Balikpapan Kehabisan Vaksin Covid-19, Vaksinasi Tahap II Sejumlah Warga Tertunda

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Botol kecil berlabel stiker

    Botol kecil berlabel stiker "Vaccine COVID-19" dan jarum suntik medis dalam foto ilustrasi yang diambil pada 10 April 2020. [REUTERS / Dado Ruvi]

    TEMPO.CO, Jakarta - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Balikpapan kini kehabisan vaksin Covid-19, lantaran sebanyak 61 vial (610 dosis) yang tersisa sudah diberikan pada warga di puskesmas-puskesmas.

    Begitu pula 30 vial (300 dosis) vaksin jatah TNI dan jatah 34 vial (340 dosis) dari Polri yang tersisa sudah dihabiskan pada vaksinasi massal pada Rabu (28/7). Termasuk juga vaksin jatah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebanyak 30 vial (300 dosis).

    “Kami sedang menunggu kiriman lagi dari pusat,” kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Balikpapan, dr Andi Sri Juliarty, Rabu, 28 Juli 2021.

    Karena memang sudah tidak ada vaksin, maka vaksinasi tahap kedua bagi sejumlah besar warga pun tertunda. Pihak Puskesmas Batu Ampar di Balikpapan Utara, misalnya, memasang pengumuman bahwa warga yang vaksinasi tahap keduanya pada 21, 23, 27, 28, 29, dan 31 Juli mendatang, maka vaksinasinya belum dapat dilakukan.

    “Karena vaksinnya belum tersedia. Vaksinnya belum datang,” kata seorang perawat.

    Juliarty juga menuturkan bahwa Satgas Covid-19 Balikpapan meminjamkan 300 vial atau 3 ribu dosis vaksin kepada komunitas Kill Covid untuk penyuntikan tahap kedua. Hal ini sebab vaksin jatah kedua milik Kill Covid juga belum datang dari Jakarta.

    Sebelumnya Kill Covid sudah menyuntikkan 10 ribu dosis untuk vaksinasi tahap pertama pada akhir Juni lampau. Ketika itu, vaksinasi dari Kill Covid memperpanjang program vaksinasi massal di Balikpapan. Sama seperti sekarang, Satgas COVID-19 juga sedang kehabisan stok vaksin dan menunggu kiriman pusat.

    Pemerintah Pusat berjanji mendistribusikan dalam jumlah yang banyak pada awal Agustus 2021. Namun masih banyak juga yang menunggu untuk penyuntikan dosis kedua.

    Menurut Juliarty, kabar yang diterimanya menyebutkan bahwa vaksin Covid-19 segera dipasok pada awal Agustus ini. “Mudah-mudah cepat dan segera. Banyak yang menunggu,” kata dr Juliarty.

    ANTARA

    Baca juga: Stok Vaksin Covid-19 Kurang, Ridwan Kamil: Kami Habiskan yang Dikasih


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.