Non-ASN (PPNASN) di lingkungan DPR yang positif Covid-19. Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandar mengatakan fasilitas ini tak termasuk untuk anggota keluarga.

    Menurut Indra, penyediaan fasilitas isoman ini dalam rangka mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang kian parah belakangan ini. Dia mengatakan, beberapa pekan lalu ada belasan anggota Dewan yang positif Covid-19 dan menjalani isolasi mandiri di kompleks rumah dinas Kalibata, Jakarta Selatan.

    Komplain pun bermunculan dari sejumlah anggota Dewan lainnya yang tinggal berdekatan dengan mereka. Menurut Indra, mereka khususnya yang memiliki anak-anak kecil khawatir terjadi penularan di lingkungan tersebut. Namun dia enggan merinci siapa anggota Dewan yang melayangkan komplain tersebut.

    Maka dari itu, Indra melanjutkan, Sekretariat Jenderal DPR menjajaki kerja sama dengan Hotel Ibis dan Oasis Amir di Jakarta. Ia mengantisipasi agar anggota Dewan tak perlu isolasi di rumah dinas Kalibata seumpama positif Covid-19 nantinya. "Tentu kerja sama kami dengan Ibis dengan Oasis ini pun ya doa kami mudah-mudahan tidak ada yang masuk ya. Itu kan cuma untuk ini prepare kami," kata Indra ketika dihubungi, Selasa, 27 Juli 2021.

     

    BUDIARTI UTAMI PUTRI

    Baca: Isoman DPR di Hotel, Sekjen: Dana dari Anggaran Perjalanan Dinas Tak Terpakai


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.