Bareskrim Kirim Surat Panggilan ke Keluarga Laskar FPI Korban Penembakan

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Keluarga 6 anggota Laskar Front Pembela Islam atau FPI yang menjadi korban penembakan oleh polisi mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, 10 Desember 2020. Keluarga meminta keadilan yang seadil-adilnya dalam mengungkap peristiwa penembakan tersebut kepada Komisi III DPR RI. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Keluarga 6 anggota Laskar Front Pembela Islam atau FPI yang menjadi korban penembakan oleh polisi mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, 10 Desember 2020. Keluarga meminta keadilan yang seadil-adilnya dalam mengungkap peristiwa penembakan tersebut kepada Komisi III DPR RI. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri akan mengirim surat panggilan kepada keluarga korban penembakan terhadap 6 anggota Laskar FPI atau Front Pembela Islam.

    "Rencana panggilan akan dilayangkan hari ini," kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Andi Rian kepada Tempo, Jumat, 11 Desember 2020. Andi mengatakan keluarga korban akan diminta datang ke Gedung Bareskrim, pada Senin, 14 Desember 2020.

    Keluarga korban penembakan anggota Laskar FPI oleh polisi di Tol Cikampek KM 50 sebelumnya telah mendatangi Komisi 3 Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk menuntut keadilan, Kamis, 10 Desember 2020. Mereka diterima oleh Wakil Ketua Komisi III Desmond J Mahesa dan anggota komisi lainnya yang hadir baik langsung maupun secara daring.

    Enam anggota Laskar FPI yang mengawal Rizieq Shihab dan tewas dalam insiden tersebut ialah Andi Oktiawan (33), Faiz Ahmad Syukur (22), Ahmad Sofiyan alias Ambon (26), Muhammad Suci Khadavi (21) dan Lutfi Hakim (25) dan Muhammad Reza (20).

    Semua keluarga korban sama-sama meminta keadilan hukum terkait kematian keluarganya. Kondisi jenazah yang mereka sebut dalam kondisi janggal, hingga keyakinan mereka bahwa keluarga mereka tak bersalah, membuat keluarga meminta Komisi 3 agar dapat memberi bantuan untuk menegakan keadilan.

    FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.