Persiapan 2024, Golkar Instruksikan Kader Pasang Billboard Airlangga

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kedua kanan) berbincang dengan Wakil Ketua Umum Azis Syamsuddin (kanan), Sekretaris Jenderal Lodewijk Freidrich Paulus (kedua kiri), Bendahara Umum Dito Ganinduto (kiri) saat Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar di DPP Partai Golkar, Jakarta, Jumat 5 Maret 2021. Rapimnas yang bertemakan 'Golkar Optimis Indonesia Sehat dan Sejahtera' tersebut membahas strategi pemenangan pemilihan Presiden (Pilpres), Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan juga Pemilihan Legislatif (Pileg) pada 2024. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

    Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kedua kanan) berbincang dengan Wakil Ketua Umum Azis Syamsuddin (kanan), Sekretaris Jenderal Lodewijk Freidrich Paulus (kedua kiri), Bendahara Umum Dito Ganinduto (kiri) saat Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar di DPP Partai Golkar, Jakarta, Jumat 5 Maret 2021. Rapimnas yang bertemakan 'Golkar Optimis Indonesia Sehat dan Sejahtera' tersebut membahas strategi pemenangan pemilihan Presiden (Pilpres), Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan juga Pemilihan Legislatif (Pileg) pada 2024. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

    TEMPO.CO, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar menginstruksikan struktur partai untuk memasang foto Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto pada billboard atau videotron di berbagai daerah. Instruksi ini terungkap dari surat yang diteken Sekretaris Jenderal Golkar Lodewijk Freidrich Paulus dan Wakil Ketua Umum Golkar Nurul Arifin pada 3 Juli 2021.

    Instruksi ini ditujukan bagi Ketua Fraksi Golkar Dewan Perwakilan Rakyat, ketua DPD Golkar provinsi dan kabupaten/kota, ketua mum organisasi sayap, dan ketua umum Ormas Hasta Karya.

    Ketua Fraksi Golkar diminta untuk memerintahkan seluruh anggota DPR dari partai beringin untuk memasang billboard atau videotron di daerah masing-masing. Begitu pula setiap ketua DPD harus memasang di daerah mereka, serta menginstruksikan anggota fraksi di DPRD provinsi dan kabupaten/kota melakukan hal yang sama.

    Para ketua umum organisasi sayap dan Ormas Hasta Karya mendapatkan instruksi yang sama. Selain memasang billboard atau videotron masing-masing, mereka diminta memerintahkan pengurus organisasi sayap dan Ormas Hasta Karya di daerah untuk juga memasang billboard atau videotron memajang wajah Airlangga.

    Desain dan format foto Airlangga untuk billboard atau videotron pun telah diatur. Kegiatan tersebut harus dilaporkan kepada Airlangga melalui Wakil Ketua Umum Bidang Kominfo DPP Golkar Nurul Arifin.

    "Pemasangan billboard/videotron berlaku mulai tanggal 21 Juli 2021 sampai 31 Desember 2021," demikian tertulis dalam poin kedelapan surat tersebut. Adapun poin terakhirnya meminta penerima surat menjalankan perintah tersebut sebaik-baiknya dengan penuh tanggung jawab demi kebesaran Partai Golkar.

    Instruksi ini tak terlepas dari niat Golkar mengajukan Airlangga sebagai calon presiden 2024. Hal itu pun tertuang dalam poin "Dasar" surat tersebut. Dalam Rapat Pimpinan Nasional 2021, Golkar merekomendasikan Airlangga sebagai capres di Pemilu 2024.

    Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPP Golkar, Maman Abdurrahman, membenarkan adanya instruksi tersebut. Maman mengatakan pemasangan billboard adalah aktivitas rutin biasa dalam rangka sosialiasi sosok figur Airlangga sebagai ketua umum.

    Menurut Maman, semua partai pun melakukan langkah-langkah dan persiapan untuk kontestasi Pemilu 2024. Kendati begitu, dia menyebut persiapan ini tak akan mengesampingkan kerja partai dalam membantu penanganan pandemi Covid-19.

    "Insya Allah kami akan terus berdiri di garda terdepan untuk bahu-membahu membantu pemerintah melakukan penanganan Covid-19 ini," kata Maman kepada Tempo, Senin, 5 Juli 2021.

    Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily, yang juga Pelaksana tugas Ketua DPD Golkar Jawa Barat, mengatakan instruksi itu tindak-lanjut dari keputusan Rapat Kerja Nasional dan Rapimnas partai pada Maret 2021. Rapat tersebut menginstruksikan seluruh kader untuk mensosialisasikan Airlangga kepada masyarakat.

    Ace pun mengatakan akan menaati kebijakan partainya itu. "Sebetulnya kebijakan untuk mensosialisasikan Ketum Golkar ini sudah dijalankan setelah Rakernas dan Rapimnas 2021 yang lalu," kata Ace secara terpisah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.