Kasus Aktif Covid-19 Pasca Lebaran Jauh di Bawah Angka Pasca Libur Natal

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan keterangan pers terkait kedatangan vaksin ovid-19 Sinovac setibanya dari Beijing di Terminal Cargo Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Ahad, 18 April 2021. Jutaan vaksin tersebut selanjutnya dibawa ke Bio Farma Bandung sebelum didistribusikan ke kota dan kabupaten di Indonesia. ANTARA/Muhammad Iqbal

    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan keterangan pers terkait kedatangan vaksin ovid-19 Sinovac setibanya dari Beijing di Terminal Cargo Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Ahad, 18 April 2021. Jutaan vaksin tersebut selanjutnya dibawa ke Bio Farma Bandung sebelum didistribusikan ke kota dan kabupaten di Indonesia. ANTARA/Muhammad Iqbal

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah mencatat kasus aktif Covid-19 di Indonesia, per 31 Mei mencapai 102.006 orang. Jumlah kasus aktif merupakan pengurangan dari jumlah total pasien yang terinfeksi Covid-19 sejak kasus pertama diumumkan 2 Maret 2020 dengan jumlah total pasien yang sembuh dan meninggal dunia.

    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut memang terjadi kenaikan pasca libur Lebaran. Beberapa bulan sebelumnya, kasus aktif berhasil ditekan hingga di bawah 90 ribu kasus.

    "Jadi memang sudah ada kenaikan, tapi angka ini masih jauh di bawah angka puncak yang pernah kita capai di awal tahun (saat libur natal dan tahun baru) yang berkisar di angka 170 ribu," ujar Budi dalam konferensi pers daring, Senin, 31 Mei 2021.

    Menurut Budi, berdasarkan pengalaman setiap libur panjang sebelumnya, kenaikan kasus akan mencapai puncaknya sekitar 5-7 pekan pasca libur. "Jadi kenaikan kasus diperkirakan akan sampai puncaknya di akhir bulan ini," ujar Budi.

    Bekas Wakil Menteri BUMN ini menyampaikan bahwa tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit Covid-19 masih memadai untuk menampung pasien jika terjadi peningkatan kasus. "Dari kapasitas 72 ribu tempat tidur yang kami miliki, yang terisi pasien sebanyak 25.000 tempat tidur. Jadi masih ada cukup kapasitas yang kita miliki," ujarnya.

    Kendati, lanjut Budi Gunadi, memang beberapa kabupaten/kota tidak merata tingkat keterisiannya. Beberapa daerah dengan BOR yang tinggi misalnya di Aceh, sebagian kabupaten/kota di Sumatera Barat,  Kepulauan Riau dan Provinsi Riau, Jambi, sebagian Jawa Tengah, Kalimantan Barat dan di beberapa daerah di Sulawesi. Dalam hal ini, pemerintah pusat terus berkoordinasi dengan daerah dan kepala daerah menyiapkan upaya preventif dengan penguatan sistem fasilitas pelayanan kesehatan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Ganda Putri Indonesia Masuk Semifinal Olimpiade Pertama dalam Sejarah

    Pasangan ganda putri Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, lolos ke semifinal badminton di Olimpiade 2020. Prestasi itu jadi tonggak olahraga Indonesia.