Polemik Laskar FPI yang Tewas Sempat Jadi Tersangka, Ini Penjelasan Mahfud MD

Reporter

Menko Polhukam Mahfud MD menjadi pembicara kunci saat seminar nasional untuk memperingati HUT Ke-6 Badan Keamanan Laut (Bakamla) di Jakarta, Selasa 15 Desember 2020. Seminar tersebut membahas tema Pengelolaan Perbatasan Laut Republik Indonesia. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud Md merespons polemik yang muncul terkait langkah polisi yang sempat menetapkan status tersangka terhadap enam laskar FPI yang tewas di Tol Cikampek KM50.

"Ada tertawaan publik, semula masyarakat banyak yang ngejek, nyinyir, kenapa kok orang mati dijadikan tersangka oleh polisi? Itu hanya konstruksi hukum," ujar Mahfud dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Selasa, 9 Maret 2021.

Ia menyatakan setelah dijadikan tersangka dan sehari kemudian dinyatakan gugur perkaranya karena konstruksi hukum yang dibangun oleh Komnas HAM ialah enam laskar FPI memancing aparat melakukan tindakan kekerasan dan membawa senjata. 

Konstruksi hukum ini, kata Mahfud, perlu dibangun untuk mencari tersangka pelaku pembunuh enam laskar FPI. "Siapa yang membunuh 6 orang ini, yang memancing ini. Baru ditemukan 3 orang polisi, yang ditemukan Komnas HAM itu," ujar dia.

"Sesudah pelaku ditemukan, konstruksi hukumnya selesai, baru dinyatakan perkaranya gugur sesuai dengan ketentuan undang-undang bahwa tersangka yang sudah meninggal perkaranya gugur. Selesai," tutur mantan hakim Mahkamah Konstitusi ini.

Mahfud Md menyebut saat ini pengadilan tinggal memproses hukum para pelaku pembunuhan 6 laskar Front Pembela Islam. Ia meminta semua pihak membantu proses hukum yang berjalan.

"Siapa yang membunuh 6 orang ini? Kita buka di pengadilan. Kita minta ke TPPP atau siapapun yang punya bukti lain kemukakan di proses persidangan itu," ujarnya.

Sebelumnya, terjadi bentrok antara laskar FPI dan kepolisian terjadi di Tol Jakarta-Cikampek KM 50 pada awal Desember 2020. Dalam kejadian itu, enam orang laskar FPI tewas.

Komnas HAM melakukan investigasi terhadap kejadian itu. Mereka menyimpulkan polisi melanggar HAM dalam penembakan 4 dari 6 orang laskar FPI.

Baca juga: Kasus Penembakan Laskar FPI, Berikut Ini Isi Hasil Investigasi Komnas HAM

DEWI NURITA






Komnas HAM Minta TNI Evaluasi Keberadaan Brigif Raider 20 di Timika Papua

8 jam lalu

Komnas HAM Minta TNI Evaluasi Keberadaan Brigif Raider 20 di Timika Papua

Komnas HAM meminta TNI mengevaluasi keberadaan Brigif Raider 20 di Timika, Papua. Permintaan ini merupakan yang pertama dari Komnas untuk TNI.


Kuasa Hukum Sebut Kesehatan Lukas Enembe Membaik

1 hari lalu

Kuasa Hukum Sebut Kesehatan Lukas Enembe Membaik

Obat dari Singapura untuk Gubernur Papua Lukas Enembe telah tiba di Jayapura sejak tiga hari lalu. Kini kesehatannya membaik.


Komisi Yudisial Ingin Pemerintah Kuatkan Institusinya Usai Hakim Agung Ditangkap KPK

1 hari lalu

Komisi Yudisial Ingin Pemerintah Kuatkan Institusinya Usai Hakim Agung Ditangkap KPK

Menurut Miko, Komisi Yudisial sebagai lembaga pengawas perlu dikuatkan atau setara dengan pihak yang diawasi setelah hakim agung terjerat korupsi


Mahfud MD Sebut Upaya Berantas Mafia Hukum Sering Gembos di Pengadilan

1 hari lalu

Mahfud MD Sebut Upaya Berantas Mafia Hukum Sering Gembos di Pengadilan

Mahfud MD menjelaskan, MA selalu berdalih jika hakim itu merdeka dan tak boleh diintervensi. Namun, tba-tiba muncul kasus Hakim Agung Sudrajat Dimyati


KontraS Sebut TIm PPHAM Hanya Gimmick Pemerintah

2 hari lalu

KontraS Sebut TIm PPHAM Hanya Gimmick Pemerintah

KontraS menyebut tim PPHAM bentukan pemerintah hanya merupakan gimmick semata. Seakan memperlihatkan negara telah selesaikan kasus pelanggaran HAM.


Bertambah, Korban Penembakan di Sekolah Rusia Jadi 17 Orang Tewas

2 hari lalu

Bertambah, Korban Penembakan di Sekolah Rusia Jadi 17 Orang Tewas

Insiden penembakan di sebuah sekolah di kota Izhevsk, Rusia menewaskan sedikitnya 17 orang, termasuk 11 anak-anak, dan melukai 24 lainnya.


Mahfud MD Sedang Rumuskan Formula untuk Reformasi di Peradilan

2 hari lalu

Mahfud MD Sedang Rumuskan Formula untuk Reformasi di Peradilan

Mahfud MD sedang menyiapkan formula untuk mereformasi bidang hukum peradilan menyusul operasi tangkap tangan (OTT) hakim Sudrajat Dimyati


Penembakan di Sekolah Rusia, 9 Tewas termasuk 5 Anak-Anak

3 hari lalu

Penembakan di Sekolah Rusia, 9 Tewas termasuk 5 Anak-Anak

Seorang pria bersenjata menembak mati sembilan orang, termasuk lima anak-anak, di sebuah sekolah di Udmurtia, Rusia.


Top Nasional: Tim Penyelesaian Pelanggaran HAM Berat Gelar Rapat Perdana dan Kasus Lukas Enembe

3 hari lalu

Top Nasional: Tim Penyelesaian Pelanggaran HAM Berat Gelar Rapat Perdana dan Kasus Lukas Enembe

Berita yang menarik perhatian pembaca hingga pagi ini di antaranya Tim Penyelesaian Pelanggaran HAM Berat di masa lalu mulai rapat perdana di Surabaya


Peran Junket di Balik Dugaan Pencucian Uang Lukas Enembe Lewat Kasino

3 hari lalu

Peran Junket di Balik Dugaan Pencucian Uang Lukas Enembe Lewat Kasino

PPATK menduga Lukas Enembe tidak bermain judi hanya sebagai hobi namun upaya pencucian uang