Kapolri Didesak Terbitkan Pedoman Penanganan Kasus Penodaan Agama

Petugas pemakaman menguburkan jenazah korban COVID-19 di TPU Srengseng Sawah Dua, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa, 2 Februari 2021. TPU Srengseng Sawah dua telah mulai menerima pemakaman jenazah COVID-19 dengan kapasitas 1.020 petak. ANTARA/Yulius Satria Wijaya

TEMPO.CO, Jakarta - Setara Institute mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit membuat pedoman tertulis terkait penanganan kasus penodaan agama yang memberikan kepastian hukum dan keadilan.

"Setara Institute mendesak Kapolri untuk segera mengeluarkan Perkap mengenai hal tersebut, untuk mencegah jatuhnya korban kriminalisasi secara sewenang-wenang menggunakan pasal-pasal penodaan agama," kata peneliti Setara Institute, Halili, dalam keterangannya, Kamis, 25 Februari 2021.

Halili meminta kepolisian melakukan moratorium penggunaan pasal penistaan agama hingga adanya pedoman tertulis. Hal ini menysul kasus kriminalisasi tenaga kesehatan di Pematangsiantar yang memandikan jenazah perempuan.

Baca juga: ICJR Sebut Kasus Memandikan Jenazah Tak Bisa Disebut Penodaan Agama

Secara hukum, kata Halili, penggunaan pasal penodaan agama atas empat nakes tersebut merupakan kriminalisasi. Sebab, kata dia, unsur-unsur pidana yang diterapkan kabur (obscuur) dan tidak memberikan kepastian hukum (lex certa). "Kriminalisasi terhadap empat nakes tersebut lebih tampak sebagai ‘peradilan’ karena tekanan massa (trial by mob)," katanya.

Menurut Halili, kepolisian merupakan salah satu pihak yang mesti dipersoalkan. Polresta Pematangsiantar mestinya menegakkan hukum secara obyektif, profesional, dan adil.

Pasalnya, kata Halili, proses hukum terhadap tenaga kesehatan mestinya tidak boleh tunduk pada tekanan massa dan kelompok tertentu, termasuk Majelis Ulama Indonesia. Sebab fatwa MUI bukanlah bentuk dari peraturan perundang-undangan dalam hirarki hukum positif di Indonesia. Ia pun kembali menegaskan pasal penodaan agama kepada nakes ini merupakan bentuk kriminalisasi.






Kapolri Janji Pantau Kasus Tabrak Lari Mahasiswi di Cianjur

2 hari lalu

Kapolri Janji Pantau Kasus Tabrak Lari Mahasiswi di Cianjur

Kepala Kepolisian Republik Indonesia atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo diminta turun tangan mengusut kematian Selvi.


Jokowi Puji Kapolri di Kasus Ibu Beri Kopi Susu Saset ke Bayi

3 hari lalu

Jokowi Puji Kapolri di Kasus Ibu Beri Kopi Susu Saset ke Bayi

Jokowi memuji kecepatan Kapolri dalam menanggapi kasus pemberian kopi susu saset ke bayi 7 bulan di Gowa. Ia pun menyingung peran Posyandu.


Tenaga Kesehatan di Arab Saudi Dihukum 5 Tahun Penjara karena Menyiksa Bayi

4 hari lalu

Tenaga Kesehatan di Arab Saudi Dihukum 5 Tahun Penjara karena Menyiksa Bayi

Tenaga kesehatan di Arab Saudi dijatuhi hukuman penjara lima tahun dan harus membayar uang denda setelah ketahuan melakukan kekerasan pada bayi


Geng Balap Liar Berulah di Karawaci, 3 Orang Ditangkap karena Terlibat Pengeroyokan

6 hari lalu

Geng Balap Liar Berulah di Karawaci, 3 Orang Ditangkap karena Terlibat Pengeroyokan

Polsek Karawaci menangkap tiga tersangka pengeroyokan Niko (36) warga Karawaci, Kota Tangerang, menggunakan senjata tajam.


Jokowi Akui Besarnya Kontribusi NU untuk Indonesia

6 hari lalu

Jokowi Akui Besarnya Kontribusi NU untuk Indonesia

Jokowi juga memberikan apresiasi besarnya pada penyelenggaraan Porseni (Pekan Olahraga dan Seni) NU.


Inilah Para Pelaku Pembunuhan Berencana yang Sudah Dieksekusi Mati

6 hari lalu

Inilah Para Pelaku Pembunuhan Berencana yang Sudah Dieksekusi Mati

Diatur dalam Pasal 340 KUHP, pelaku pembunuhan berencana diancam hukuman mati. Berikut beberapa pelaku pembunuhan berencana di Indonesia yang sudah dieksekusi mati.


Sosialisasi KUHP Baru, Pakar Jelaskan Sejarah Hukum Pidana Indonesia

8 hari lalu

Sosialisasi KUHP Baru, Pakar Jelaskan Sejarah Hukum Pidana Indonesia

Sosialisasi terhadap KUHP baru yang disahkan oleh DPR RI terus dilakukan oleh sejumlah pakar hukum di berbagai daerah.


Seluk-beluk Tuntutan ke Ferdy Sambo: Pasal-pasal KUHP yang Atur Penjara Seumur Hidup

9 hari lalu

Seluk-beluk Tuntutan ke Ferdy Sambo: Pasal-pasal KUHP yang Atur Penjara Seumur Hidup

Pidana penjara seumur hidup diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Berikut rincian bunyi pasal-pasalnya.


Cegah Jual Beli Program Restorative Justice, Polri Buka Aduan Online

10 hari lalu

Cegah Jual Beli Program Restorative Justice, Polri Buka Aduan Online

Polri mengatakan memiliki sistem pengawasan untuk mencegah praktik jual beli penyelesaian perkara melalui Program Restorative Justice.


Ferdy Sambo Dituntut Penjara Seumur Hidup, Saatnya Tunggu Sambo Cs Bacakan Pledoi

10 hari lalu

Ferdy Sambo Dituntut Penjara Seumur Hidup, Saatnya Tunggu Sambo Cs Bacakan Pledoi

JPU menuntut Ferdy Sambo dengan penjara seumur hidup. Setelah itu terdakwa diberikan kesempatan baca pledoi sebelum vonis hakim. Apa pledoi itu?