Dua UMKM Terbaik dari Festival #SampoernaUntukUMKM

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna),melalui payung program keberlanjutan Sampoerna untuk Indonesia (SUI),bekerja sama dengan Tempo menggelar rangkaian kegiatan Bazaar Online dan WebinarFestival #SampoernaUntukUMKMpada tanggal 15-16 Desember 2020.

    Festival tersebut merupakan puncak dari pelatihan dan kejuaraan Festival #SampoernaUntukUMKMyang berlangsung sejak pertengahan November 2020. Dari ratusan pendaftar,sebanyak 150 UMKM binaan SUI lolos seleksi dan mengikuti pelatihan yang bertujuan meningkatkan keterampilan usaha dan daya saing, utamanya di tengah pandemi COVID-19.

    Para UMKM mengikuti pelatihan dan tantangan agar siap go-digital, dari mulai membuat aplikasi pesan untuk ponsel cerdas untukbusiness,mengunggah tulisan dan foto, lalu membuat konten kreatif di media sosial. Merekajuga belajar membalas keluhan pelanggan, serta membuat akun di marketplace dan berupaya menarik pembeli di dunia digital.

    “Pelatihan ini merupakan upaya Sampoerna untuk mengembangkan keterampilan para pelaku UMKM binaan agar dapat bertahan dan berkembang di masa pandemi COVID-19,” ujar Kepala Urusan Eksternal Sampoerna, Ishak Danuningrat, pada acara Festival #SampoernaUntukUMKM.

    ADVERTISEMENT

    Pelatihan dilaksanakan secara simultan melalui aplikasi OPTIMA(Online Platform Indonesia MSMEs Acceleration)UKM, hasil kerja sama Sampoerna untuk Indonesia dengan Yayasan BEDO (Business & Expoert Development Organization). OptimaUKM adalah aplikasi bagipelaku UMKM untuk mengakses berbagai pelatihan secara daring, termasuk informasi terkini tentang dunia usaha secara cuma-cuma.

    Setelah melewati pelatihan dan tantangan yang ketat, 150  UMKM disaring menjadi 50 orang, diseleksi lagi menjadi 30 orang, dan akhirnya menyisakan 10 besar. Adapun 10 UMKM terpilih yakni Siska Hasibuan (Mumubutikue) dari Medan, Anggi Fitrilia (Galeri Wong Kito) dari Palembang, Bagoes Tri A (Bakoel Sambel),dan Ismiyati (Super Roti) dari Semarang, serta Dyah Yesnita (KaLu) dari Yogyakarta.

    Berikutnya Renny Puspita (Banyu Cipto) dari Rembang, Sholihul Huda (Bahasa Perasaan Photowork) asal Blora, Elly Utami (Bunda Catering),dan Ruth Krisnaningrum (Pia Manna) dari Pasuruan, serta Etik Nur Kristiani (DBeja) asal Banyuwangi.

    Beberapa pelaku usaha dari 10 pelaku UMKM tersebut mendapatkan kesempatan untuk berbagi inspirasi dan motivasi kepada pengunjung Bazaar Online. Dyah Yesnita yang mengusung merek KaLu mengisahkan keseruan selama masa pelatihan. “Selama satu bulan kita digembleng. Seiap hari ada tantangan yang harusdikumpulkan. Harus membuat video presentasi, belajar bicara di depan kamera, bikin business plan dan canvasing. Pokoknya, kita diajarkan berinovasi,” ujarnya.

    Menurut Ismiyati, pemilik brand Super Roti, selain menambah ilmu selama pelatihan, mereka juga berbagi ilmu kepada masyarakatyang berada di komunitasnya dengan memberi pelatihan cara membuat roti.

    Dyah dan Ismiyati, akhirnya terpilih sebagai pemenang utamapelatihan dan kejuaraan. Penetapan dua UMKM sebagai pemenang utama berdasarkan dari presentasi bisnis yang meyakinkan dihadapan para juri, implementasi unsur keberlanjutan dalam kegiatan usaha, baik dari bidang ekonomi, sosial dan lingkungan.Keseluruan proses produksi yang dijalankan tidak berbahaya dan aman untuk dikonsumsi serta produk memiliki potensi untuk dipasarkan di pasar modern (franchise).

    Dyah, pelaku UMKM asal Yogyakarta, memiliki perhatian  terhadap lingkungan, seperti memakai bahan-bahan alami dan kain tradisional dalam proses produksinya. Sementara itu, Ismiyati, pelaku UMKM asal Semarang, peduli terhadap lingkungan masyarakat di sekitarnya dengan melatih para perempuan. Ia juga memanfaatkan limbah produksi seperti kulit pisang untuk pakan ternak dan limbah roti untuk pakan ikan.

    Dewan Juri Festival #SampoernaUntukUMKM, yang terdiri dari perwakilan akademisi dan juga praktisi, memberikan apresiasi kepada semua peserta yang telah memberikan hasil yang terbaik selama proses pelatihan. Dua pelaku UMKM pilihan dinilai memenuhi semua kriteria yang ditetapkan jajaran dewan juri.

    Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, yang turut hadir pada acara puncak WebinarFestival #SampoernaUntukUMKM pada 16 Desember 2020, mengumumkan dan memberikan ucapan selamat kepada kedua pelaku UMKM tersebut.“Mereka terpilih melalui proses panjang sejak bulan lalu. Mereka pantas menjadi pemenang. Selamat,” ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Potongan Janggal Hukuman Djoko Tjandra, Komisi Yudisial akan Ikut Turun Tangan

    Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan banding terdakwa Djoko Tjandra atas kasus suap status red notice. Sejumlah kontroversi mewarnai putusan itu.