Polri Sebut Sudah 3 Akun yang Kena Peringatan Virtual Police

Ilustrasi Media Sosial (Medsos).

TEMPO.CO, Jakarta - Markas Besar Polri menyebut telah mengirimkan peringatan terhadap tiga akun media sosial. Peringatan dikeluarkan seiring aktifnya polisi dunia maya atau virtual police setelah adanya surat edaran dari Kepala Kepolisian RI Jenderal Listyo Sigit Prabowo. 

"Kemarin sudah ada tiga buat, kami kirim," ujar Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono di kantornya, Jakarta Selatan pada 24 Februari 2021.

Argo mencontohkan, salah satu pemilik akun yang sudah ditegur adalah karena menulis 'jabatan 2 periode berhasil menguras anggaran'. Namun, ia enggan menyebutkan identitas akun tersebut.

Anggota yang menjadi petugas polisi virtual pun langsung melaporkan ke atasan. Lalu unggahan atau cuitan tersebut diserahkan kepada sejumlah ahli, seperti ahli bahasa, ahli pidana, dan ahli UU ITE, untuk dimintakan pendapat. 

Nantinya, jika unggahan atau cuitan memiliki potensi memiliki tindak pidana, unggahan itu akan dilaporkan ke Direktorat Tindak Pidana Siber. Setelah pejabat setuju, maka anggota baru akan mengirimkan peringatan kepada pemilik akun. 

"Kami tuliskan peringatan contoh seperti ini, virtual police alert peringatan 1, konten twitter anda yg diunggah 21 Februari 2021 pukul 15.15 WIB berpotensi pidana ujaran kebencian. Guna menghindari proses hukum lebih lanjut diimbau untuk segera melakukan koreksi pada konten media sosial setelah pesan ini anda terima. Salam presisi," kata Argo. 

Argo berharap, kehadiran virtual police bisa meminimalisir peredaran berita bohong (hoaks) dan post truth di dunia maya. 

Baca juga: Polisi Janji Virtual Police Tak Kekang Kebebasan Berpendapat






Tips Mengelola Emosi Akibat Konten Adu Domba Buzzer

20 jam lalu

Tips Mengelola Emosi Akibat Konten Adu Domba Buzzer

Jelang tahun politik, psikolog UGM memberikan cara menghindari emosi akibat konten buzzer.


Marak Isu Penculikan, Emak-Emak di Depok: Hoaks atau Bohong Kami Tetap Khawatir

2 hari lalu

Marak Isu Penculikan, Emak-Emak di Depok: Hoaks atau Bohong Kami Tetap Khawatir

Emak-emak di Depok diresahkan dengan maraknya isu penculikan yang merebak melalui group media sosial WhatsApp


Viral Bayi 7 Bulan Dicekoki Kopi Saset oleh Ibunya, Ini Bahayanya

2 hari lalu

Viral Bayi 7 Bulan Dicekoki Kopi Saset oleh Ibunya, Ini Bahayanya

Media sosial dihebohkan dengan aksi ibu yang memaksa bayinya meminum kopi saset. Bisa mengundang bahaya bagi bayi 7 bulan itu.


CekFakta #193 Teknologi ChatGPT: Mempermudah Kerja atau Sebar Hoaks?

2 hari lalu

CekFakta #193 Teknologi ChatGPT: Mempermudah Kerja atau Sebar Hoaks?

Belakangan, ChatGPT membawa konsekuensi yang membuat banyak pihak jadi khawatir.


Beredar Pesan Berantai Penculikan Anak di Cibinong, Polisi: Isu Belaka

2 hari lalu

Beredar Pesan Berantai Penculikan Anak di Cibinong, Polisi: Isu Belaka

Polsek Cibinong mengimbau orang tua segera melapor ke polisi jika melihat penculikan anak


Australia Selidiki Influencer di Medsos Atas Dugaan Iklan Terselubung

2 hari lalu

Australia Selidiki Influencer di Medsos Atas Dugaan Iklan Terselubung

Australia akan memeriksa apakah influencer di platform media sosial menyembunyikan hubungan mereka dengan merek yang mereka promosikan.


8 Cara Dapat Uang dari TikTok Minim Modal untuk Pemula

4 hari lalu

8 Cara Dapat Uang dari TikTok Minim Modal untuk Pemula

Ingin mendapatkan uang tambahan dari TikTok? Baca informasi lengkap cara dapat uang dari TikTok berikut ini.


Peneliti Sebut Pengaruh Aplikasi TikTok pada Citra Tubuh Pengguna

6 hari lalu

Peneliti Sebut Pengaruh Aplikasi TikTok pada Citra Tubuh Pengguna

Penggunaan aplikasi TikTok ternyata tak hanya memberi hiburan bagi para pengguna namun juga mempengaruhi persepsi pengguna terkait citra tubuh.


Buaya Viral di Sungai Mahakam Kalimantan Timur Antarkan Jasad Bocah 4 Tahun ke Keluarga

6 hari lalu

Buaya Viral di Sungai Mahakam Kalimantan Timur Antarkan Jasad Bocah 4 Tahun ke Keluarga

Seekor buaya di Sungai Mahakam, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur mendadak viral karena aksinya yang membantu menemukan balita tenggelam.


Sandiaga Uno: Media Sosial Peluang Memajukan Pariwisata

7 hari lalu

Sandiaga Uno: Media Sosial Peluang Memajukan Pariwisata

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno melihat media sosial sebagai sarana memajukan pariwisata.