PGRI Minta Kemendikbud Tak Bikin Pernyataan yang Buat Resah Guru

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Unifah Rosyidi saat sesi wawancara dengan TEMPO di Gedung Guru PGRI, Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Unifah Rosyidi saat sesi wawancara dengan TEMPO di Gedung Guru PGRI, Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Unifah Rosyidi meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk tidak bikin pernyataan yang meresahkan para pengajar.

    “Sering sekali ada pernyataan yang tidak nyaman dari Kemendikbud. Misalnya, ada tunjangan profesi hanya dibayarkan pada mereka yang berprestasi. Meskipun dibantah, banyak sekali pernyataan yang meresahkan,” ujar Unifah dalam diskusi "Peta Jalan Pendidikan" yang diselenggarakan secara daring di Jakarta, Selasa, 2 Februari 2021.

    Seharusnya, kata Unifah, Kemendikbud hendaknya fokus bagaimana agar pembelajaran berlangsung efektif pada situasi sulit seperti saat ini. Oleh karena itu, jangan ada pernyataan yang bikin heboh dan meresahkan para pengampu ini.

    PGRI dalam waktu dekat akan merancang buku aktivitas yang membantu para guru dan siswa dalam belajar. Meski dalam situasi yang serba terbatas, Unifah mengatakan PGRI tetap mengabdi bagaimana agar kompetensi guru semakin meningkat.

    “Jangan dibilang kalau guru itu penting, tapi ada pernyataan yang bikin resah. Tolonglah diberikan ketenangan. Termasuk mereka di Satuan Pendidikan Kerja sama (SPK) yang tunjangan sertifikasinya dicabut,” kata Unifah.

    Dia mengatakan, guru SPK mengajar di sekolah kerja sama, tetapi mereka juga mempunyai keluarga. 

    “Begitu juga perekrutan guru CPNS, yang tanpa persetujuan DPR, dikatakan akan dihilangkan. Dampaknya kemana-mana, karena anak-anak muda kita tidak akan tertarik lagi menjadi guru,” ujar dia.

    Baca: Kemendikbud Sebut Masih Ada Peluang Guru Menjadi PNS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.