Bentuk Virtual Police, Polri Sebut Tak Kekang Kebebasan di Dunia Maya

Reporter

Kadivhumas Polri Irjen Pol Argo Yuwono memberikan keterangan tentang teroris Jamaah Islamiyah (JI) di kantor Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, Senin, 28 Desember 2020. Polisi mengungkap terdapat 12 lokasi yang menjadi tempat pelatihan jaringan teroris Jamaah Islamiyah (JI) yang tersebar di Jawa Tengah. TEMPO/Muhammad Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono memastikan kepolisian tidak bermaksud untuk mengekang kebebasan masyarakat di ruang digital atau dunia maya dengan kehadiran virtual police (polisi virtual).

"Saya rasa kita tidak mengekang ya. Kita tidak membatasi. Wong semua orang ngomong boleh kok," kata Argo di Gedung Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta, Rabu, 24 Februari 2021.

Argo mengatakan polisi justru berupaya membuat edukasi kepada masyarakat agar dunia maya bersih dari fitnah dan saling ejek. "Kalau mengarah pidana gimana? Kita boleh enggak, ngasih tau? Kalau kita masih menerima langsung tindak lanjuti boleh tidak? Kita kan ada upaya membuat edukasi," ujarnya.

Menurut Argo, masyarakat pada umumnya juga dipersilakan untuk menegur atau memberi tahu jika ada teman atau kenalannya di media sosial membuat opini yang berpotensi fitnah, hoaks, dan saling ejek.

"Jadi tidak diserahkan ke polisi saja. Misal di kelompok lain bisa sebagai pimpinannya. Jadi sama-sama kita memberi tahu dengan adanya dunia maya ini biar bersih, tidak terjadi saling fitnah," ujarnya.

Baca juga: 3 Kritik terhadap Rencana Kapolri Listyo Sigit Membuat Virtual Police

Argo juga memastikan telah melibatkan ahli pidana, ahli bahasa, dan ahli ITE sebelum polisi virtual melayangkan surat peringatan pada pemilik akun media sosial.

Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri mengaktifkan virtual police atau polisi virtual. Polisi virtual ini akan mengirimkan peringatan virtual ke sejumlah akun media sosial yang mengunggah konten yang berpotensi tindak pidana.

Kebijakan ini pun memicu sejumlah kritik. Salah satunya datang dari peneliti The Indonesian Institute Center for Public Policy Research Rifqi Rachman. Ia menilai kehadiran police virtual akan mempersempit kebebasan warga di ruang digital. Lebih lanjut, Rifqi juga mempertanyakan ruang lingkup edukasi yang dapat diberikan oleh virtual police ini.

FRISKI RIANA






Alasan Sarah Michelle Gellar Tidak Izinkan Anak Punya Akun Media Sosial

11 jam lalu

Alasan Sarah Michelle Gellar Tidak Izinkan Anak Punya Akun Media Sosial

Sarah Michelle Gellar dan suaminya Freddie Prinze Jr. punya aturan khusus untuk anak-anaknya


Ini Ancaman Pidana bagi Baim Paula karena Laporan Palsu KDRT

13 jam lalu

Ini Ancaman Pidana bagi Baim Paula karena Laporan Palsu KDRT

Pasangan selebriti Baim Paula terancam hukum pidana setelah melakukan laporan palsu KDRT.


Tim Jaksa Lakukan Pemeriksaan Barang Bukti Kasus Ferdy Sambo Cs

1 hari lalu

Tim Jaksa Lakukan Pemeriksaan Barang Bukti Kasus Ferdy Sambo Cs

Terdapat enam box plastik yang diserahkan di Kejasaan Agung. Barang bukti itu, kata dia, diverifikasi sebagai daftar berkas perkara Ferdy Sambo cs.


Tragedi Kanjuruhan, 23 Polisi dan 6 Panitia Penyelenggara Diperiksa

1 hari lalu

Tragedi Kanjuruhan, 23 Polisi dan 6 Panitia Penyelenggara Diperiksa

Polri telah menaikan status tragedi Kanjuruhan ke penyidikan.


Tragedi Kanjuruhan: ICJR Dorong 28 Polisi Tak Hanya Diperiksa Soal Kode Etik, tapi juga Pidana

1 hari lalu

Tragedi Kanjuruhan: ICJR Dorong 28 Polisi Tak Hanya Diperiksa Soal Kode Etik, tapi juga Pidana

ICJR mendorong 28 anggota polisi yang diduga terlibat dalam tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022, diperiksa dalam dugaan pelanggaran pidana


Tragedi Kanjuruhan, Bareskrim Periksa Direktur LIB dan Ketua PSSI Jawa Timur

2 hari lalu

Tragedi Kanjuruhan, Bareskrim Periksa Direktur LIB dan Ketua PSSI Jawa Timur

Dedi berujar hingga sore ini, korban meninggal akibat tragedi Kanjuruhan berjumlah 125 orang.


Kejagung: Jaksa Penuntut Kemungkinan Akan Tahan Putri Candrawathi

3 hari lalu

Kejagung: Jaksa Penuntut Kemungkinan Akan Tahan Putri Candrawathi

Kejaksaan Agung menyebut penahanan Putri Candrawathi ini dilakukan untuk menghindari tersangka menghilangkan barang bukti.


Jawaban Yolanda Hadid setelah Dikritik Membuat Gigi dan Bella Hadid Kelaparan

3 hari lalu

Jawaban Yolanda Hadid setelah Dikritik Membuat Gigi dan Bella Hadid Kelaparan

Yolanda Hadid disebut melarang Gigi dan Bella Hadid makan sesuatu yang terlalu padat kalori.


Berbagi Edukasi Etiket di Media Sosial

3 hari lalu

Berbagi Edukasi Etiket di Media Sosial

Sejumlah kreator konten media sosial rajin membagikan materi etiket demi mengedukasi masyarakat secara cuma-cuma.


Syarat Restorative Justice dalam Perkara Pidana

4 hari lalu

Syarat Restorative Justice dalam Perkara Pidana

Restorative justice atau keadilan restoratif hanya bisa diterapkan dalam perkara pidana ringan